Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Kimia Farma Gandeng Pantai Premier Pathology Kembangkan Teknologi dan Pelayanan di Laboratorium Diagnostik

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 19 Oktober 2022 | 11:53 WIB
Kimia Farma Gandeng Pantai Premier Pathology Kembangkan Teknologi dan Pelayanan di Laboratorium Diagnostik
PT Kimia Farma Tbk berkolaborasi dengan Pantai Premier Pathology Sdn. Bhd.

Suara.com - Dalam rangka pengembangan dan peningkatan core bisnis, PT Kimia Farma Tbk berkolaborasi dengan Pantai Premier Pathology Sdn. Bhd. melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Acara ini dihadiri oleh Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury, jajaran Direksi PT Bio Farma (Persero) selaku Holding BUMN Farmasi, jajaran Direksi PT Kimia Farma Tbk dan para petinggi Pantai Premier Pathology.

Kimia Farma dan Pantai Premier Pathology menyepakati tentang adanya pemberian pendampingan dan dukungan pengetahuan teknis untuk pengembangan layanan laboratorium diagnostik, sehingga dengan terlaksananya kerjasama ini Kimia Farma dapat meningkatkan kualitas dan layanan laboratoriumnya.

Penandatangan MoU yang dilakukan hari ini juga menyepakati tentang adanya program pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui kegiatan pelatihan dan pengembangan untuk peningkatan kompetensi SDM, dimana untuk mendukung rencana tersebut diadakan transfer atau pertukaran pengetahuan dan teknologi.

Dengan pertukaran pengetahuan dan teknologi ini, Kimia Farma berharap dapat menambah serta memperluas jangkauan pengetahuan pada aspek SDM dan kualitas pelayanan.

“Kimia Farma senantiasa berupaya untuk memberikan kemudahan akses layanan kesehatan kepada masyarakat melalui jaringan apotek, klinik kesehatan dan laboratorium diagnostik yang tersebar di Indonesia. Saat ini Kimia Farma memiliki 72 laboratorium diagnostik. Kimia Farma mengambil langkah untuk mengembangkan layanan laboratoriumnya menuju standar internasional melalui kerjasama dengan Pantai Premier Pathology Sdn. Bhd.,” ujar David Utama selaku Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk dalam keterangan tertulisnya.

Chief Executive Officer Pantai Premier Pathology mengatakan, “Pantai Premier Pathology merasa terhormat dapat bekerja sama dengan Kimia Farma untuk melakukan transformasi perawatan dan meningkatkan kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Menjadi salah satu penyedia layanan diagnostik komprehensif di Malaysia dan bagian dari Laboratorium IHH, kami (Pantai Premier Pathology) berharap dapat berbagi pengetahuan dan keahlian dengan Kimia Farma serta meningkatkan layanan diagnostik di Indonesia.”

Kimia Farma dan Pantai Premier Pathology bertekad dengan terlaksananya penandatanganan nota kesepahaman ini, akan ada peningkatan service excellence, peningkatan skills SDM, dan teknologi yang maksimal sehingga Kimia Farma dapat menjadi provider terbaik di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kimia Farma Buka Lowongan Kerja Berbagai Jurusan, Deadline 19 Oktober 2022

Kimia Farma Buka Lowongan Kerja Berbagai Jurusan, Deadline 19 Oktober 2022

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2022 | 16:05 WIB

Gelar RUPSLB, Kimia Farma Lakukan Penyegaran di Jajaran Komisaris dan Direksi

Gelar RUPSLB, Kimia Farma Lakukan Penyegaran di Jajaran Komisaris dan Direksi

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 16:45 WIB

Tekan Impor, Kimia Farma Sungwun Akan Produksi 28 BBO hingga 2024

Tekan Impor, Kimia Farma Sungwun Akan Produksi 28 BBO hingga 2024

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2022 | 17:56 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB