Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Minyak Dunia Melesat 4 Persen Imbas Rencana OPEC Plus Kurangi Produksi

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 24 Agustus 2022 | 07:39 WIB
Harga Minyak Dunia Melesat 4 Persen Imbas Rencana OPEC Plus Kurangi Produksi
OPEC.

Suara.com - Harga minyak dunia melesat hampir 4 persen pada perdagangan hari Selasa, setelah Arab Saudi melontarkan gagasan pengurangan produksi OPEC Plus untuk mendukung harga dalam kasus kembalinya pasokan Iran dan prospek penurunan persediaan Amerika.

Mengutip CNBC, Rabu (24/8/2022) harga minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melesat USD3,74 atau 3,9 persen menjadi USD100,22 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, melambung USD3,38, atau 3,7 persen menjadi USD93,74 per barel.

Brent ditutup pada level tertinggi sejak 2 Agustus dan WTI mencatat setelmen terkuat sejak 11 Agustus.

Menteri Energi Saudi mengatakan OPEC Plus memiliki sarana untuk menghadapi sejumlah tantangan, termasuk pemotongan produksi, menurut kantor berita SPA, Senin.

"Prospek kembalinya pasokan minyak mentah Iran dan kekhawatiran resesi, bersama dengan kenaikan mingguan berturut-turut di pusat penyimpanan minyak mentah Amerika telah mendorong harga lebih rendah dalam beberapa pekan terakhir," kata Bob Yawger, Direktur Mizuho.

Namun, narasumber OPEC mengatakan bahwa pengurangan produksi OPEC Plus mungkin tidak akan segera terjadi dan akan bertepatan dengan kembalinya Iran ke pasar minyak jika Teheran mencapai kesepakatan nuklir dengan Barat.

Minyak melonjak pada 2022, mendekati Maret ke level tertinggi sepanjang masa di USD147 setelah invasi Rusia ke Ukraina memperburuk kekhawatiran pasokan. Ketakutan tentang resesi global, kenaikan inflasi dan permintaan yang lebih lemah membebani harga.

Kendati harga Brent turun tajam dari harga tertinggi tahun ini, struktur pasar dan perbedaan harga di pasar fisik minyak masih menunjukkan keterbatasan pasokan.

Menggarisbawahi ketatnya pasokan, laporan mingguan persediaan AS terbaru diperkirakan menunjukkan stok minyak mentah turun 900.000 barel pekan lalu.

Stok minyak mentah AS diperkirakan turun, sementara persediaan bahan bakar naik dalam minggu terakhir, menurut sumber pasar yang mengutip data American Petroleum Institute.

Stok minyak mentah turun sekitar 5,6 juta barel untuk pekan yang berakhir hingga 19 Agustus. Persediaan bensin naik sekitar 268.000 barel, sementara stok sulingan melonjak sekitar 1,1 juta barel, menurut sumber itu. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Makin Murah, Harga BBM di RI Bisa Turun?

Harga Minyak Dunia Makin Murah, Harga BBM di RI Bisa Turun?

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2022 | 07:39 WIB

Pekan Lalu, Harga Minyak Dunia Anjlok 1,5 Persen

Pekan Lalu, Harga Minyak Dunia Anjlok 1,5 Persen

Bisnis | Senin, 22 Agustus 2022 | 08:03 WIB

Pembelian BBM AS Kembali Bergairah, Harga Minyak Dunia Melesat 3 Persen

Pembelian BBM AS Kembali Bergairah, Harga Minyak Dunia Melesat 3 Persen

Bisnis | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 07:50 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB