Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Alasan Militer Israel Terus Serang Palestina dan Bunuh 5.736 Warga Sipil

M Nurhadi

Rabu, 10 Agustus 2022 | 12:39 WIB
Alasan Militer Israel Terus Serang Palestina dan Bunuh 5.736 Warga Sipil
Pelayat mengikuti penguburan komandan senior kelompok militan Jihad Islam Khaled Mansour dan warga Palestina lain yang tebunuh oleh serangan Israel di Rafah, Jalur Gaza pada 7 Agustus 2022. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa/rwa. (REUTERS/IBRAHEEM ABU MUSTAFA)

Suara.com - Konflik antara Israel dan Palestina terjadi selama puluhan tahun. Alasan Israel terus serang Palestina adalah karena keduanya merasa berhak atas tanah yang sama sebagai bagian dari wilayah negara. Wilayah yang diperebutkan oleh Israel dan Palestina terletak di antara Laut Mediterania dan Sungai Jordan.

Israel mengklaim wilayah tersebut dan memasukkannya ke dalam wilayah negara. Di wilayah itu pula terdapat Kota Yerussalem dan bangunan Masjid Al Aqsa yang dianggap suci oleh Yahudi Israel dan Arab Palestina. 

Di wilayah Al Aqsa ini pula lah konflik antara Palestina dan Israel sering terjadi. Misalnya pada April 2022 lalu di mana polisi Israel kembali menyerang warga Palestina yang sedang beribadah di kompleks masjid Al Aqsa.

Bentrokan kemudian menyebabkan ratusan warga Palestina terluka. Serangan itu pun berlanjut menjadi saling serang antara Israel dan Hamas di wilayah jalur Gaza beberapa hari kemudian. 

Kabar terakhir pada Minggu (7/8/2022) lalu Israel dan Palestina sepakan untuk memulai gencatan senjata. Israel mengumumkan gencatan senjata akan berlaku mulai pukul 23.30 waktu setempat.

Bangunan milik warga Palestina dibom oleh pasukan Israel di desa Sur Baher yang berada di antara Yerusalem Timur dan Tepi Barat, Palestina, Senin (22/7/2019) waktu setempat. Militer Israel sering mengubah jalan dan lahan yang disitanya di wilayah pendudukan Palestina dengan dalih untuk digunakan buat tujuan militer dan pemukim Yahudi. ANTARA/REUTERS/Ammar Awad/aa
Bangunan milik warga Palestina dibom oleh pasukan Israel di desa Sur Baher yang berada di antara Yerusalem Timur dan Tepi Barat, Palestina, Senin (22/7/2019) waktu setempat. Militer Israel sering mengubah jalan dan lahan yang disitanya di wilayah pendudukan Palestina dengan dalih untuk digunakan buat tujuan militer dan pemukim Yahudi. ANTARA/REUTERS/Ammar Awad/aa

Serangan Israel terhadap Palestina seperti tidak mau berhenti meski berkali-kali diupayakan gencatan senjata. Berdasarkan data yang disampaikan Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (UN OCHA), total korban tewas di Palestina sepanjang 2008-2021 mencapai 5.736. Sedangkan korban tewas di Israel diperkirakan hanya 250 orang saja.

Terbaru, di Palestina gencatan senjata yang sama juga berlaku mulai pukul 20.00. Gencatan senjata itu disetujui setelah kembali terjadi serangan di jalur Gaza beberapa hari sebelumnya yang menewaskan 31 warga Palestina, enam di antaranya adalah anak-anak. 

Aksi saling serang itu bukan pertama kali terjadi. Pada akhir April 2022 lalu sebuah roket yang berasal dari wilayah Palestina mendarat di Israel, kata pejabat kelompok Palestina Hamas dan sumber militer Israel. Dua kamp pelatihan digunakan oleh Hamas, yang menguasai kantong wilayah yang diblokade, dan tidak ada laporan mengenai korban, ungkap saksi mata.

Pesawat tempur Israel menghantam sebuah pos keamanan dan sebagian situs bawah tanah yang digunakan untuk membuat mesin roket, kata militer Israel lewat pernyataan.

baca juga

Sebelumnya sebuah roket yang ditembakkan dari Gaza mendarat di Israel selatan, merusak satu rumah dengan nihil korban jiwa, kata polisi. Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan kedua pada hari ini.

Terjadinya kembali kekerasan di Israel dan wilayah Palestina menimbulkan kekhawatiran bakal terjadi konflik yang lebih luas. Sejak Maret, pasukan Israel telah membunuh sedikitnya 29 warga Palestina dalam penyerbuan di Tepi Barat dan sederet serangan mematikan oleh warga Arab yang menewaskan 14 orang di Israel.

Lewat pernyataan Hamas menyebutkan bahwa gempuran Israel hanya akan mendorong warga Palestina untuk melawan pendudukan dan meningkatkan dukungan mereka untuk Yerusalem dan warganya.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BKSAP Desak DK PBB Bentuk Pasukan Perdamaian untuk Palestina

BKSAP Desak DK PBB Bentuk Pasukan Perdamaian untuk Palestina

DPR | Rabu, 10 Agustus 2022 | 10:01 WIB

Mesir Inisiasi Gencatan Senjata Perang Roket Israel dan Palestina

Mesir Inisiasi Gencatan Senjata Perang Roket Israel dan Palestina

Video | Rabu, 10 Agustus 2022 | 12:00 WIB

Hizbullah Memperingatkan Israel Tidak Menyerang Milisi Palestina di Lebanon

Hizbullah Memperingatkan Israel Tidak Menyerang Milisi Palestina di Lebanon

Malang | Selasa, 09 Agustus 2022 | 23:46 WIB

Sebelum Genjatan Senjata, Serangan Israel Tewaskan Belasan Anak-anak di Jalur Gaza

Sebelum Genjatan Senjata, Serangan Israel Tewaskan Belasan Anak-anak di Jalur Gaza

Batam | Selasa, 09 Agustus 2022 | 20:56 WIB

Semakin Keterlaluan, Pemukiman Yahudi Kini Menyerbut Halaman Masjid Al-Aqsa dan Buat Liga Muslim Berang

Semakin Keterlaluan, Pemukiman Yahudi Kini Menyerbut Halaman Masjid Al-Aqsa dan Buat Liga Muslim Berang

Depok | Selasa, 09 Agustus 2022 | 15:49 WIB

Sudah Keterlaluan, Pemukim Yahudi Serang Masjid Al-Aqsa, Arab Saudi dan Liga Muslim Dunia Berang

Sudah Keterlaluan, Pemukim Yahudi Serang Masjid Al-Aqsa, Arab Saudi dan Liga Muslim Dunia Berang

Cianjur | Selasa, 09 Agustus 2022 | 15:07 WIB

Terkini

Purbaya Mau Naikkan Anggaran Transfer ke Daerah hingga Rp 90 Triliun di 2027

Purbaya Mau Naikkan Anggaran Transfer ke Daerah hingga Rp 90 Triliun di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:26 WIB

IHSG Bangkit ke Level 6.000 di Sesi I, Saham TPIA dan TOWR Bersinar

IHSG Bangkit ke Level 6.000 di Sesi I, Saham TPIA dan TOWR Bersinar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:44 WIB

Isu Kelangkaan Batu Bara Bikin Listrik Padam, Pengamat Soroti 'Pengusaha Nakal'

Isu Kelangkaan Batu Bara Bikin Listrik Padam, Pengamat Soroti 'Pengusaha Nakal'

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:37 WIB

Produk UMKM Lokal Bakal Diprioritaskan Muncul di Laman Marketplace, Begini Aturannya

Produk UMKM Lokal Bakal Diprioritaskan Muncul di Laman Marketplace, Begini Aturannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:28 WIB

Setujui Tenor KPR FLPP hingga 40 Tahun, Pemerintah Pertahankan Bunga Rumah Subsidi 5 Persen

Setujui Tenor KPR FLPP hingga 40 Tahun, Pemerintah Pertahankan Bunga Rumah Subsidi 5 Persen

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:05 WIB

HSBC Indonesia Nilai Akses Pembiayaan Modal Kerja Penting Buat UMKM

HSBC Indonesia Nilai Akses Pembiayaan Modal Kerja Penting Buat UMKM

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:36 WIB

Cara UMKM Agar Tidak Kena Potong Pajak e-Commerce saat Jualan Online

Cara UMKM Agar Tidak Kena Potong Pajak e-Commerce saat Jualan Online

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:28 WIB

Terbitkan Panda Bond, Purbaya: Bunga Utang China Lebih Murah Dibanding Amerika

Terbitkan Panda Bond, Purbaya: Bunga Utang China Lebih Murah Dibanding Amerika

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:27 WIB

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:22 WIB

Purbaya Heran Lembaga Asing Terus Sorot Ekonomi RI, Bandingkan Nasib dengan AS-Eropa

Purbaya Heran Lembaga Asing Terus Sorot Ekonomi RI, Bandingkan Nasib dengan AS-Eropa

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:08 WIB