Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Kinerja Keuangan dan Bisnis KJEN Alami Penurunan Akibat Hantaman Pandemi

Iwan Supriyatna

Senin, 05 September 2022 | 10:07 WIB
Kinerja Keuangan dan Bisnis KJEN Alami Penurunan Akibat Hantaman Pandemi
Ilustrasi uang, pembukuan. (Pixabay/stevepb)

Suara.com - Emiten di bidang jasa kurir, pengangkutan dan pergudangan /penyimpanan PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) pada laporan keuangan semester 1 tahun 2022 mengalami penurunan kinerja.

Kendati bottom line pada laporan keuangan Perseroan masih negatif akibat Pandemi Covid-19, akan tetapi prospek bisnis PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (kode saham: “KJEN”) atau KJN Express, di masa depan masih positif. Pasalnya, perusahaan pengiriman paket dan logistik yang sudah tercatat sebagai emiten Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut, terus-menerus mengupayakan efisiensi usaha untuk mendukung keberlanjutan usaha Perseroan ke masa depan.

“Sesuai Laporan Keuangan Juni 2022, Perseroan masih merugi, kendati perekonomian Indonesia sudah mulai bangkit. Hal itu karena pengurangan tenaga kerja yang dilakukan sebelumnya membuat kami kesulitan menaikkan sales/revenue. Karena itu, kami masih membutuhkan waktu untuk melakukan konsolidasi tenaga sales dan kapasitas armada,” ujar Sunarto - Direktur Utama PT Krida Jaringan Nusantara Tbk.

Sunarto mengungkapkan, selain itu, tren bisnis utama Perseroan di bidang pengiriman dokumen juga akan terus menurun sebagai imbas dari banyaknya dokumen yang kini sudah berganti menjadi dokumen elektronik.

“Kami juga akan terus mencari solusi untuk menghadapi tren penurunan bisnis ini ke depan, agar dapat kembali menstabilkan kinerja Perseroan,” kata Sunarto.

Sunarto lebih lanjut menjelaskan, efisiensi yang dilaksanakan manajemen Perseroan pada paruh pertama tahun ini, berhasil menekan beban usaha Perseroan menjadi Rp3,064 miliar dibandingkan periode yang sama pada 2021 sebesar Rp3,501 miliar.

Penurunan beban usaha Perseroan itu disebabkan efisiensi pada pos pengeluaran untuk membayar antara lain: jasa profesional, biaya listrik, telepon, dan air, serta pos pengeluaran Perseroan untuk biaya sewa.

Efisiensi terbesar yang dialami Perseroan pada semester pertama per Juni 2022 lalu adalah pengeluaran untuk membayar jasa profesional yang turun secara signifikan sebesar 76,25% menjadi Rp49,842 juta dibandingkan sebesar Rp209,829 juta per Juni 2021.

Efisiensi tersebut diikuti oleh penurunan signifikan pos biaya listrik, telepon, dan air sebesar 73,29% menjadi Rp86,715 juta per Juni 2022 dibandingkan di periode yang sama pada 2021 sebesar Rp324,678 juta. Ini adalah salah satu pos yang sangat berpengaruh dalam keberlanjutan usaha (business sustainability) Perseroan yang tercakup dalam aspek Environment, Social, and Governance (ESG).

Selain itu, efisiensi Perseroan pada paruh pertama 2022 juga terjadi pada posisi pengeluaran sewa yang juga berkurang sebesar 49,07% menjadi Rp85,031 juta dibandingkan pada semester pertama 2021 sebesar Rp166,962 juta.

Efisiensi beban usaha tersebut mampu memangkas rugi usaha Perseroan per Juni 2022 sebesar 36,21% menjadi tinggal Rp736,764 juta dibandingkan pada semester pertama 2021 yang masih mencapai Rp1,155 miliar.

Pada akhirnya, Perseroan mengalami penurunan rugi bersih sebesar 21,73% pada semester pertama 2022 menjadi tinggal Rp466,373 juta (Rp0,93 per saham) dibandingkan periode yang sama pada 2021 sebesar Rp595,864 juta (Rp1,19 per saham).

Sunarto menyatakan, situasi yang dialami Perseroan cukup dilematis, di satu sisi untuk meningkatkan Revenue, Perseroan memerlukan Operasional yang mendukung, dimana saat ini di satu sisi Perseroan melakukan pengurangan tenaga kerja Operasional.

Sementara itu, pendapatan bersih Perseroan di sepanjang enam bulan pertama 2022 turun tipis 0,29% menjadi Rp4,537 miliar dibandingkan di periode yang sama pada 2021 sebesar Rp4,550 miliar. Penurunan tersebut mengakibatkan laba kotor terpangkas 0,77% menjadi Rp2,327 miliar per Juni 2022 dibandingkan dengan Juni 2021 sebesar Rp2,345 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Covid-19 Mulai Mereda, Masyarakat Kembali Berani Periksakan Diri ke RS

Pandemi Covid-19 Mulai Mereda, Masyarakat Kembali Berani Periksakan Diri ke RS

Health | Minggu, 04 September 2022 | 09:26 WIB

Meriahkan Panggung Gembira, Plt Wali Kota Bekasi Disambut Ribuan Warga

Meriahkan Panggung Gembira, Plt Wali Kota Bekasi Disambut Ribuan Warga

Bekaci | Sabtu, 03 September 2022 | 20:17 WIB

Tren Hustle Culture pada Masa Pandemi

Tren Hustle Culture pada Masa Pandemi

Your Say | Sabtu, 03 September 2022 | 15:34 WIB

Terkini

Prabowo Mau Borong Rudal BrahMos dari India, Ekonom Ingatkan Risiko Utang Rp7 Triliun

Prabowo Mau Borong Rudal BrahMos dari India, Ekonom Ingatkan Risiko Utang Rp7 Triliun

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:19 WIB

Rupiah Melemah Jadi Alasan Tarif Pesawat Naik, Alvin Lie ke Menhub Dudy: Dia Melanggar Undang-undang

Rupiah Melemah Jadi Alasan Tarif Pesawat Naik, Alvin Lie ke Menhub Dudy: Dia Melanggar Undang-undang

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:10 WIB

BI Sebut Obat Kuat Ini Bikin Rupiah Mulai Menguat Lawan Dolar AS

BI Sebut Obat Kuat Ini Bikin Rupiah Mulai Menguat Lawan Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:02 WIB

Program 3 Juta Rumah, Kredit Perumahan Rp500 Miliar Dapat Penguatan Mitigasi Risiko

Program 3 Juta Rumah, Kredit Perumahan Rp500 Miliar Dapat Penguatan Mitigasi Risiko

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:54 WIB

Pengamat Sentil Menhub soal Wacana Kenaikan Tarif Pesawat: Mau Langgar Aturan?

Pengamat Sentil Menhub soal Wacana Kenaikan Tarif Pesawat: Mau Langgar Aturan?

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:52 WIB

Jaga Daya Beli Rakyat, Pemerintah Kaji Insentif setelah Harga Pertamax Naik

Jaga Daya Beli Rakyat, Pemerintah Kaji Insentif setelah Harga Pertamax Naik

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:39 WIB

Resmi Meluncur, JAM Coin Bidik 21 Juta Investor Kripto dan Garap Ekonomi Desa

Resmi Meluncur, JAM Coin Bidik 21 Juta Investor Kripto dan Garap Ekonomi Desa

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:37 WIB

Harga Minyak Dunia Lesu Setelah Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

Harga Minyak Dunia Lesu Setelah Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:28 WIB

Harga Pangan Hari : Cabai hingga Daging Ayam Turun Tajam, Bawang Merah dan Gula Premium Justru Naik

Harga Pangan Hari : Cabai hingga Daging Ayam Turun Tajam, Bawang Merah dan Gula Premium Justru Naik

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:13 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Merosot ke Level Rp17.928

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Merosot ke Level Rp17.928

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:34 WIB