Tekan Angka Stunting di Jateng, Ganjar Bentuk TPPS

Iwan Supriyatna

Kamis, 19 Mei 2022 | 14:09 WIB
Tekan Angka Stunting di Jateng, Ganjar Bentuk TPPS
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mengukuhkan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mengukuhkan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), guna menekan angka stunting pada anak khususnya di Jawa Tengah.

Dengan pengukuhan TPPS ini Ganjar mengatakan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencari data ibu hamil sebanyak mungkin melalui program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng (5Ng) yang digagas sejak tahun 2016.

Ganjar menyebutkan, ditemukan kasus kandungan bermasalah 20 persen di Jawa Tengah. Oleh karena itu, Ganjar mendorong TPPS, BKKBN dan perguruan tinggi (one student one client) untuk mendampingi.

"Kira-kira dari kandungan yang bermasalah itu 20 persen. Maka 20 persen ini harus ada yang mendampingi. Bisa BKKBN, atau mengajak perguruan tinggi melalui one student one client. Jadi satu mahasiswa mendampingi ibu hamil," kata Ganjar, Kamis (19/5/2022).

Ganjar menambahkan, jika data ibu hamil sudah terkumpul dan ada yang mendampingi, maka dilakukan edukasi hingga intervensi dari pihak berwenang, sehingga memudahkan akses kesehatan bagi masyarakat.

"Kalau itu sudah semua, edukasi kepada masyarakat. Ada banyak yang bisa kita libatkan, mungkin intervensi gizi, kesejahteraan, akses kesehatan. Seringkali akses ini tidak mudah dan mereka diam saja, ini bahaya. Maka perlu dicari," ujar Ganjar.

Tak hanya itu, Ganjar mengimbau kepada pasangan yang ingin menikah agar tiga bulan sebelum menikah, memastikan kondisi kesehatannya terlebih dahulu agar tak menimbulkan masalah kesehatan berkepanjangan.

Dengan pencegahan sedini mungkin ini, Ganjar mengharapkan angka stunting atau gizi buruk pada anak di seribu hari pertama itu bisa ditekan serendah mungkin.

"Mudah-mudahan pencegahan makin dini bisa dilakukan. Tiga bulan sebelum nikah harapannya suami istri dicek kesehatannya. Kalau dua-duanya sehat, insya Allah ini bisa mencegah. Jadi improvement perbaikan sistem terus kita lakukan," tutur Ganjar.

baca juga

Sebelumnya, Jawa Tengah masuk dalam 12 provinsi yang diprioritaskan Presiden RI Joko Widodo dalam pengentasan stunting pada anak.

Data dari Studi Status Gizi Indonesia mencatat, angka stunting di Jawa Tengah tahun 2021 berada di angka 20 persen. Hal itu membuat Jawa Tengah sebagai provinsi dengan angka stunting terendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jateng Targetkan 2023 Angka Stunting Turun Menjadi 14 Persen

Jateng Targetkan 2023 Angka Stunting Turun Menjadi 14 Persen

Surakarta | Kamis, 19 Mei 2022 | 13:53 WIB

Menyiapkan Generasi Masa Depan, Gubernur Ganjar Bentuk Tim Penurunan Stunting di Jawa Tengah

Menyiapkan Generasi Masa Depan, Gubernur Ganjar Bentuk Tim Penurunan Stunting di Jawa Tengah

Jawa Tengah | Kamis, 19 Mei 2022 | 12:09 WIB

Menjaga Elektabilitas Jelang Pilpres 2024, Pengamat Politik Sebut Ganjar dan Puan harus Segera Hidupkan Mesin Politik

Menjaga Elektabilitas Jelang Pilpres 2024, Pengamat Politik Sebut Ganjar dan Puan harus Segera Hidupkan Mesin Politik

Jawa Tengah | Rabu, 18 Mei 2022 | 14:51 WIB

Terkini

Tidak Ada New York Hari Ini: Saat Tempat Jauh Mengukir Nama yang Tertinggal

Tidak Ada New York Hari Ini: Saat Tempat Jauh Mengukir Nama yang Tertinggal

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Menilik Bukit Jaddih, Pesona Tebing Kapur dan Kolam Bekas Galian di Bangkalan

Menilik Bukit Jaddih, Pesona Tebing Kapur dan Kolam Bekas Galian di Bangkalan

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:00 WIB

68 Ribu UMKM Sudah Pasok Bahan Pangan MBG, Pemerintah Ingin Perluas Keterlibatan

68 Ribu UMKM Sudah Pasok Bahan Pangan MBG, Pemerintah Ingin Perluas Keterlibatan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Beda Viva Sunscreen Foundation dan Special Day Cream: Skincare Under Rp10 Ribu, Ini Review-nya

Beda Viva Sunscreen Foundation dan Special Day Cream: Skincare Under Rp10 Ribu, Ini Review-nya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Rupiah Diramal Jadi Penguhuni Tetap di Level Rp18.000

Rupiah Diramal Jadi Penguhuni Tetap di Level Rp18.000

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:46 WIB

Baru Rilis, iPhone Duo Sudah Potong Harga, Ini Alasannya!

Baru Rilis, iPhone Duo Sudah Potong Harga, Ini Alasannya!

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:32 WIB

Matinya Tukang Dongeng: Tiga Belas Cerita tentang Kematian dan Rahasia di Baliknya

Matinya Tukang Dongeng: Tiga Belas Cerita tentang Kematian dan Rahasia di Baliknya

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:30 WIB

4 Zodiak Beruntung Hari Ini 26 Oktober 2026: Karier Melesat dan Keuangan Makin Cuan

4 Zodiak Beruntung Hari Ini 26 Oktober 2026: Karier Melesat dan Keuangan Makin Cuan

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:19 WIB

IHSG Rawan Koreksi, Simak Saham Pillihan yang Bisa Jadi Cuan

IHSG Rawan Koreksi, Simak Saham Pillihan yang Bisa Jadi Cuan

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:18 WIB

Kim Geonwoo ALPHA DRIVE ONE Gugat WAKEONE, Status Kontrak Jadi Sorotan

Kim Geonwoo ALPHA DRIVE ONE Gugat WAKEONE, Status Kontrak Jadi Sorotan

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:00 WIB

×