Produk Tembakau Alternatif Disebut Berbeda Dengan Asap Rokok, Apa Bedanya?

Bangun Santoso, Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 23 Oktober 2022 | 09:52 WIB
Produk Tembakau Alternatif Disebut Berbeda Dengan Asap Rokok, Apa Bedanya?
Ilustrasi rokok elektrik. (Shutterstock)

Suara.com - Ada sejumlah pihak masih menganggap produk tembakau alternatif seperti vape menghasilkan asap seperti pada rokok. Padahal, hasil dari penggunaan produk tembakau alternatif yang merupakan pengembangan inovasi dan teknologi di industri tembakau ini bukanlah asap, melainkan uap (aerosol).

Peneliti Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik (YPKP) Amaliya menjelaskan produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan dan rokok elektrik, menerapkan sistem pemanasan dalam penggunaannya dengan suhu yang terkontrol. Oleh sebab itu, hasil dari penggunaan produk tembakau alternatif berupa uap, bukan asap.

“Sangat disayangkan bahwa informasi yang beredar di publik selama ini tentang produk tembakau alternatif menghasilkan asap adalah suatu kekeliruan. Produk tembakau alternatif menghasilkan uap bukan asap yang memiliki risiko lebih rendah terhadap penggunanya,” kata Amaliya, dalam keteranganny dikutip Minggu (23/10/2022).

Hal ini justru bertolak belakang dengan asap rokok. Amaliya meneruskan asap rokok dihasilkan dari pembakaran pada suhu 600 derajat Celcius. Alhasil, dalam asap rokok mengandung berbagai senyawa berbahaya, salah satu di antaranya adalah TAR yang merupakan senyawa padat, solid berwarna kekuningan yang dapat memicu terjadinya penyakit kanker.

Berdasarkan data National Cancer Institute Amerika Serikat, TAR yang dihasilkan dari pembakaran rokok, mengandung berbagai senyawa karsinogenik yang dapat memicu kanker. Dari sekitar 7 ribu bahan kimia yang terkandung dalam asap rokok, 2 ribu di antaranya terdapat pada TAR. Adapun menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, merokok berpotensi meningkatkan risiko penyakit jantung koroner dan stroke sebanyak dua sampai empat kali.

“Dengan fakta ini, masyarakat diharapkan dapat mengetahui perbedaan antara uap produk tembakau alternatif yang jelas berbeda dengan asap rokok. Dengan penerapan sistem pemanasan yang dapat meminimalisasi risiko kesehatan akibat proses pembakaran, produk tembakau alternatif dapat menjadi salah satu opsi yang dikedepankan untuk membantu perokok dewasa beralih dari kebiasaannya,” ucap Amaliya.

Menurut Amaliya sejumlah kajian ilmiah baik di dalam maupun luar negeri menunjukkan bahwa produk tembakau alternatif memiliki pengurangan risiko produk hingga 90%-95% lebih rendah daripada rokok.

Atas dasar tersebut, sejumlah negara seperti Filipina baru-baru ini, serta Inggris, Korea Selatan, Jepang, hingga Selandia Baru mendukung penggunaan produk tembakau alternatif untuk menekan prevalensi merokok dan menjadikannya sebagai opsi beralih dari rokok.

Pemerintah Indonesia sudah seharusnya melakukan langkah serupa demi menurunkan angka perokok sekaligus menciptakan perbaikan kualitas kesehatan publik.

baca juga

“Produk tembakau alternatif dapat menjadi solusi komplementer sejalan dengan Upaya Berhenti Merokok yang telah dilaksanakan oleh pemerintah. Melihat bukti-bukti ilmiah yang ada, pemerintah harus memanfaatkan potensi dari produk ini dan mendukungnya melalui regulasi yang tepat dan dibedakan dari rokok,” ujar Amaliya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Perkirakan Inflasi Oktober Capai 0,05 Persen

BI Perkirakan Inflasi Oktober Capai 0,05 Persen

Jogja | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 20:52 WIB

Bea Cukai Berhasil Gagalkan Peredaran Rokok dan Miras Ilegal di Jawa Timur

Bea Cukai Berhasil Gagalkan Peredaran Rokok dan Miras Ilegal di Jawa Timur

Press Release | Rabu, 19 Oktober 2022 | 09:43 WIB

Alasan Merokok Bisa Merusak Kulit, Ini yang Terjadi saat Asap Dihembuskan

Alasan Merokok Bisa Merusak Kulit, Ini yang Terjadi saat Asap Dihembuskan

Lifestyle | Selasa, 18 Oktober 2022 | 18:27 WIB

Perilaku Merokok Jadi Salah Satu Faktor PTM, di Kaltim Regulasi Penggunaan Tembakau Dibuat, Ini yang Diminta

Perilaku Merokok Jadi Salah Satu Faktor PTM, di Kaltim Regulasi Penggunaan Tembakau Dibuat, Ini yang Diminta

Kaltim | Selasa, 18 Oktober 2022 | 14:58 WIB

Buat Aturan Baru, Pemkot Solok Siapkan Insentif Rp 1 Juta Bagi Warga yang Berhenti Merokok

Buat Aturan Baru, Pemkot Solok Siapkan Insentif Rp 1 Juta Bagi Warga yang Berhenti Merokok

Video | Senin, 17 Oktober 2022 | 21:00 WIB

Lewat Program Golden Shield, Relx Berantas Produk Rokok Elektrik Palsu

Lewat Program Golden Shield, Relx Berantas Produk Rokok Elektrik Palsu

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2022 | 16:21 WIB

Mengaku Petugas Bea Cukai, Enam Pelaku Asal Jawa Barat Sekap Sales Rokok di Banyumas, Pelaku Bawa Pistol

Mengaku Petugas Bea Cukai, Enam Pelaku Asal Jawa Barat Sekap Sales Rokok di Banyumas, Pelaku Bawa Pistol

Jawa Tengah | Senin, 17 Oktober 2022 | 14:34 WIB

Terkini

Makna Weton Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, Diterawang Dapat Tibo Dunyo

Makna Weton Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, Diterawang Dapat Tibo Dunyo

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:07 WIB

Kasus Korupsi di Bogor Disorot Tajam

Kasus Korupsi di Bogor Disorot Tajam

Bogor | Rabu, 23 September 2026 | 13:05 WIB

5 Efek Samping Tranexamic Acid untuk Wajah yang Perlu Diperhatikan

5 Efek Samping Tranexamic Acid untuk Wajah yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:05 WIB

Tampil Makin Stylish, New Honda Stylo 160 Hadirkan Pilihan Warna Baru

Tampil Makin Stylish, New Honda Stylo 160 Hadirkan Pilihan Warna Baru

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 13:05 WIB

KPK Telusuri Peran Ipda Yayat dalam Proyek Pengadaan di Pemkab Bekasi

KPK Telusuri Peran Ipda Yayat dalam Proyek Pengadaan di Pemkab Bekasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:03 WIB

Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%

Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%

Kaltim | Rabu, 23 September 2026 | 13:01 WIB

Terjebak Situationship yang Melelahkan? Ini Alasan Sikap 'Si Paling Cuek' Tak Lagi Keren

Terjebak Situationship yang Melelahkan? Ini Alasan Sikap 'Si Paling Cuek' Tak Lagi Keren

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:00 WIB

Peringatan Gempa Bukan Ramalan: Stop Tunggu Bencana untuk Belajar Mitigasi

Peringatan Gempa Bukan Ramalan: Stop Tunggu Bencana untuk Belajar Mitigasi

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:00 WIB

Pemprov Targetkan Angka Kemiskinan Jateng Turun Menjadi 8,70 Persen di Akhir 2026

Pemprov Targetkan Angka Kemiskinan Jateng Turun Menjadi 8,70 Persen di Akhir 2026

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 12:56 WIB

Pemkab Solok Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Pemkab Solok Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Sumbar | Rabu, 23 September 2026 | 12:55 WIB

×