Hasil Survei Kemenhub Ungkap Pendapatan Driver Ojol: Aplikator Tak Pernah Lagi Beri Bonus, Penumpang Jarang Kasih Tip

Agung Sandy Lesmana | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Minggu, 09 Oktober 2022 | 12:09 WIB
Hasil Survei Kemenhub Ungkap Pendapatan Driver Ojol: Aplikator Tak Pernah Lagi Beri Bonus, Penumpang Jarang Kasih Tip
Hasil Survei Kemenhub Ungkap Pendapatan Driver Ojol: Aplikator Tak Pernah Lagi Beri Bonus, Penumpang Jarang Kasih Tip. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan survei untuk mengetahui persepsi masyarakat pengguna dan pengemudi ojek online (ojol) terhadap penyesuaian biaya jasa (tarif) ojek online yang diberlakukan pada 11 September 2022 lalu.

Hasil survei ini pun dibocorkan Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Pusat Djoko Setijowarno yang dikutip Suara.com, Minggu (9/10/2022).

Dalam salah satu hasil survei tersebut dikatakan bahwa hampir sebagian besar pengemudi ojol diketahui tak pernah lagi mendapatkan bonus dari aplikator.

"Pengemudi mengaku jarang mendapatkan bonus (52,08 persen) dari aplikator dan sebagian besar menyatakan tidak pernah (37,40 persen) mendapatkan bonus dari aplikator. Sementara untuk mendapatkan tip dari penumpang juga jarang (75,79 persen)," ungkap Djoko.

Yang lebih mengejutkan lagi, kata Djoko adalah soal pendapatan per hari pengemudi ternyata hampir sama dengan biaya operasionalnya.

"Terbanyak rata-rata pendapatan per hari Rp 50 ribu – Rp 100 ribu (50,10 persen) dan biaya operasional per hari terbanyak kisaran Rp 50 ribu – Rp 100 ribu (44,10 persen)," ungkap Djoko.

Survey dilakukan rentang waktu 13 – 20 September 2022 dengan media survei online. Sampling adalah penduduk Jabodetabek pengguna ojek online dengan metode sampling kurang 5 persen.

Wilayah survei Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Sebanyak 2.655 responden masyarakat pengguna ojek online dan 2.016 responden mitra ojek online.

Aplikasi yang paling sering digunakan adalah Gojek (59,13 persen), diikuti Grab (32,24 persen), Maxim (6,93 persen), InDriver (1,47 persen) dan lainnya (0,23 persen). Sistem pembayaran yang disukai cash dan uang elektronik (41,69 persen), uang elektronik (32,532 persen) dan cash (25,69 persen).

Frekuensi menggunakan ojek online per minggu tervanyak 1 – 3 hari per minggu (50,24 persen).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hujan Deras Bikin Jakarta Macet Parah, Penumpang dan Driver Ojol Curhat Sama-sama Frustasi

Hujan Deras Bikin Jakarta Macet Parah, Penumpang dan Driver Ojol Curhat Sama-sama Frustasi

Lifestyle | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 16:32 WIB

Siap-siap! Ini Cara Cek BLT Ojol Oktober 2022 Lewat E-Form BRI

Siap-siap! Ini Cara Cek BLT Ojol Oktober 2022 Lewat E-Form BRI

News | Kamis, 06 Oktober 2022 | 18:19 WIB

BLT untuk Ojol Kapan Cair? Siap-siap Pencairan Bansos Bulan Ini!

BLT untuk Ojol Kapan Cair? Siap-siap Pencairan Bansos Bulan Ini!

News | Kamis, 06 Oktober 2022 | 14:10 WIB

Pemerintah Diminta Jangan Hanya Utak-Atik Tarif Ojol Saja

Pemerintah Diminta Jangan Hanya Utak-Atik Tarif Ojol Saja

Bisnis | Kamis, 06 Oktober 2022 | 09:30 WIB

Terkini

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:50 WIB

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:39 WIB

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:14 WIB

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:01 WIB

Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan

Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:56 WIB

125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!

125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:34 WIB

Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS

Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:32 WIB

Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti

Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:27 WIB

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:18 WIB

Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!

Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:12 WIB