Bank Jago Cetak Laba Bersih Rp 41 Miliar di Kuartal III 2022

Iwan Supriyatna

Selasa, 25 Oktober 2022 | 08:18 WIB
Bank Jago Cetak Laba Bersih Rp 41 Miliar di Kuartal III 2022
Integrasi layanan Bank Jago dan GoPay diharapkan bisa mendorong inklusi keuangan. Foto: Ilustrasi logo Bank Jago. [Antara]

Suara.com - PT Bank Jago Tbk mengukir kinerja gemilang pada kuartal III - 2022. Bank dengan kode emiten ARTO ini membukukan laba bersih (net profit after tax/NPAT) Rp41 miliar pada akhir September 2022, alias melonjak 224% dari rugi bersih Rp33 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Pencapaian ini membalikkan pesimisme banyak pihak terkait prospek bisnis bank digital. Di tengah kenaikan suku bunga acuan dan risiko perlambatan ekonomi akibat inflasi tinggi, Bank Jago masih mampu membukukan kenaikan pendapatan bunga double digit, yang menjadi pendorong laba bersih. Lonjakan pendapatan ini tentu sejalan dengan laju pertumbuhan kredit dan kemampuan perusahaan mengelola biaya dana.

Selama kuartal III-2022, Bank Jago membukukan pendapatan bunga (interest income) sebesar Rp379 miliar. Pencapaian ini lebih tinggi dari kuartal I dan II yang masing masing sebesar Rp347 miliar dan Rp358 miliar.

Jika diakumulasi, maka total pendapatan bunga Bank Jago selama sembilan pertama 2022 mencapai Rp1,08 triliun, melonjak 205% dari periode yang sama tahun lalu. Pencapain selama tiga kuartal ini telah melampaui pendapatan bunga sepanjang tahun 2021 senilai Rp652 miliar.

Di saat pendapatan bunga melonjak 205%, Bank Jago berhasil menjaga beban bunga (interest expenses) yang hanya meningkat 166% menjadi Rp101 miliar. Walhasil, pendapatan bunga bersih (net interest income) tercatat naik 210% menjadi Rp984 miliar.

“Kemampuan memperbesar porsi dana murah menempatkan Bank Jago sebagai salah satu bank yang siap menghadapi risiko kenaikan suku bunga acuan. Struktur pendaaan membuat Jago menjadi lebih kompetitif,” kata Andrey Wijaya, Analis RHB Sekuritas.

Pendapatan bunga sejalan dengan kenaikan penyaluran kredit yang tumbuh kencang. Hingga akhir September 2022, Bank Jago membukukan kredit senilai Rp8,16 triliun, melonjak 119% dari periode akhir September 2021 senilai Rp3,73 triliun.

Saking kencangnya, rasio intermediasi yang tercermin pada loan to deposit ratio (LDR) berada di level 112%. Artinya, jumlah kredit yang disalurkan jauh lebih besar dari dana pihak ketiga yang dikumpulkan.

Sebagai catatan, Bank Jago menyalurkan kredit Rp8,16 triliun per akhir kuartal III-2022, sedangkan total dana pihak ketiga mencapai Rp7,28 triliun pada kurun waktu yang sama. Terdiri dari current account saving account (CASA) atau dana murah sebesar Rp5,14 triliun dan term deposit (deposito) atau dana mahal senilai Rp2,14 triliun.

baca juga

Meski jumlah kredit lebih tinggi dari deposito, bukan berarti Bank Jago mengalami pengetatan likuiditas. Bank Jago masih punya celengan dari hasil penerbitan saham baru (rights issue). Maka itu, ekuitas bank ini mencapai Rp8,28 triliun per akhir September 2022.

Kepala Riset Praus Capital Alfred Nainggolan menerangkan semakin tinggi LDR sebuah bank maka akan semakin maksimal pemanfaatan dana yang dimiliki dalam menghasilkan keuntungan/laba. Namun disisi lain akan meningkat resiko ketika dana yang disalurkan tersebut memiliki kualitas pengembalian yang tidak baik dan likuiditas rendah.

“Jadi untuk ARTO dengan LDR 112% akan sangat positif jika rasio NPL rendah dan CAR yang dimiliki masih sangat besar,” katanya

Sementara itu, beban operasional (operating expenses) mencapai Rp722 miliar, meningkat 115%. Beban operasional mencerminkan nilai investasi IT, biaya pegawai termasuk rekrutmen tenaga kerja baru yang relevan dengan aspirasi perusahaan, biaya akuisisi nasabah dan aneka biaya promosi.

Tapi, karena pendapatan bunga bersih mencapai Rp984 miliar, perseroan masih mampu menyisihkan Rp316 miliar sebagai pendapatan operasional bersih (net operating income) alias tumbuh 2.823% dari periode sebelumnya senilai Rp11 miliar.

Catatan negatif Bank Jago pada kuartal ini hanya terletak pada rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) gross sebesar 2,1% dan NPL Net 1%. Angka NPL ini sudah lebih rendah dari kuartal sebelumnya. Namun demikian, meski di bawah rata rata industri, NPL membuat cost of credit melonjak 541% menjadi Rp268 miliar.

Andai lonjakan cost of credit tidak sebesar itu, mungkin net operating income yang dapat dikonversi menjadi laba bersih bukan lagi Rp41 miliar, tapi jauh lebih besar dari itu. Di luar catatan NPL, Bank Jago tumbuh sangat sehat dan memiliki fundamental yang kuat. Manajemen mampu mengoptimalkan aset produktif secara efisien dan menghasilkan pendapatan yang besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berikut Daftar Saham Emiten Bank Digital yang Anjlok, dan Layak Koleksi

Berikut Daftar Saham Emiten Bank Digital yang Anjlok, dan Layak Koleksi

Serang | Selasa, 18 Oktober 2022 | 18:59 WIB

Cara Setor Tunai di Bank Jago Pakai E-Wallet DANA, Mudah Banget!

Cara Setor Tunai di Bank Jago Pakai E-Wallet DANA, Mudah Banget!

Your Say | Minggu, 02 Oktober 2022 | 17:30 WIB

Cerita Pengguna Aplikasi Bank Jago yang Merasa Diberi Kemudahan Transaksi

Cerita Pengguna Aplikasi Bank Jago yang Merasa Diberi Kemudahan Transaksi

Bisnis | Kamis, 01 September 2022 | 18:30 WIB

Terkini

Menghadapi Infertilitas dan Pentingnya Pendampingan Tepat bagi Pasangan Usia Subur

Menghadapi Infertilitas dan Pentingnya Pendampingan Tepat bagi Pasangan Usia Subur

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:19 WIB

Tok! MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran

Tok! MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran

Foto | Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

×