Harga Minyak Mentah Dunia Kembali Turun, Ini Penyebabnya

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 27 Juli 2022 | 07:42 WIB
Harga Minyak Mentah Dunia Kembali Turun, Ini Penyebabnya
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia membalikkan kenaikan awal dan ditutup melemah pada perdagangan hari Selasa, karena investor khawatir tentang kepercayaan konsumen yang lebih rendah dan bersiap menyambut 20 juta barel minyak mentah lainnya yang akan dirilis dari Strategic Petroleum Reserve AS.

Mengutip CNBC, Rabu (27/7/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, turun 75 sen, atau 0,7 persen menjadi menetap di posisi USD104,40 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), merosot USD1,72 atau 1,8 persen menjadi USD94,98 per barel.

Pemerintahan Presiden Joe Biden mengatakan akan menjual tambahan 20 juta barel minyak mentah SPR sebagai bagian dari rencana sebelumnya untuk memanfaatkan fasilitas tersebut guna meredakan lonjakan harga minyak yang didorong invasi Rusia ke Ukraina pada Februari, dan pemulihan permintaan yang menurun di awal pandemi.

Pada akhir Maret, pemerintah mengatakan akan merilis rekor 1 juta barel per hari minyak mentah SPR selama enam bulan.

"Pasar bereaksi terhadap pengumuman SPR dan membantu membatasi sejumlah hal, sampai batas tertentu," kata John Kilduff, mitra di Again Capital LLC, New York.

Kepercayaan konsumen Amerika jatuh ke level terendah hampir satu setengah tahun pada Juli di tengah kekhawatiran tentang inflasi dan kenaikan suku bunga, menurut survei Conference Board. Survei tersebut juga menunjukkan konsumen kurang optimistis tentang pasar tenaga tenaga kerja.

Harga mendapatkan dorongan awal dari berita bahwa Rusia meningkatkan tekanan gasnya di Eropa. Pada hari Senin, Gazprom mengatakan pasokan melalui pipa Nord Stream 1 ke Jerman akan turun menjadi hanya 20 persen dari kapasitas.

Jerman, ekonomi terbesar Eropa, mungkin harus menjatah gas bagi industri agar rakyatnya tetap hangat selama bulan-bulan musim dingin.

"Pengumuman itu menghidupkan kembali kekhawatiran bahwa Rusia, meski membantah, tidak akan menghindar dari menggunakan energinya sebagai senjata untuk mendapatkan konsesi dalam perangnya melawan Ukraina dan mungkin bisa memperkirakan keberhasilan jangka pendek," kata Tamas Varga, analis broker minyak PVM.

Menteri energi Uni Eropa menyetujui proposal bagi semua negara Uni Eropa untuk memotong penggunaan gas secara sukarela sebesar 15 persen dari Agustus hingga Maret.

Pasokan minyak mentah, produk minyak dan gas Eropa terganggu oleh sanksi Barat dan perselisihan pembayaran dengan Rusia sejak invasi 24 Februari ke Ukraina, yang disebut Moskow sebagai "operasi militer khusus".

Uni Eropa berulang kali menuduh Rusia melakukan pemerasan energi. Kremlin menyalahkan penurunan pasokan tersebut pada masalah pemeliharaan dan sanksi.

Harga bahan bakar yang tinggi mulai mengekang permintaan, dan investor bersiap untuk kenaikan suku bunga Amerika. Federal Reserve diperkirakan menaikkan suku bunga 75 basis poin pada akhir pertemuan kebijakannya, Rabu. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Melesat 2 Persen Lebih Imbas Kekhawatiran Pasokan

Harga Minyak Dunia Melesat 2 Persen Lebih Imbas Kekhawatiran Pasokan

Bisnis | Selasa, 26 Juli 2022 | 07:47 WIB

Studi: Harga Mobil Baru dan Bekas Sama-sama Melambung Tinggi

Studi: Harga Mobil Baru dan Bekas Sama-sama Melambung Tinggi

Otomotif | Senin, 25 Juli 2022 | 12:31 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Merosot, Kini Sentuh USD 94,70/Barel

Harga Minyak Dunia Terus Merosot, Kini Sentuh USD 94,70/Barel

Bisnis | Senin, 25 Juli 2022 | 07:48 WIB

Terkini

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:51 WIB

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:29 WIB

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:24 WIB

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:19 WIB

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:55 WIB