Harga Emas Dunia Kembali Berkilau Imbas Melemahnya Imbal Hasil Treasury

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 19 Mei 2022 | 08:08 WIB
Harga Emas Dunia Kembali Berkilau Imbas Melemahnya Imbal Hasil Treasury
Ilustrasi Emas Batangan. (pixabay.com)

Suara.com - Harga emas dunia berbalik arah untuk menguat pada perdagangan akhir Rabu, karena penurunan imbal hasil US Treasury membantu mengimbangi tekanan dari apresiasi dolar dan rencana kenaikan suku bunga Federal Reserve yang agresif.

Mengutip CNBC, Kamis (19/5/2022) harga emas di pasar spot naik 0,1 persen menjadi USD1.816,49 per ounce. Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup 0,2 persen menjadi USD1.815,9 per ounce.

Imbal hasil US Treasury menyusut dalam sesi perdagangan yang berombak, mengikuti kejatuhan Wall Street, setelah data perumahan Amerika yang buruk menambah kekhawatiran seputar perlambatan ekonomi.

"Putaran pelemahan lainnya di pasar ekuitas dalam kombinasi dengan kejatuhan imbal hasil dan penawaran safe-haven mendorong harga emas lebih tinggi," kata David Meger, Direktur High Ridge Futures.

Chairman Fed, Jerome Powell, Selasa, berjanji bahwa bank sentral akan menaikkan suku bunga setinggi yang diperlukan untuk menggerus lonjakan inflasi.

"Pertanyaan sebenarnya dan inti dari situasi ini adalah apakah yang dilakukan Fed sudah cukup mengingat jumlah inflasi. Jika tidak cukup untuk meredam tekanan inflasi, emas akan didukung di lingkungan itu," kata Meger.

Meski emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, kenaikan suku bunga menumpulkan minat pada logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.

Membatasi kenaikan emas, safe-haven saingannya, dolar AS, bangkit lagi setelah membukukan penurunan satu hari terbesar dalam lebih dari dua bulan.

Rupert Rowling, analis Kinesis Money, mengatakan kendati emas sedikit meningkat minggu ini dan kembali memantul kembali di atas USD1.800,

"Selama inflasi tetap menjadi perhatian utama bagi ekonomi utama, emas kemungkinan akan sulit untuk membuat lompatan signifikan, dengan hambatan kenaikan suku bunga sangat merusak daya tarik logam tersebut," katanya.

Sementara itu harga perak di pasar spot melemah 0,9 persen menjadi USD21,42 per ounce, platinum melorot 1,6 persen menjadi USD935,49 dan paladium anjlok 3,1 persen menjadi USD1.990,06 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berbalik Turun, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 971.000/Gram

Berbalik Turun, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 971.000/Gram

Bisnis | Rabu, 18 Mei 2022 | 09:17 WIB

Kilau Emas Dunia Memudar Imbas Menguatnya Data Ritel AS

Kilau Emas Dunia Memudar Imbas Menguatnya Data Ritel AS

Bisnis | Rabu, 18 Mei 2022 | 08:04 WIB

Usai Libur Waisak, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 974.000/Gram

Usai Libur Waisak, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 974.000/Gram

Bisnis | Selasa, 17 Mei 2022 | 09:09 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB

Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup

Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:47 WIB

Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh Kuat, Ini Pendorongnya

Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh Kuat, Ini Pendorongnya

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:51 WIB

HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang

HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:37 WIB

OJK Terbitkan Aturan Baru, Asing Bisa Akses Informasi Keuangan Indonesia

OJK Terbitkan Aturan Baru, Asing Bisa Akses Informasi Keuangan Indonesia

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:36 WIB

Tol Cipali Mulai Sterilisasi One Way Arus Balik Lebaran, Cek Jadwal dan Rutenya

Tol Cipali Mulai Sterilisasi One Way Arus Balik Lebaran, Cek Jadwal dan Rutenya

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:19 WIB

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:59 WIB

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:30 WIB

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:50 WIB

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:35 WIB