Suku Bunga Global Kian Melenggang, Harga Emas Makin Meriang

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 21 September 2022 | 08:16 WIB
Suku Bunga Global Kian Melenggang, Harga Emas Makin Meriang
Ilustrasi emas - cara jual emas agar untung (Pixabay)

Suara.com - Harga emas kembali anjlok 1 persen pada perdagangan hari Selasa karena dolar dan imbal hasil US Treasury menguat.

Sementara investor menyesuaikan posisi menjelang kenaikan suku bunga agresif oleh Federal Reserve yang diperkirakan secara luas, pekan ini.

Mengutip CNBC, Rabu (21/9/2022) harga emas di pasar spot turun 0,7 persen menjadi USD1.664,19 per ounce, bertahan di dekat level terendah 29-bulan minggu lalu.

Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat ditutup 0,4 persen lebih rendah menjadi USD1.671,10 per ounce.

"Emas tidak dapat menghilangkan salah satu dari kekhawatiran pengetatan Fed yang agresif ini imbal hasil terus meroket, yang secara konsisten memberi tekanan pada emas," kata Edward Moya, analis OANDA.

The Fed diperkirakan menaikkan suku bunga setidaknya 75 basis poin pada akhir pertemuan kebijakan dua hari, Rabu.

Bank sentral lainnya juga diperkirakan tetap melakukan pengetatan kebijakan moneter dalam menghadapi lonjakan inflasi. Swedia menaikkan suku bunga dengan persentase poin penuh, Selasa. Inggris, Norwegia, Swiss dan Jepang juga menggelar pertemuan kebijakan moneter minggu ini.

"Kenaikan 100 bps kemungkinan akan menekan harga emas lebih rendah, sedangkan 75 bps yang diantisipasi secara luas dapat melihat beberapa aktivitas  short-covering  di tengah reli bantuan," kata Standard Chartered.

Suku bunga yang tinggi biasanya meredupkan daya tarik emas karena diterjemahkan ke peningkatan  opportunity cost  memegang aset, yang tidak memberikan imbal hasil.

baca juga

Sementara Indeks Dolar (Indeks DXY) bertahan di dekat level tertinggi dua dekade, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Imbal hasil US Treasury dua tahun mencapai level tertinggi hampir 15 tahun.

Namun, "ketika ketakutan resesi global benar-benar menjadi titik fokus pasar karena semua orang menjadi lebih agresif dengan siklus pengetatan mereka, saat itulah emas akan memiliki peluang," kata Moya.

Sementara itu logam mulia lainnya, harga perak di pasar spot tergelincir 2,2 persen menjadi USD19,17 per ounce, platinum naik 0,1 persen menjadi USD918,55 dan paladium anjlok 3,6 persen menjadi USD2.145,44. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Menunjukkan Tren Positif

Harga Emas Menunjukkan Tren Positif

Deli | Selasa, 20 September 2022 | 11:25 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 942.000/Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 942.000/Gram

Bisnis | Selasa, 20 September 2022 | 09:55 WIB

Harga Emas Anjlok, Terendah Dalam 29 Bulan Terakhir

Harga Emas Anjlok, Terendah Dalam 29 Bulan Terakhir

Bisnis | Selasa, 20 September 2022 | 08:22 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×