Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Minyak Dunia Makin Murah, Harga BBM di RI Bisa Turun?

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 23 Agustus 2022 | 07:39 WIB
Harga Minyak Dunia Makin Murah, Harga BBM di RI Bisa Turun?
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia kembali turun dari posisi terendahnya pada perdagangan hari Senin, karena pasar merespons peringatan Arab Saudi bahwa OPEC Plus dapat memangkas output, diimbangi kemungkinan kesepakatan nuklir yang dapat mengembalikan pasokan Iran ke pasar.

Mengutip CNBC, Selasa (23/9/2022) minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak pengiriman Oktober, patokan internasional, ditutup turun 24 sen atau 0,25 persen menjadi USD96,48 per barel. Brent jatuh sebanyaknya 4,5 persen di awal sesi, mematahkan kenaikan tiga hari berturut-turut.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman September, yang berakhir pada Senin, melemah 54 sen, atau 0,6 persen menjadi USD90,23 per barel. Sedangkan kontrak Oktober yang lebih aktif ditutup berkurang 4 sen, atau 0,03 persen menjadi USD90,41.

Menteri Energi Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Salman, mengatakan OPEC Plus memiliki komitmen, fleksibilitas, dan sarana untuk menghadapi tantangan dan memberikan panduan termasuk memangkas produksi kapan saja dan dalam bentuk yang berbeda, kantor berita  SPA  melaporkan.

Di sisi lain, para pemimpin Amerika Serikat, Inggris, Prancis dan Jerman membahas upaya untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran 2015, Gedung Putih mengatakan pada Minggu, yang dapat memungkinkan minyak Iran yang terkena sanksi untuk kembali ke pasar global.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan kesepakatan nuklir sekarang lebih dekat daripada dua minggu lalu.

Di awal sesi, kekhawatiran bahwa kenaikan suku bunga AS yang agresif dapat menyebabkan perlambatan ekonomi global dan penurunan permintaan bahan bakar menekan harga.

"Fundamental jangka pendek tampaknya terbebani sampai kita melihat beberapa indikasi ekonomi yang positif, baik dari AS atau China, yang tampaknya tidak mungkin," kata Dennis Kissler, Vice President BOK Financial.

Federal Reserve akan menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada pertemuan September di tengah ekspektasi inflasi telah mencapai puncaknya, dan meningkatnya kekhawatiran resesi, menurut sejumlah ekonom.

Investor akan mencermati komentar Chairman Fed Jerome Powell ketika dia berpidato di konferensi tahunan bank sentral global Jackson Hole, Wyoming, Jumat.

Selain itu yang menekan harga minyak adalah kekhawatiran atas perlambatan permintaan bahan bakar di China, importir minyak terbesar dunia, sebagian karena krisis listrik di barat daya negara itu.

Beijing memangkas suku bunga pinjaman, Senin, sebagai bagian dari langkah-langkah untuk menghidupkan kembali ekonomi yang terpukul oleh krisis properti dan lonjakan kasus Covid-19. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pekan Lalu, Harga Minyak Dunia Anjlok 1,5 Persen

Pekan Lalu, Harga Minyak Dunia Anjlok 1,5 Persen

Bisnis | Senin, 22 Agustus 2022 | 08:03 WIB

Pembelian BBM AS Kembali Bergairah, Harga Minyak Dunia Melesat 3 Persen

Pembelian BBM AS Kembali Bergairah, Harga Minyak Dunia Melesat 3 Persen

Bisnis | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 07:50 WIB

Harga Minyak Dunia Melesat 1,5 Persen Seiring Menyusutnya Stok AS

Harga Minyak Dunia Melesat 1,5 Persen Seiring Menyusutnya Stok AS

Bisnis | Kamis, 18 Agustus 2022 | 07:48 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB