Alami Krisis Luar Biasa, Sri Lanka Justru Turunkan Harga BBM

M Nurhadi

Selasa, 18 Oktober 2022 | 19:03 WIB
Alami Krisis Luar Biasa, Sri Lanka Justru Turunkan Harga BBM
Polisi menggunakan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan demonstran di dekat kediaman presiden saat berunjuk rasa menuntut pengunduran diri Presiden Gotabaya Rajapaksa, di Kolombo, Sri Lanka, 8 Juli 2022. (ANTARA/Reuters/Dinuka Liyanawatte/as)

Suara.com - Krisis Sri Lanka membuat pemerintah negara itu melakukan sejumlah langkah antisipasi agar ekonomi negara itu mampu kembali berputar tanpa hambatan.

Salah satunya dengan menurunkan harga BBM. Pemotongan harga BBM tersebut jadi kedua kalinya dalam satu bulan ke belakang.

Melansir AFP, Kementerian Energi Sri Lanka mengumumkan, harga BBM akan kembali dipotong 40 rupee atau sekitar Rp1.680 menjadi 370 rupee.

Namun demikian, untuk harga BBM reguler tidak banyak berubah yakni dihargai dua kali lebih mahal sebelum krisis negara tersebut. Harga solar juga lebih mahal tiga kali lipat dari sebelumnya.

Langkah ini mengantisipasi gelombang protes dan antrean parah kendaraan di SPBU yang sudah terjadi dalam beberapa minggu terakhir.

Pemerintah setempat memilih tetap memberlakukan kebijakan jatah BBM lantaran tekanan terhadap jumlah uang Sri Lanka yang digunakan untuk impor.

Meski demikian, hal ini jauh lebih baik dibandingkan krisis sebelumnya yang memaksa kendaraan umum harus berhenti beroperasi karena kenaikan tarif dan membuat penumpang memilih tak naik angkutan.

Berdasarakan laporan media yang sama, tingkat inflasi Sri Lanka masih cukup tinggi, yakni mendekati 70 persen. Bank Dunia memprediksi, ekonomi negara itu turun 9,2%. 

Selain itu, ekonomi Sri Lanka juga diprediksi minus 4,2% pada tahun 2023 yang berdampak krisis negara itu akan semakin sulit teratasi.

baca juga

Sejumlah faktor dianggap jadi penyebab dari krisis Sri Lanka, mulai dari pandemi COVID-19 hingga ketegangan politik antara Rusia dan Ukraina.

Pemimpin negara itu, Rajapaksa bahkan memilih untuk kabur demi keselamatan pribadinya. Sri Lanka mengalami gagal bayar utang luar negeri senilai US$ 51 miliar pada April lalu yang berdampak pada menurunnya kepercayaan dunia terhadap negara itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Khawatir Krisis Pangan, Relawan Anies Berharap Desa Diberdayakan

Sri Mulyani Khawatir Krisis Pangan, Relawan Anies Berharap Desa Diberdayakan

Jakarta | Selasa, 18 Oktober 2022 | 11:31 WIB

Ekonom Sebut Krisis 2023 Akan Lebih Parah dari 2008, Ini Sebabnya

Ekonom Sebut Krisis 2023 Akan Lebih Parah dari 2008, Ini Sebabnya

Depok | Selasa, 18 Oktober 2022 | 11:25 WIB

Harga Minyak Dunia Diprediksi Capai 90 Dolar AS Pada 2023, Berpotensi Makin Tak Stabil

Harga Minyak Dunia Diprediksi Capai 90 Dolar AS Pada 2023, Berpotensi Makin Tak Stabil

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2022 | 10:36 WIB

Hari Pangan Sedunia 2022, FAO Soroti Dampak Krisis Pangan Bagi Masyarakat Miskin dan Rentan

Hari Pangan Sedunia 2022, FAO Soroti Dampak Krisis Pangan Bagi Masyarakat Miskin dan Rentan

Lifestyle | Senin, 17 Oktober 2022 | 23:55 WIB

Indonesia Diyakini Lolos Resesi Meski Dunia Dilanda 'Kegelapan' Pada 2023

Indonesia Diyakini Lolos Resesi Meski Dunia Dilanda 'Kegelapan' Pada 2023

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2022 | 17:34 WIB

Sekda Kaltim Sri Wahyuni Kupas Potensi Krisis Energi sampai Transformasi Digital

Sekda Kaltim Sri Wahyuni Kupas Potensi Krisis Energi sampai Transformasi Digital

Kaltim | Senin, 17 Oktober 2022 | 17:30 WIB

Terkini

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:53 WIB

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 12:50 WIB

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:39 WIB

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:35 WIB

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:30 WIB

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:26 WIB

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 12:25 WIB

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:23 WIB

×