Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kuartal I 2022, Emiten Perikanan DFSI Catat Penjualan Rp162,9 Miliar

Chandra Iswinarno | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 03 Juni 2022 | 16:57 WIB
Kuartal I 2022, Emiten Perikanan DFSI Catat Penjualan Rp162,9 Miliar
RUPST PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI) mencatatkan kenaikan kinerja pada kuartal I/2022.

Pada periode tersebut emiten perikanan ini mengantongi penjualan sebesar Rp162,9 miliar sepanjang kuartal I/2022, naik 20,87 persen secara tahunan jika dibandingkan dengan kuartal I/2021 sebesar Rp134,76 miliar.

Direktur Utama DSFI Ewijaya optimistis target penjualan mereka sebesar Rp650 miliar dapat tercapai pada tahun ini. Faktor utamanya, perbaikan ekonomi sejumlah negara tujuan ekspor perseroan.

"Perbaikan kondisi perekonomian global terutama negara-negara tujuan ekspor perseroan dan juga peningkatan permintaan dari pelanggan-pelanggan perseroan menjadi faktor pendorong utama pencapaian penjualan perseroan di Q1/2022 sebesar Rp162,9 miliar atau naik 20,87 persen dari tahun 2021 periode yang sama," kata Direktur Utama DFSI Ewijaya dalam keterangannya, Jumat (3/6/2022).

Mayoritas penjualan DSFI disumbangkan oleh ekspor produk filet yang mencapai Rp98,09 miliar dan ekspor tuna Rp28,94 miliar. Adapun total ekspor mencapai Rp154,02 miliar, sementara penjualan lokal Rp8,87 miliar.

Naiknya penjualan DSFI diikuti dengan peningkatan beban pokok penjualan sebesar 14,43 persen YoY menjadi Rp131,04 miliar.

DSFI mencatatkan kenaikan di sejumlah pos beban seperti beban penjualan yang naik 85,31 persen menjadi Rp14,61 miliar dan beban umum dan administrasi yang naik dari Rp4,99 miliar di kuartal I/2022 menjadi Rp7,18 miliar.

Meski demikian, DSFI masih mampu membukukan pertumbuhan laba selama Kuartal I/2022.

Laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk DSFI mencapai Rp7,04 miliar pada kuartal I/2022, naik 70,04 persen dari Rp4,14 miliar di periode yang sama setahun sebelumnya.

Hasilnya laba bersih perseroan sebesar Rp7,04 miliar atau margin laba bersih sebesar 4,3 persen meningkat dibandingkan 2021 sebesar 2,7 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Mulai Pulih, DSFI Optimis Cetak Penjualan Rp 650 Miliar Tahun Ini

Ekonomi Mulai Pulih, DSFI Optimis Cetak Penjualan Rp 650 Miliar Tahun Ini

Bisnis | Senin, 21 Februari 2022 | 10:52 WIB

Dharma Samudera Fishing Industries Optimis Semester II Raup Keuntungan

Dharma Samudera Fishing Industries Optimis Semester II Raup Keuntungan

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2020 | 14:26 WIB

Sukses Jual Produk Ikan, Laba Bersih Dharma Samudera Fishing Capai Rp 3,9 M

Sukses Jual Produk Ikan, Laba Bersih Dharma Samudera Fishing Capai Rp 3,9 M

Bisnis | Selasa, 25 Juni 2019 | 15:39 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB