facebook

Satu Tewas dan 2 Luka-luka saat Kilang Minyak Pertamina di Balikpapan Kebakaran

Reza Gunadha | Achmad Fauzi
Satu Tewas dan 2 Luka-luka saat Kilang Minyak Pertamina di Balikpapan Kebakaran
Kilang minyak Pertamina Balikpapan terbakar. [Inibalikpapan.com]

"Saat ini tengah dilakukan upaya perawatan maksimal di RS Pertamina Balikpapan," ujar Ely saat dihubungi, Senin (16/5/2022).

Suara.com - Kilang Minyak Balikpapan milik PT Pertamina (Persero) kembali terbakar. Api muncul dari plant 5, Unit Hydro Skimming Complex.

Dalam kurun waktu sekitar satu jam, yakni pada pukul 11.31 WITA, api telah berhasil dipadamkan.

Area Manager Communication Relation & CSR Kilang Balikpapan Ely Chandra mengatakan, terdapat 3 orang luka bakar yang merupakan pekerja Pertamina.

"Saat ini tengah dilakukan upaya perawatan maksimal di RS Pertamina Balikpapan," ujar Ely saat dihubungi, Senin (16/5/2022).

Baca Juga: Korban Meninggal Dunia Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Balikpapan Dipulangkan ke Medan, Ini Kondisi Kilang Kini

Ely melanjutkan, dua orang korban terpapar panas yang merupakan pekerja dari kontraktor, telah selesai perawatan di klinik . Kini mereka sudah kembali ke rumah masing-masing.

"Sedangkan 1 orang lagi tidak berhasil diselamatkan merupakan pekerja kontraktor," imbuh dia.

Ely menuturkan, perseroan juga menghentikan sementara operasional plant tersebut. Plant ini menghasillan bahan baku gasoline, dan untuk memenuhi kebutuhan produksi bahan baku akan dilakukan pengoptimalan stok di tangki dan pengaturan produksi di kilang Balikpapan. 

Saat ini tim internal terus melakukan upaya recovery operasional Kilang Balikpapan  agar segera kembali beroperasi maksimal.

Untuk sementara waktu, alih suplai sedang disiapkan, berkoordinasi dengan Pertamina Group untuk  memastikan tidak adanya gangguan dalam suplai BBM kepada masyarakat.

Baca Juga: Kilang Minyak Pertamina Balikpapan Terbakar, 1 Orang Meninggal Dunia

Sebelumnya, Pertamina memastikan seusai terjadinya kebakaran, produksi BBM tetap berjalan sehingga tidak mengganggu suplai BBM ke masyarakat.

Komentar