Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BI: Industri Asuransi dan Dana Pensiun Jadi Kunci Penting Pasar Keuangan Indonesia

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 31 Mei 2022 | 13:48 WIB
BI: Industri Asuransi dan Dana Pensiun Jadi Kunci Penting Pasar Keuangan Indonesia
Bank Indonesia [Antara]

Suara.com - Bank Indonesia (BI) menilai industri asuransi dan dana pensiun sangat penting pengembangan sektor keuangan di dalam negeri. Asuransi dan dana pensiun menjadi nomor dua setelah perbankan yang mengakselerasi sektor jasa keuangan Indonesia.

Deputi Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan, asuransi dan dana pensiun memiliki potensi yang besar, karena memiliki penyimpangan jangka panjang, sehingga cocok untuk ekspansi pasar seperti pendanaan infrastruktur.

"Bank Indonesia mempertimbangkan bahwa dana pensiun dan asuransi adalah partisipasi kunci dalam pendalaman keuangan untuk mendukung penciptaan pasar uang yang lebih signifikan untuk memperkuat kebijakan," ujarnya dalam Indonesia Financial Group Internasional Conference 2022, Selasa (31/5/2022).

Destry menyebut, industri asuransi dan dana pensiun Indonesia juga sangat berkembang di tengah pandemi ini.

Ia memaparkan, dari sisi total aset industri asuransi mencapai Rp 1.637 triliun pada Marer 2022 atau bertumbuh 12,9%, di mana 82% dari aset tersebut berbentuk investasi.

"Sejalan dengan industri asuransi dana pensiun industri ini juga menunjukkan progres yang positif dengan total aset bersih sebanyak Rp 329 triliun atau bertumbuh sekitar 6%. Aset ini terdiri dari Rp 321 triliun investasi atau 97,5% dari aset total," ucap Destry.

Kemudian, tutur dia, kesadaran masyarakat akan asuransi dan dana pensiun juga meningkat selama pandemi.

Destry mengungkapkan, berdasarkan data Asosiasi Asuransi, penetrasi asuransi di indonesia dari sekitar 1,9% tahun 2013 sehingga menjadi 3,2% pada 2022 ini.

"Dan industri asuransi dan dana pensiun adalah industri finansial terbesar setelah perbankan dan kemudian total ukuran dari industri asuransi dan dana pensiun adalah 20% lebih dari industri perbankan, dan dengan ukuran yang sigfikan ini asuransi dan dana pensiun harus mampu untuk diambil secara serius sebagai pertumbuhan Indonesia," tutur dia.

baca juga

Destry menambahkan, industri asuransi dan dana pensiun juga ikut berkontribusi menjaga pasar keuangan tetap stabil. Sebab, dengan adanya ketidakpastian membuat investor asing enggan untuk menanamkan modal ke Surat Berharga Negara.

Sehingga, selain BI melakukan kebijakan intervensi pasar keuangan, industri asuransi dan dana pensiun ikut berperan membel SBN untuk investasi.

Data Bank Indonesia Mei 2022 perusahaan asuransi dan dana pensiun berkontribusi Rp 83,3 triliun penjualan SBN, sementara total penjualan SBN pada periode tersebut sebesar Rp 140 triliun

"BI mengharapkan perusahaan asuransi lebih mengembangkan pasar keuangan kita, sekarang ini perusahaan asuransi sangat terbatas sekali dalam menikmati pasar uang dan juga surat berharga," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Indonesia Bawa Rp 3,5 Miliar dalam Ekspedisi Rupiah di Pulau Terluar di Aceh

Bank Indonesia Bawa Rp 3,5 Miliar dalam Ekspedisi Rupiah di Pulau Terluar di Aceh

Sumut | Selasa, 31 Mei 2022 | 11:02 WIB

Peluang Industri Asuransi dan Dana Pensiun di Indonesia Masih Terbuka Lebar

Peluang Industri Asuransi dan Dana Pensiun di Indonesia Masih Terbuka Lebar

Bisnis | Selasa, 31 Mei 2022 | 08:46 WIB

IFG Ditunjuk Kelola Dana Pensiun Perusahaan BUMN

IFG Ditunjuk Kelola Dana Pensiun Perusahaan BUMN

Bisnis | Selasa, 31 Mei 2022 | 05:05 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×