Andai lonjakan cost of credit tidak sebesar itu, mungkin net operating income yang dapat dikonversi menjadi laba bersih bukan lagi Rp41 miliar, tapi jauh lebih besar dari itu. Di luar catatan NPL, Bank Jago tumbuh sangat sehat dan memiliki fundamental yang kuat. Manajemen mampu mengoptimalkan aset produktif secara efisien dan menghasilkan pendapatan yang besar.