Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Harga Minyak Mentah Menguat Menjelang Pertemuan OPEC Plus

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 03 Agustus 2022 | 07:47 WIB
Harga Minyak Mentah Menguat Menjelang Pertemuan OPEC Plus
Ilustrasi OPEC.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia menguat pada perdagangan hari Selasa, menjelang pertemuan produsen OPEC Plus pekan ini yang mungkin tidak mengarah pada dorongan lebih lanjut dalam pasokan minyak.

Mengutip CNBC, Rabu (3/8/2022) harga minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup naik 51 sen, atau 0,5 persen menjadi USD100,54 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), meningkat 53 sen, atau 0,6 persen menjadi menetap di posisi USD94,42 per barel.

Selain itu, yang memberikan dorongan pada kenaikan harga minyak adalah ekspektasi analis bahwa persediaan minyak mentah Amerika turun sekitar 600.000 barel pekan lalu.

American Petroleum Institute (API), kelompok industri, akan mengeluarkan laporan inventaris Amerika, Selasa, pada pukul 20.30 GMT. Sementara, Badan Informasi Energi (EIA) AS merilisnya Rabu pukul 14.30 GMT.

Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya termasuk Rusia, yang dikenal sebagai OPEC Plus, bertemu pada Rabu. Dua dari delapan sumber mengatakan kenaikan produksi moderat akan dibahas. Sisanya mengatakan peningkatan tidak mungkin terjadi.

OPEC Plus memangkas perkiraannya untuk surplus pasar minyak tahun ini sebesar 200.000 barel per hari (bph) menjadi 800.000 bph.

"Trader energi semakin yakin bahwa OPEC Plus akan menolak desakan untuk meningkatkan output mereka," kata Edward Moya, analis OANDA.

Invasi Rusia ke Ukraina pada Februari memicu kekhawatiran tentang pasokan minyak global dan mengirim harga melonjak mendekati rekor tertinggi. Tetapi dengan bank sentral menaikkan suku bunga untuk melawan inflasi, kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan mengimbangi pasokan yang ketat.

baca juga

Survei menunjukkan pabrik-pabrik di seluruh Amerika Serikat, Eropa, dan Asia berjuang untuk mendapatkan momentum pada Juli karena lesunya permintaan global dan pembatasan ketat Covid-19 di China memperlambat produksi.

"Data tersebut tidak melakukan apa pun untuk mengurangi ketakutan akan resesi," kata Tamas Varga, analis PVM.

Juga membebani pasar adalah kekhawatiran bahwa kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan akan meningkatkan ketegangan antara Amerika Serikat dan China. Beijing menempatkan militernya dalam siaga tinggi dan mengatakan akan meluncurkan "operasi militer yang ditargetkan" sebagai tanggapan atas kunjungan tersebut.

Amerika Serikat, sementara itu, memberlakukan sanksi terhadap China dan perusahaan lain yang dikatakan membantu menjual puluhan juta dolar produk minyak dan petrokimia Iran ke Asia Timur.

Selain itu Washington mencoba untuk meningkatkan tekanan pada Teheran untuk mengekang program nuklirnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Mentah Naik Lagi, Kini Dibandrol USD110/Barel

Harga Minyak Mentah Naik Lagi, Kini Dibandrol USD110/Barel

Bisnis | Senin, 01 Agustus 2022 | 08:29 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok 3 Persen Gara-gara OPEC Plus

Harga Minyak Dunia Anjlok 3 Persen Gara-gara OPEC Plus

Bisnis | Jum'at, 01 Juli 2022 | 07:26 WIB

Harga Minyak Mentah Dunia Tinggi, Efisiensi Pertamina Capai US$ 2,2 Miliar

Harga Minyak Mentah Dunia Tinggi, Efisiensi Pertamina Capai US$ 2,2 Miliar

Bisnis | Minggu, 19 Juni 2022 | 10:12 WIB

Terkini

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:38 WIB

×