Sebagai developer yang telah berpengalaman lebih dari 39 tahun dalam kontelasi bisnis properti di Indonesia, PT Modernland Realty Tbk. selalu melihat setiap peluang-peluang baru. Termasuk, dengan menganalisis tren pasar yang sedang terjadi agar dapat membuat pola bisnis baru yang tepat.
Memasuki tahun 2022, sejumlah strategi dan aksi korporasi telah dipersiapkan PT Modernland Realty Tbk. agar dapat terus dipercaya pasar dan mendapat tempat di hati para konsumennya. Salah satu strategi tersebut adalah dengan mengusung semangat Build Back Better Post Pandemic.
Tema ini merupakan manifestasi dari strategi yang akan ditempuh Perseroan pada tahun 2022 dan tahun-tahun berikutnya, yaitu melangkah ke fase bisnis baru dengan penuh semangat dan harapan tinggi, sehingga tahun ini akan menjadi lembaran baru yang akan lebih baik dibanding tahun sebelumnya.
“Memang, untuk memperoleh hasil maksimal tersebut, tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Sebab, untuk mendapatkan kesuksesan yang lebih besar tentu kita harus bekerja lebih keras. Dengan optimismistis dan sikap positif, mari kita raih kesuksesan di tahun macan air ini, kata William Honoris President Director PT Modernland Realty Tbk.
Proyek-proyek utama Perseroan, seperti Jakarta Garden City (JGC) di Jakarta Timur, Kota Modern di Tangerang serta kawasan industri ModernCikande Industrial Estate (MCIE) di Serang, Banten masih menjadi motor utama penggerak marketing sales Perseroan untuk beberapa tahun ke depan. Mengingat cadangan lahan yang dapat dikembangkan masih sangat potensial, khususnya untuk pengembangan area komersial dan highrise residensial.
Mengawali tahun 2022, PT Modernland Realty Tbk. melalui anak perusahaannya PT Mitra Sindo Sukses, pengembang Kawasan Perumahan skala township Jakarta Garden City telah meluncurkan beberapa produk residensial yang langsung disambut antusias oleh konsumen.
“Last but not least, Perseroan berharap perekonomian akan terus mengalami pemulihan kedepannya sehingga sektor properti pun kembali bergairah dan membawa keuntungan bagi Perseroan pada khususnya serta pelaku usaha properti secara luas, pungkas William Honoris.