Ekspor RI Mulai Lesu, Juli 2022 Turun 2,20 Persen

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 15 Agustus 2022 | 12:44 WIB
Ekspor RI Mulai Lesu, Juli 2022 Turun 2,20 Persen
Seorang pekerja menyaksikan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (24/8/2021). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor Indonesia pada Juli 2022 mulai menunjukan kelesuan, dimana pada bulan nilainya mengalami penurunan sebesar 2,20 persen jika dibandingkan bulan sebelumnya.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Setianto menyampaikan bahwa nilai ekspor Indonesia Juli 2022 mencapai USD25,57 miliar. Angka ini menurun 2,20 persen dibanding ekspor Juni 2022 sscara month-to-month (mtm).

"Jadi kalau melihat perkembangan secara bulanan, memang ekspor kita lebih rendah dari bulan Juni 2022," kata Setianto dalam konferensi pers virtualnya, Senin (15/8/2022).

Meski secara bulanan mengalami penurunan, akan tetapi jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu angka ekspor ini masih mencatatkan kenaikan yang cukup lumayan tinggi.

"Dibanding Juli 2021 atau year-on-year (yoy), nilai ekspor naik sebesar 32,03 persen," katanya.

Setianto menjelaskan penurunan eskpor secara mom ini dikarenakan mulai menurunnya harga komoditas global yang menjadi andalan ekspor Indonesia baik migas maupun non migas.

"Dikarenakan ada penurunan ekspor komoditas untuk migas dan non migas," paparnya.

Tercatat ekspor migas pada bulan Juli 2022 tercatat USD1,38 miliar atau turun 11,24 persen mom. Penurunan ekspor migas ini utamanya disumbang oleh penurunan nilai ekspor minyak mentah sebesar 60,06 persen mom dan juga penurunan volume ekspor minyak mentah yang mencapai 60,82 persen mom.

Sedangkan ekspor non migas tercatat USD24,20 miliar, atau turun 1,64 persen mom. Penurunan ini didorong oleh penurunan ekspor besi dan baja sebesar 11,51 persen mom, timah dan barang daripadanya turun 54,02 persen mom, nikel dan barang daripadanya turun 15,53 persen mom, serta kapal perahu dan struktur terapung dengan penurunan mencapai 82,30 persen mom.

Tercatat peningkatan terbesar ekspor nonmigas Juli 2022 terjadi pada bahan bakar mineral sebesar USD354,2 juta, atau setara 6,86 persen.

"Penurunan terbesar ekspor nonmigas Juli 2022 terhadap Juni 2022 terjadi pada komoditas besi dan baja sebesar USD257,4 juta atau setara 11,51 persen," ucap Setianto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Tegaskan Stok Beras Capai 10,2 Juta Ton, 3 Tahun Tidak Impor

Jokowi Tegaskan Stok Beras Capai 10,2 Juta Ton, 3 Tahun Tidak Impor

| Senin, 15 Agustus 2022 | 10:44 WIB

KWT Srirejeki Trimurjo Ekspor Tanaman Hias ke Turki

KWT Srirejeki Trimurjo Ekspor Tanaman Hias ke Turki

| Senin, 15 Agustus 2022 | 00:10 WIB

Sutarmidji Minta Pemanfaatan Kratom Tidak Dilarang

Sutarmidji Minta Pemanfaatan Kratom Tidak Dilarang

Kalbar | Minggu, 14 Agustus 2022 | 09:39 WIB

Terkini

Perketat Pengawasan, Kemnaker Pastikan Aduan THR Tak Berhenti di Meja Administrasi

Perketat Pengawasan, Kemnaker Pastikan Aduan THR Tak Berhenti di Meja Administrasi

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:14 WIB

Aduan THR 2026 Membludak, Kemnaker Tegas: Semua Laporan Wajib Ditindaklanjuti!

Aduan THR 2026 Membludak, Kemnaker Tegas: Semua Laporan Wajib Ditindaklanjuti!

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:13 WIB

Emas Antam Stagnan, Harganya Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Emas Antam Stagnan, Harganya Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:03 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Meledak, InJourney Airports Tambah Ratusan Penerbangan Ekstra

Arus Balik Lebaran 2026 Meledak, InJourney Airports Tambah Ratusan Penerbangan Ekstra

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:59 WIB

AS Sodorkan 15 Poin Negosiasi Damai ke Iran, Pengamat: Donald Trump Tertekan

AS Sodorkan 15 Poin Negosiasi Damai ke Iran, Pengamat: Donald Trump Tertekan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:43 WIB

Geopolitik Memanas, BBM RI Tetap Aman Selama Mudik Lebaran 2026

Geopolitik Memanas, BBM RI Tetap Aman Selama Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:41 WIB

Momen Lebaran, Harga Emas UBS dan Galeri24 Hari Ini Naik di Pegadaian

Momen Lebaran, Harga Emas UBS dan Galeri24 Hari Ini Naik di Pegadaian

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:26 WIB

Ada Isyarat Damai, Harga Minyak Dunia Ambruk 2%

Ada Isyarat Damai, Harga Minyak Dunia Ambruk 2%

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:14 WIB

BEI Gembok Tiga Saham Sekaligus, Satu Emiten dari BUMN

BEI Gembok Tiga Saham Sekaligus, Satu Emiten dari BUMN

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:05 WIB

Purbaya Suntik Lagi Rp100 Triliun ke Himbara, OJK Yakin Bisa Turunkan Suku Bunga

Purbaya Suntik Lagi Rp100 Triliun ke Himbara, OJK Yakin Bisa Turunkan Suku Bunga

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 07:31 WIB