Ahli Pangan UI: Indonesia Sukses Tingkatkan Produksi Pangan Nasional Tanpa Impor

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 07 Juni 2022 | 09:34 WIB
Ahli Pangan UI: Indonesia Sukses Tingkatkan Produksi Pangan Nasional Tanpa Impor
Ilustrasi beras. (Dok: Kementan)

Suara.com - Ahli pangan dari Universitas Indonesia (UI), Riyanto mengatakan, Indonesia dinilai berhasil dalam meningkatkan produksi pangan nasional. Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mampu mempercepat proses produksi dengan pengadaan benih unggul dan teknologi, seperti alat mesin pertanian, hingga mengupayakanmasifnya pendampingan petani di semua daerah.

"Biasanya Indonesia impor. Tapi di zaman Pak SYL (Syahrul Yasin Limpo), saya melihat beras kita cukup, bahkan cendrung surplus. Semua bisa dikendalikan dan dalam waktu tiga tahun terakhir, sudah tidak impor," ujar Riyanto, yang juga peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) UI, Jakarta, Selasa (7/6/2022).

Menurutnya, kesuksesan Indonesia dalam pengadaan pangan ditandai dengan tercukupinya ketersediaan beras dalam negeri, sehingga selama tiga tahun terakhir dan tidak melakukan impor. Sebaliknya, ada sejumlah kabupaten, seperti Sragen, yang sukses ekspor beras ke Arab Saudi.

Riyanto mengatakan, pertanian merupakan sektor yang paling strategis dalam mewujudkan Indonesia berdaulat dari aspek apapun, termasuk aspek keamanan, politik dan ketertiban. Tanpa pangan semua orang akan kebingungan dan negara bisa mengalami kebangkrutan.

"Saya kira, posisi Indonesia sudah cukup bagus dan berjalan lebih cepat dari biasanya. Pangan kita cukup dan semua bisa dikendalikan. Inilah bukti kerja pemerintah, di sektor pertanian. Mentan SYL juga bisa menyelesaikan semua arahan dan perintah Presiden Jokowi," katanya.

Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso menegaskan, sejak 2019, impor beras untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, khususnya sebagai cadangan beras pemerintah (CBP) tidak dilakukan.

"Dalam tiga tahun terakhir, CBP tidak pernah impor. Apa yang disampaikan presiden bahwa Indonesia sampai saat ini tidak melakukan impor selama tiga tahun terakhir, memang benar," katanya.

Sementara itu, pemerhati pangan, Irma Suryani Chaniago mengapresiasi kerja cerdas SYL, yang dinilainya mampu menjalankan semua perintah dan arahan Presiden Joko Widodo, sehingga ketersediaan pangan nasional dalam keadaan cukup. Bahkan selama tiga tahun terakhir, Indonesia tidak melakukan impor.

"Ini yang saya sebut kerja cerdas. Tidak impor, artinya kerja berintegritas. Tidak macam-macam dan hanya fokus kerja saja. Saya kira ini perlu diapresiasi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Andromeda Sindoro, Usahawan Muda yang Sukses Berbisnis Susu Berkualitas Ekspor

Andromeda Sindoro, Usahawan Muda yang Sukses Berbisnis Susu Berkualitas Ekspor

Bisnis | Senin, 06 Juni 2022 | 17:17 WIB

Mentan Pastikan Pasokan Daging dan Hewan Kurban Idul Adha Aman

Mentan Pastikan Pasokan Daging dan Hewan Kurban Idul Adha Aman

Bisnis | Sabtu, 04 Juni 2022 | 16:27 WIB

DPR: Kementan Berkontribusi Positif Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Nasional

DPR: Kementan Berkontribusi Positif Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 03 Juni 2022 | 08:24 WIB

10 Unit Kerja di Kementan Raih Predikat Kepatuhan Tinggi dari Ombudsman RI

10 Unit Kerja di Kementan Raih Predikat Kepatuhan Tinggi dari Ombudsman RI

Bisnis | Kamis, 02 Juni 2022 | 18:26 WIB

Demi Jaga Pasokan Pangan Nasional di Tengah Perang Rusia-Ukraina, Mentan Amankan Bahan Baku Pupuk Impor

Demi Jaga Pasokan Pangan Nasional di Tengah Perang Rusia-Ukraina, Mentan Amankan Bahan Baku Pupuk Impor

Bisnis | Rabu, 01 Juni 2022 | 09:47 WIB

Mampu Tingkatkan Produksi Beras Nasional, Kinerja Mentan SYL Dapat Apresiasi

Mampu Tingkatkan Produksi Beras Nasional, Kinerja Mentan SYL Dapat Apresiasi

Bisnis | Selasa, 24 Mei 2022 | 16:53 WIB

Terkini

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:41 WIB

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:29 WIB

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:51 WIB

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:29 WIB

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:24 WIB

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB