Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Kebijakan Hilirisasi Minerba Jokowi Dinilai Utamakan Kepentingan Rakyat

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 15 Juni 2022 | 07:24 WIB
Kebijakan Hilirisasi Minerba Jokowi Dinilai Utamakan Kepentingan Rakyat
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. [Dok. Biro Pers Setpres/Lukas]

Suara.com - Langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong pelaksanaan program hilirisasi mineral dan batubara (Minerba) dinilai sebagai bentuk keberpihakan nyata terhadap kepentingan rakyat. Kehadirannya banyak membawa manfaat bagi masyarakat.

Anggota DPR RI Komisi IV Amir Uskara mengatakan keputusan Jokowi dengan meluncurkan kebijakan hilirisasi patut mendapat dukungan penuh. Khususnya dari semua elemen di masyarakat.

Dia menilai hilirisasi minerba yang digencarkan Jokowi dampaknya dapat melindungi kekayaan sumber daya alam (SDA) Tanah Air agar tidak habis tereksploitasi. Sehingga manfaatnya dapat dengan maksimal dinikmati masyarakat.

“Kebijakan sebelumnya, batu bara hanya diekspor kemudian tambang diekspor gelondongan, padahal banyak komponen lain yang ada di situ,” ujar Amir Uskara.

Ketua Fraksi PPP DPR RI ini mengatakan, kebijakan hilirisasi ini juga menjadi bukti komitmen Jokowi memberangus para mafia yang sudah banyak membawa kerugian. Tidak hanya bagi masyarakat namun juga terhadap Bangsa Indonesia.

“(Hilirisasi) Ini sebuah kebijakan yang perlu kita apresiasi terhadap Pak Jokowi saat ini yang berani melawan mafia, dan mengatakan itu untuk kepentingan masyarakat,” tambah Amir Uskara.

Dia memaparkan, keberadaan tambang mineral seperti batu bara atau pun nikel memiliki beragam komponen bernilai ekonomi. Karenanya pemerintah mesti dengan cerdik dapat mengoptimalkan pengelolaan bahan mentah tersebut.

“Ah itulah kebijakan pemerintah sekarang harus diolah dalam negeri, diolah dulu baru bisa dikirim ke luar, tidak boleh diekspor dalam bentuk bahan mentah,” papar Amir Uskara.

Dia pun melihat kebijakan hilirisasi Jokowi turut mampu mendongkrak pertumbuhan perekonomian nasional. Sebab, dengan itu dapat meningkatkan nilai ekonomi bahkan hingga 10 kali lipat.

“Dan itu nilai ekonominya bisa 3, 5, sampai 10 kali lipat daripada kita mengekspor bahan mentah,” pungkas Amir Uskara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Upaya Bangun Hilirisasi Mineral, Pemerintah Akan Larang Ekspor Bauksit dan Timah Tahun Ini

Upaya Bangun Hilirisasi Mineral, Pemerintah Akan Larang Ekspor Bauksit dan Timah Tahun Ini

Bisnis | Rabu, 18 Mei 2022 | 13:53 WIB

Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni Sebut Pemprov Siap Laksanakan Hilirisasi Industri

Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni Sebut Pemprov Siap Laksanakan Hilirisasi Industri

Kaltim | Minggu, 08 Mei 2022 | 08:00 WIB

Pemprov Lampung Dukung Pengembangan Hilirisasi Produk Olahan Singkong

Pemprov Lampung Dukung Pengembangan Hilirisasi Produk Olahan Singkong

Lampung | Senin, 28 Februari 2022 | 13:35 WIB

Terkini

Rupiah Melemah, Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Angka Rp2,7 Juta per Gram

Rupiah Melemah, Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Angka Rp2,7 Juta per Gram

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:36 WIB

Rupiah Turun ke Rp17.685, Dampaknya Bisa Bikin Kantong Warga Makin 'Kering'

Rupiah Turun ke Rp17.685, Dampaknya Bisa Bikin Kantong Warga Makin 'Kering'

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:27 WIB

IHSG Merosot Lagi di Awal Perdagangan, DSSA dan TPIA Terus Anjlok

IHSG Merosot Lagi di Awal Perdagangan, DSSA dan TPIA Terus Anjlok

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:20 WIB

Harga Emas Antam Meroket, Hari Ini Dipatok Rp 2.789.000 per Gram

Harga Emas Antam Meroket, Hari Ini Dipatok Rp 2.789.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:06 WIB

Pertamina Operasikan Kapal Raksasa Pengangkut BBM, Bisa Angkut 160 Ribu KL

Pertamina Operasikan Kapal Raksasa Pengangkut BBM, Bisa Angkut 160 Ribu KL

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:01 WIB

Harga Minyak Dunia Jatuh Usai Trump Buka Ruang Negosiasi dengan Iran

Harga Minyak Dunia Jatuh Usai Trump Buka Ruang Negosiasi dengan Iran

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:57 WIB

IHSG Bisa Rebound Hari Ini, Saham BUMI dan PTRO Masuk Rekomendasi

IHSG Bisa Rebound Hari Ini, Saham BUMI dan PTRO Masuk Rekomendasi

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:53 WIB

Rupiah Terpuruk, DPR Desak Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Rupiah Terpuruk, DPR Desak Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:18 WIB

Industri Herbal RI Mulai Hilirisasi, Tak Mau Lagi Jual Bahan Mentah

Industri Herbal RI Mulai Hilirisasi, Tak Mau Lagi Jual Bahan Mentah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:06 WIB

Jualan Digital, Begini Strategi UMKM Biar Makin Cuan

Jualan Digital, Begini Strategi UMKM Biar Makin Cuan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:03 WIB