Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pengamat dari UI Pertanyakan Kesiapan Indonesia Terima Investasi dari Dunia

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 29 September 2022 | 14:13 WIB
Pengamat dari UI Pertanyakan Kesiapan Indonesia Terima Investasi dari Dunia
ILUSTRASI-Pelabuhan peti kemas, Balikpapan. [Dok. Pemprov Kaltim]

Suara.com - Indonesia harus memastikan terlebih dulu kesiapannya untuk menerima investasi, demikian sebut Kepala Program Studi Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (UI) Hanief Saha Ghafur.

Ia menjelaskan, kesiapan itu terdiri dari kesiapan infrastruktur, jaminan hukum, dan jaminan keamanan.

"Misalnya yang pertama adalah persiapan dari segi infrastruktur, baik terkait industri jasa dan industri fabrikasi adalah penting. Kalau tidak punya infrastruktur yang bagus maka tidak ada investor yang akan masuk," katanya dalam webinar International Investment pada Kamis (29/9/2022).

Selain itu, Indonesia juga perlu memberikan jaminan hukum bagi investasi yang masuk ke dalam negeri.

"Jaminan keamanan juga adalah penting di dalam satu investasi. Apakah kemudian keamanan itu tidak mengganggu atau merusak investasi," kata Hanief.

Sebagai contoh, Singapura memiliki infrastruktur, jaminan hukum, dan jaminan keamanan yang baik, sehingga mereka percaya dapat menjadi pusat keuangan Islam dengan mengajak investor berinvestasi di sana.

"Wajar kalau Singapura kemudian meminta pusat-pusat keuangan Islam di dunia ini berinvestasi dan menjadikannya sebagai kantor pusat karena mereka memimpin dalam hal infrastruktur, jaminan hukum, dan jaminan keamanan yang baik dalam industri jasa khususnya jenis jasa keuangan," katanya.

Sementara itu Indonesia yang juga telah memiliki Sovereign Wealth Fund (SWF) juga bisa terus membangun ketiga pilar untuk menarik lebih banyak investasi masuk ke dalam negeri.

"SWF semacam akumulasi dari keuangan besar di dunia ini yang perlu dipetakan oleh bangsa, oleh negara, untuk kemudian mampu mengundang mereka untuk berinvestasi di Indonesia," pungkas Hanief.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dilaporkan Atas Kasus Penipuan Berkedok Investasi Minyak Goreng, Pengusaha di Bantul Ini Beri Klarifikasi

Dilaporkan Atas Kasus Penipuan Berkedok Investasi Minyak Goreng, Pengusaha di Bantul Ini Beri Klarifikasi

Jogja | Kamis, 29 September 2022 | 12:51 WIB

Begini Cara Bobby Nasution Dorong Investasi di Kota Medan

Begini Cara Bobby Nasution Dorong Investasi di Kota Medan

Sumut | Kamis, 29 September 2022 | 10:28 WIB

KSP Indosurya Rugikan Masyarkat Rp 106 Triliun, Jampidum: Kerugian Terbesar Sepanjang Sejarah

KSP Indosurya Rugikan Masyarkat Rp 106 Triliun, Jampidum: Kerugian Terbesar Sepanjang Sejarah

Kalbar | Kamis, 29 September 2022 | 08:00 WIB

Gagal Menangi Balapan Musim Ini Bukan Akhir Dunia bagi Lewis Hamilton

Gagal Menangi Balapan Musim Ini Bukan Akhir Dunia bagi Lewis Hamilton

Sport | Rabu, 28 September 2022 | 19:54 WIB

3 Negara yang Legalkan Nikah Beda Agama, Salah Satunya Dekat Indonesia

3 Negara yang Legalkan Nikah Beda Agama, Salah Satunya Dekat Indonesia

Bali | Kamis, 29 September 2022 | 09:30 WIB

3 Rekomendasi Investasi Paling Aman Saat Gejolak Ekonomi

3 Rekomendasi Investasi Paling Aman Saat Gejolak Ekonomi

Bisnis | Rabu, 28 September 2022 | 15:37 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB