Butuh Waktu Lebih dari 10.000 Tahun untuk Kripto SHIB ke Harga US$1

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 19 Juli 2022 | 17:16 WIB
Butuh Waktu Lebih dari 10.000 Tahun untuk Kripto SHIB ke Harga US$1
Ilustrasi (Suara.com/Rochmad)

Suara.com - Shiba Inu (SHIB) sempat jadi salah satu aset kripto yang sangat menarik setelah nilainya naik 43,8 juta persen pada tahun 2021. Namun, aset tersebut lantas turun 69 persen tahun ini karena minat yang semakin turun.

Harga SHIB saat ini masih berkisar US$0,00001. Laman Fool mengklaim, butuh waktu 10.270 tahun agar Shiba Inu berada di nilai 1 dolar AS.

Untuk informasi, suplai SHIB yang saat ini beredar di pasar mencapai 589,6 triliun token, sehingga jika nantinya SHIB berhasil menembus 1 dolar AS maka kapitalisasi pasarnya sebesar US$589,6 triliun, jauh berada di atas semua aset kripto.

Suplai besar memang kadang kali jadi unggulan, namun disaat yang sama, hal ini jadi kendala. Hal inilah yang membuat pengembang Shiba Inu menyediakan burning atau pemusnahan token.

ShibaSwap adalah portal burning SHIB dengan imbalan token burntSHIB. Token tersebut dapat distaking untuk meraih imbalan tambahan.

Kripto Shiba Inu saat ini juga tengah dikembangkan sebagai alat transaksi di salah satu Metaverse untuk pembelian kavling tanah virtual. Uniknya, saat selesai digunakan untuk transaksi, koin SHIB tersebut akan dimusnahkan.

Saat ini, kapitalisasi SHIB mencapai US$7 milyar sehingga burning token dianggap sebagai salah satu cara termudah untuk mencapai nilai US$1 per SHIB. 

Dalam sehari ini saja, berdasarkan laporan via Blockchain Media, 157 juta token SHIB dimusnahkan dan akan terus dilakukan tiap hari. Alasannya, dibutuhkan 10.270 tahun untuk memusnahkan token agar harga SHIB menjadi US$1.

Demi mengurangi suplai besar tersebut, setiap investor SHIB harus turut memusnahkan token. Masing-masing investor akan mengalami penyusutan jumlah token sebesar 99,9998 persen.

Meski bruning terus dilakukan, investor diklaim tidak akan rugi karena nilai SHIB akan bertambah saat burning dan terus berupaya menuju US$1. Namun, keuntungan juga akan sangat kecil karena hal ini.

Waktu yang dibutuhkan untuk misi ini diperkirakan akan sangat lama dan partisipasi investor sangat diperlukan. Tantangan kedua jadi yang terberat karena kondisi ekonomi yang saat ini terjadi.

Selain itu, investor SHIB merupakan spekulan sehingga tidak ada insentif untuk turut serta dalam proses pemusnahan demi mendongkrak harga SHIB.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luno Dukung Pemerintah Perangi Kriminal Pencucian Uang Melalui Pasar Kripto

Luno Dukung Pemerintah Perangi Kriminal Pencucian Uang Melalui Pasar Kripto

Bisnis | Selasa, 19 Juli 2022 | 13:26 WIB

Bitcoin Berpotensi Tidak Bernilai Lagi Jika Krisis dan Inflasi Terus Terjadi

Bitcoin Berpotensi Tidak Bernilai Lagi Jika Krisis dan Inflasi Terus Terjadi

Bisnis | Selasa, 19 Juli 2022 | 12:30 WIB

Biaya Tambang Bitcoin Turun Drastis, Harga BTC Berpotensi Sulit Menguat

Biaya Tambang Bitcoin Turun Drastis, Harga BTC Berpotensi Sulit Menguat

Bisnis | Senin, 18 Juli 2022 | 14:18 WIB

Investor Kripto Asal Inggris Rugi Rp3,61 Triliun Akibat Ulah Hacker

Investor Kripto Asal Inggris Rugi Rp3,61 Triliun Akibat Ulah Hacker

Bisnis | Minggu, 17 Juli 2022 | 09:33 WIB

Pemerintah Persilakan Perusahaan Asing Investasi Kripto di Indonesia, Asal Utamakan Keamanan

Pemerintah Persilakan Perusahaan Asing Investasi Kripto di Indonesia, Asal Utamakan Keamanan

Bisnis | Minggu, 17 Juli 2022 | 06:52 WIB

Ajak Investor Singapura Bisnis Kripto di RI, Wamendag: Di Indonesia Terbuka Lebar

Ajak Investor Singapura Bisnis Kripto di RI, Wamendag: Di Indonesia Terbuka Lebar

Bisnis | Sabtu, 16 Juli 2022 | 18:42 WIB

Terkini

Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh Kuat, Ini Pendorongnya

Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh Kuat, Ini Pendorongnya

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:51 WIB

HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang

HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:37 WIB

OJK Terbitkan Aturan Baru, Asing Bisa Akses Informasi Keuangan Indonesia

OJK Terbitkan Aturan Baru, Asing Bisa Akses Informasi Keuangan Indonesia

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:36 WIB

Tol Cipali Mulai Sterilisasi One Way Arus Balik Lebaran, Cek Jadwal dan Rutenya

Tol Cipali Mulai Sterilisasi One Way Arus Balik Lebaran, Cek Jadwal dan Rutenya

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:19 WIB

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:59 WIB

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:30 WIB

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:50 WIB

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:35 WIB

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:15 WIB

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:00 WIB