Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.828.000
Beli Rp2.700.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Mangga Food Estate Diyakini Mampu Bersaing di Pasar Timteng dan Eropa

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 31 Agustus 2022 | 09:27 WIB
Mangga Food Estate Diyakini Mampu Bersaing di Pasar Timteng dan Eropa
Ilustrasi buah mangga. (Pixabay/Dow)

Suara.com - Skala usahatani diyakini bakal terimbas positif dengan adanya program food estate berbasis mangga yang diinisiasi Kementerian Pertanian (Kementan). Hasil panen dari program tersebut diyakini mampu bersaing di pasar Eropa dan Timur Tengah.

Sekretaris Perusahaan PT Galasari Gunung Sejahtera, Rizky, mengungkapkan pasar mangga di pasar dunia cukup menjanjikan. Mangga lokal, kata dia, banyak digemari oleh orang-orang di Eropa dan Timur Tengah dari segi rasa.

“Kebutuhan ekspor cukup tinggi untuk pasar di Eropa. Karena selama ini mangga yang diekspor ke sana banyak dari Pakistan dan Brazil. Rasa mangga kita di sana lebih disukai, termasuk di Middle East (Timur Tengah),” kata Rizky.

Ia meyakini mangga hasil panen food estate di Gresik, Jawa Timur, akan mampu bersaing di pasar internasional dengan menjaga kualitas buah. Terlebih lagi program ini diawasi langsung oleh pemerintah.

“Program kerja dibuat sedemikian rupa dengan infrastruktur yang didukung oleh pemerintah, dari hulu ke hilir. Sudah pasti sustain. Tidak ada kata tidak sustain karena sangat menguntungkan,” katanya.

Guru Besar Agribisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) Masyhuri menjelaskan, menembus pasar ekspor mangga tidaklah mudah. Namun, bila mangga dikelola dengan baik, terutama dari segi kualitas hingga memenuhi syarat ekspor, ekspor memungkinkan untuk dilakukan.

“Permintaannya ada. Pasar Eropa, Timur Tengah bisa. Dilihat dari pasarnya mana yang bisa,” kata Masyhuri ketika dihubungi secara terpisah.

Dari sisi usahatani, program food estate berbasis mangga dinilai bakal berimbas positif bagi pendapatan petani. Karena pada lahan yang sama diperbolehkan menanam tanaman hortikultura seperti cabai dan jagung.

“Pertama, sebenarnya bukan hanya sekadar mangga, tetapi juga ingin agar petani mendapatkan hasil panen yang berkualitas. Kedua, mereka (para petani) juga bisa menanam tanaman selain mangga, seperti cabai dan jagung, sambil menunggu mangga panen,” katanya.

Hulu ke Hilir

Di sisi lain, PT Galasari Gunung Sejahtera juga akan menggandeng masyarakat sekitar lahan food estate berbasis mangga dalam proses pengolahan mangga. Terdapat lima varietas mangga di lahan tersebut, yakni malaba, gadung-21, arummanis, garifta, dan namdokmai.

“Karena dari hulu ke hilir. Hilirnya kita melibatkan UMKM (usaha mikro kecil menengah) setempat. Kami olah jadi keripik, es krim, fresh cut selain fresh food. Tapi memang tergantung jumlah buahnya,” kata Rizky.

Pemerintah meresmikan food estate berbasis mangga di Gresik, Jawa Timur, 22 Agustus lalu. Program yang diprakarsai Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan ini diterapkan di lahan seluas 1.000 hektare dan diproyeksikan menjadi salah satu lumbung buah-buahan di bawah inti dan off taker dari PT Galasari Gunung Sejahtera.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Potensi Buah di Food Estate Kalteng Mencapai Rp 79,55 Miliar

Potensi Buah di Food Estate Kalteng Mencapai Rp 79,55 Miliar

Bisnis | Senin, 29 Agustus 2022 | 13:23 WIB

DPR Apresiasi Program Ekstensifikasi Kementan, Food Estate di Kalimantan Tengah Optimis Berlanjut

DPR Apresiasi Program Ekstensifikasi Kementan, Food Estate di Kalimantan Tengah Optimis Berlanjut

| Minggu, 28 Agustus 2022 | 22:27 WIB

7 Buah untuk Pengidap Diabetes

7 Buah untuk Pengidap Diabetes

| Minggu, 28 Agustus 2022 | 08:14 WIB

Terkini

Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional

Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:44 WIB

Waduh! Harga Beras dan Cabai Rawit 'Ngamuk' di Pasar Tradisional Pagi Ini

Waduh! Harga Beras dan Cabai Rawit 'Ngamuk' di Pasar Tradisional Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:40 WIB

Rupiah Babak Belur Pagi Ini ke Level Rp17.289 Per Dolar AS

Rupiah Babak Belur Pagi Ini ke Level Rp17.289 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:30 WIB

IHSG Menghijau di Awal Perdagangan Rabu, Simak Saham yang Cuan

IHSG Menghijau di Awal Perdagangan Rabu, Simak Saham yang Cuan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:14 WIB

Bos OJK Dorong Perempuan Melek Keuangan Digital

Bos OJK Dorong Perempuan Melek Keuangan Digital

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:03 WIB

Bos Agung Sedayu: Kami Tak Sekadar Jual Properti, tapi Bangun Kawasan Masa Depan

Bos Agung Sedayu: Kami Tak Sekadar Jual Properti, tapi Bangun Kawasan Masa Depan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:01 WIB

Marak Penyalahgunaan Narkoba, Pengusaha Liquid Tegaskan Vape Legal Aman

Marak Penyalahgunaan Narkoba, Pengusaha Liquid Tegaskan Vape Legal Aman

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:40 WIB

Harga Emas Antam Merosot Tajam, Jadi Rp 2,78 Juta/Gram

Harga Emas Antam Merosot Tajam, Jadi Rp 2,78 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:38 WIB

Kawasan Ini Catat Pertumbuhan Wisatawan Tercepat di RI

Kawasan Ini Catat Pertumbuhan Wisatawan Tercepat di RI

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:35 WIB

Kemenhub Buka Opsi Sanksi untuk Green SM, dari Teguran hingga Cabut Izin

Kemenhub Buka Opsi Sanksi untuk Green SM, dari Teguran hingga Cabut Izin

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:25 WIB