Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.094,941
LQ45 616,399
Srikehati 311,257
JII 380,793
USD/IDR 17.668

Dijamin Aman, Bulog: Ada 4 Tahap yang Dilalui Ternak Sebelum Diekspor Sebagai Daging Beku ke Indonesia

Fabiola Febrinastri | Iman Firmansyah | Suara.com

Kamis, 30 Juni 2022 | 10:00 WIB
Dijamin Aman, Bulog: Ada 4 Tahap yang Dilalui Ternak Sebelum Diekspor Sebagai Daging Beku ke Indonesia
Ilustrasi daging kerbau dari India. (Dok: Perum Bulog)

Suara.com - Sehubungan dengan rencana Perum Bulog untuk mendatangkan daging kerbau beku dari India, yang bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby Novita memastikan bahwa hal ini dijamin aman.

Menurutnya, ada empat tahapan yang harus dilalui seekor ternak sebelum diekspor dalam bentuk daging beku ke Indonesia. Tahapan tersebut berlaku bagi peternak, agregator, pemasok, dan rumah produksi, yang mana dalam setiap tahapannya dimonitoring secara penuh oleh dokter hewan negara bagian.

Febby menyebut secara lebih detail, yang mana jumlah dokter hewan di setiap tahapan bisa bertambah, sehingga mencapai puluhan di rumah poduksi. Jumlah dokter hewan di rumah potong (RPH) pun bisa mencapai puluhan orang untuk memastikan kerbau yang dipotong benar-benar bebas penyakit dan layak untuk proses produksi selanjutnya.

Sistem traceability ternak juga dijalankan dengan baik, yang mana setiap ternak dipasang eartag sebagai ID ternak. Setiap ternak memiliki kartu identitas yang berisi riwayat vaksin, asal ternak, dan informasi lainnya. Sebelum dipotong, kerbau akan melalui proses pelayuan atau chilling, agar ternak bebas dari virus.

“Pelayuan (chilling) dilakukan dengan cara menyimpan ternak daging di ruangan bersuhu minus 40 0 -5 derajat Celcius selama kurang lebih 24 jam, lalu dipindahkan ke ruangan bersuhu -28 derajat Celcius. Pelayuan tersebut bertujuan untuk membuat tingkat Ph daging di bawah 6. Pada level tersebut, virus tidak dapat bertahan hidup atau di tingkat matinya virus,” kata Febby.

Pemerlakuan daging beku dengan pelayuan hingga pH daging di bawah 6 tersebut merupakan standar internasional yang ditetapkan oleh World Organisation of Animal Health (WOAH/ dahulu bernama OIE).

"Sejak awal sudah ketat di proses pemotongan hewan, demi memastikan hewan itu sehat, tidak ada PMK, antraks, dan virus lain. Kalau hanya memberikan bukti sertifikasi dan lainnya, mungkin tidak bisa kami yakini (seperti ini). Saya membawa tim dokumentasi (sendiri) dan tidak ada pengaturan, jadi kami benar-benar random melakukannya," tambah Febby.

Produksi daging di India telah mendapatkan beragam sertifikasi dan pengakuan dari organisasi dan badan internasional. Daging yang diproduksi di perusahaan-perusahaan India yang telah diakui, memiliki sanitasi dan standar hygiene sesuai dengan ketentuan internasional.

Walaupun menyandang status negara yang belum bebas PMK, saat ini India mengekspor daging beku ke lebih dari 65 negara (termasuk Amerika Serikat, Malaysia, Arab dan ASEAN). Negara-egara tersebut yang mengaitkan wabah PMK dengan importasi daging dari India.

Sebelumnya disebutkan, Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso mengatakan, pihaknya akan mengimpor daging kerbau beku dari India, yang dipastikan bebas dari PMK. Hal ini disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPR dengan Kementerian Pertanian, Perum Bulog, ID Food dan PT. Pupuk Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Penyebaran PMK, Bulog Periksa Langsung Proses Pemotongan Hewan di India

Cegah Penyebaran PMK, Bulog Periksa Langsung Proses Pemotongan Hewan di India

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2022 | 10:16 WIB

Perum Bulog Pastikan Daging Kerbau Impor Bebas Penyakit PMK

Perum Bulog Pastikan Daging Kerbau Impor Bebas Penyakit PMK

Bisnis | Minggu, 05 Juni 2022 | 13:01 WIB

Bulog Pastikan Daging Kerbau Impor dari India Bebas dari PMK

Bulog Pastikan Daging Kerbau Impor dari India Bebas dari PMK

News | Minggu, 05 Juni 2022 | 12:29 WIB

Daging Sapi Mahal, Daging Kerbau Bulog Bisa Jadi Pilihan Konsumsi Saat Lebaran

Daging Sapi Mahal, Daging Kerbau Bulog Bisa Jadi Pilihan Konsumsi Saat Lebaran

Bisnis | Rabu, 27 April 2022 | 14:23 WIB

Peringati HUT Ke-55, Bulog Gelar Bakti Sosial dan Berbagai Lomba

Peringati HUT Ke-55, Bulog Gelar Bakti Sosial dan Berbagai Lomba

News | Senin, 25 April 2022 | 12:37 WIB

Harga Daging Sapi Melonjak, Mendag Lutfi Sarankan Alternatif Daging Kerbau

Harga Daging Sapi Melonjak, Mendag Lutfi Sarankan Alternatif Daging Kerbau

News | Minggu, 17 April 2022 | 14:48 WIB

Terkini

PNM Dukung Integrasi Ekosistem UMKM Melalui SAPA UMKM

PNM Dukung Integrasi Ekosistem UMKM Melalui SAPA UMKM

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:39 WIB

Kemendag Keluarkan Regulasi Baru terkait Perdagangan Karet Alam

Kemendag Keluarkan Regulasi Baru terkait Perdagangan Karet Alam

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:26 WIB

Airlangga Ungkap Isi Aturan DHE SDA, Devisa Ekspor Wajib Disimpan di Bank Negara

Airlangga Ungkap Isi Aturan DHE SDA, Devisa Ekspor Wajib Disimpan di Bank Negara

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:18 WIB

Wakil Dirut Pertamina: Peran NOC Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi

Wakil Dirut Pertamina: Peran NOC Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:15 WIB

Ketidakpastian Kebijakan Pemerintah Seret Rupiah Semakin Melemah

Ketidakpastian Kebijakan Pemerintah Seret Rupiah Semakin Melemah

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:09 WIB

Pertamina Goes To Campus 2026 Resmi Dibuka, Cari Mahasiswa Kreatif dan Inovatif

Pertamina Goes To Campus 2026 Resmi Dibuka, Cari Mahasiswa Kreatif dan Inovatif

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 12:09 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Merangkak Naik, Beras hingga Telur Justru Turun

Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Merangkak Naik, Beras hingga Telur Justru Turun

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:33 WIB

Pemangkasan Komisi Ojol Jadi 8% Bisa Ubah Arah Bisnis Aplikator

Pemangkasan Komisi Ojol Jadi 8% Bisa Ubah Arah Bisnis Aplikator

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 10:54 WIB

IHSG Rontok 8 Hari Beruntun, BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen Gagal Selamatkan Rupiah

IHSG Rontok 8 Hari Beruntun, BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen Gagal Selamatkan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 10:40 WIB

Surat Kadin China ke Prabowo Jadi Alarm Keras, DPR Bongkar Banyaknya Biaya Siluman Investasi RI

Surat Kadin China ke Prabowo Jadi Alarm Keras, DPR Bongkar Banyaknya Biaya Siluman Investasi RI

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 10:35 WIB