Harga Emas Berada di Jalur Mingguan Terburuk Sepanjang 4 Pekan

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 19 September 2022 | 08:15 WIB
Harga Emas Berada di Jalur Mingguan Terburuk Sepanjang 4 Pekan
Ilustrasi Emas Batangan. (pixabay.com)

Suara.com - Harga emas menguat tipis pada perdagangan akhir pekan lalu. Tetapi ekspektasi lonjakan kenaikan suku bunga the Fed di USA membuat emas mencatat harga jauh di bawah angka kunci USD1.700.

Emas juga di jalur pelemahan mingguan terburuk dalam 4 pekan terakhir.

Mengutip CNBC, Senin (19/9/2022) harga emas di pasar spot naik 0,6 persen menjadi USD1,673,19 per ounce. Emas berjangka AS naik 0,3 persen menjadi USD1,682,10.

"Kami melihat dolar berubah negatif, dan akselerasi penurunan pasar ekuitas AS, yang mungkin telah memicu sedikit" pembelian, kata Philip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago.

Menurut dia, harga emas masih turun sekitar 2,5 persen sejauh minggu ini, setelah sebelumnya turun ke level terendah sejak April 2020. Emas gagal memanfaatkan kekhawatiran meningkatnya risiko resesi AS sepanjang minggu, dan "bahkan tidak dianggap sebagai tempat yang aman" pada kesempatan tertentu, Streible menambahkan.

Dolar AS sempat berubah negatif sebelum terhenti. Tapi itu masih terikat untuk kenaikan mingguan, membuat emas lebih mahal untuk pembeli luar negeri.

Pasar melihat peluang kenaikan suku bunga the Fed hingga 75 bps mencapai 75 persen dan kemungkinan naik 100 bps mencapai 25 persen. Meskipun emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap risiko ekonomi, kenaikan suku bunga membuat emas batangan yang tidak menghasilkan kurang menarik.

"Kemungkinan kepanikan tiba-tiba tentang potensi kenaikan 100bps setelah laporan CPI yang buruk berkontribusi pada penurunan besar," kata Tai Wong, seorang pedagang senior di Heraeus Precious Metals di New York.

Sementara itu, permintaan emas fisik meningkat di India karena harga domestik turun menjelang festival utama. Harga spot silver naik 1,9% menjadi USD19,52 per ons. Platinum naik 0,1 persen menjadi USD905,13, sementara paladium turun 0,2 persen menjadi USD2.132,68. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Anjlok, Pengamat Ungkap Penyebab Harga Emas Tertekan

Harga Emas Anjlok, Pengamat Ungkap Penyebab Harga Emas Tertekan

| Sabtu, 17 September 2022 | 09:01 WIB

Harga Emas Ambrol ke Level Terendah Sejak April 2020

Harga Emas Ambrol ke Level Terendah Sejak April 2020

Bisnis | Jum'at, 16 September 2022 | 08:18 WIB

Harga Emas Kian Anjlok, Kini di Bawah Level USD 1.700/Ounce

Harga Emas Kian Anjlok, Kini di Bawah Level USD 1.700/Ounce

Bisnis | Kamis, 15 September 2022 | 08:44 WIB

Terkini

Rupiah Semakin Ambles, Nyaris ke Rp 17.000/USD

Rupiah Semakin Ambles, Nyaris ke Rp 17.000/USD

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:32 WIB

Jaga Terang di Hari Kemenangan, Cerita Petugas PLN Amankan Keandalan Listrik di Momen Idul Fitri

Jaga Terang di Hari Kemenangan, Cerita Petugas PLN Amankan Keandalan Listrik di Momen Idul Fitri

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:19 WIB

RI Sudah Punya Pos Impor Minyak Mentah Baru, Bahlil: Jangan Tanya Dari Mana?

RI Sudah Punya Pos Impor Minyak Mentah Baru, Bahlil: Jangan Tanya Dari Mana?

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:04 WIB

Kompor Listrik Makin Dilirik, Biaya Masak Lebih Murah dari LPG

Kompor Listrik Makin Dilirik, Biaya Masak Lebih Murah dari LPG

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:58 WIB

Purbaya Bantah Budaya 'ABS' Saat Hadapi Prabowo: Semua Kita Hitung Dengan Baik

Purbaya Bantah Budaya 'ABS' Saat Hadapi Prabowo: Semua Kita Hitung Dengan Baik

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:53 WIB

Pasokan Energi Jadi Rebutan di Dunia, Bahlil Wanti-wanti Masyarakat Bijak Isi BBM

Pasokan Energi Jadi Rebutan di Dunia, Bahlil Wanti-wanti Masyarakat Bijak Isi BBM

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:15 WIB

Purbaya Puji Pegawai Kemenkeu: Tim Kita Jago, Cuma Kurang Dihargai

Purbaya Puji Pegawai Kemenkeu: Tim Kita Jago, Cuma Kurang Dihargai

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:14 WIB

Iran Berencana Terapkan 'Pajak Keamanan' di Selat Hormuz, Satu Kapal Rp33 Miliar

Iran Berencana Terapkan 'Pajak Keamanan' di Selat Hormuz, Satu Kapal Rp33 Miliar

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:57 WIB

DJP Catat 9,1 Juta SPT Masuk, Aktivasi Coretax Tembus 16,9 Juta

DJP Catat 9,1 Juta SPT Masuk, Aktivasi Coretax Tembus 16,9 Juta

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:51 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Robert Leonard Marbun Sebagai Sekjen Kemenkeu

Menkeu Purbaya Lantik Robert Leonard Marbun Sebagai Sekjen Kemenkeu

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:47 WIB