Tingkatkan Pendapatan Masyarakat Miskin, Pengamat Apresiasi Langkah Erick Thohir Dorong Desa Sejahtera Lewat TJSL BUMN

Iwan Supriyatna

Rabu, 26 Oktober 2022 | 14:08 WIB
Tingkatkan Pendapatan Masyarakat Miskin, Pengamat Apresiasi Langkah Erick Thohir Dorong Desa Sejahtera Lewat TJSL BUMN
Menteri BUMN Erick Thohir. ANTARA/HO-Kementerian BUMN.

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sedang menjalakan Program Bakti BUMN yang merupakan bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN.

Salah satu contoh Bakti BUMN ialah program Desa Sejahtera yang dirancang dengan dua tujuan utama yaitu tercapainya kehidupan layak dan peningkatan pendapatan masyarakat miskin.

Pengamat Kebijakan Publik Adnan Nasution mengapresiasi program Bakti BUMN yang saat ini sedang berjalan. Hal itu jadi bagian dari langkah Erick Thohir dalam memaksimalkan potensi dan program-program kerja yang dilakukan oleh BUMN.

“Kalau kami dari kebijakan publik melihat program yang ditawarkan BUMN, boleh jadi niatannya adalah untuk memaksimalkan potensi-potensi dan program kerja yang dilakukan oleh atau yang telah dibuat oleh BUMN yang digawangi oleh Erick Thohir,” kata Nasution.

Dikatakan Adnan Nasution, sebelumnya program ini sudah berjalan namun jumlah desa masih terbatas, yakni terfokus di Jawa Barat. Kemudian Erick Thohir kembali memperluas program Bakti BUMN ke wilayah-wilayah lain untuk menyejahterakan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat miskin.

“Program yang ditawarkan itu sebenarnya dalam rangka mensejahterakan rakyat di 10 kecamatan di Jawa Barat. Pada dasarnya adalah untuk mensejahterakan masyarakat, terutama yang miskin ekstrem,” ujarnya.

Dijelaskan akademisi dari Universitas Hasanuddin Makassar (Unhas) itu mendorong Kementerian BUMN melakukan pelatihan kepada para pelaku usaha kecil di desa, dari cara memulai usaha, mengelola keuangan dan memetakan potensi daerah yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Yang mereka (Kementerian BUMN) perlu lakukan sebenarnya, yang diminta masyarakat di beberapa daerah terkait UMKM, yang pertama mereka butuhkan adalah pelatihan bagaimana memulai usaha, bagaimana mengelola keuangannya dan bagaimana memetakan potensi-potensi daerah,” jelasnya.

“Kalau BUMN masuk pada tiga permasalahan ini, saya pikir akan bisa berjalan secara efektif dan efisien programnya itu,” tambahnya.

baca juga

Adnan Nasution mengakui, Pemerintah pusat lewat Kementerian BUMN sudah melebarkan sayapnya hingga pada tingkat desa dengan memanfaatkan potensi desa, baik wisata hingga UMKM. Namun, potensi UMKM di desa-desa ini belum berjalan maksimal seperti yang diinginkan pemerintah.

“Di beberapa desa sudah ada beberapa Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). BUMDes itu sepenuhnya dikelola setiap Desa. Khusus di Sulawesi Selatan, dari beberapa yang sudah kami beri pendampingan. Ada sekitar 50-70 persen Bumdesnya belum berjalan,” ucapnya.

“Ini sebenarnya bagus, untuk memberikan tambahan. Itu bisa saja tercapai secara efektif,” tutupnya.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir Program Bakti BUMN yang merupakan bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN memiliki peran penting dalam mendorong percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem bagi masyarakat Indonesia melalui kolaborasi beberapa BUMN.

"Salah satu contoh Bakti BUMN ialah program Desa Sejahtera yang dirancang dengan dua tujuan utama yaitu tercapainya kehidupan layak dan peningkatan pendapatan masyarakat miskin," ujar Erick

Untuk tahap awal, ucap Erick, program ini dilaksanakan di 10 Kecamatan yang ada di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat (Jabar). Ia menyampaikan program yang melibatkan 17 BUMN ini berlangsung selama enam bulan sejak Oktober 2022.

"Untuk dapat mencapat tujuan ini, BUMN akan melaksanakan lima sub program Desa Sejahtera BUMN, berupa Posyandu Sejahtera, Bersih Sejahtera, Terang Sejahtera, Pintar Sejahtera dan UMK Sejahtera," lanjut Erick.

Mantan bos Inter Milan itu mengatakan dalam kegiatan sub program Posyandu Sejahtera, BUMN melakukan melalui pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian bantuan obat-obatan dan vitamin gratis, pemberian makanan tambahan (PMT) dan juga pelayanan kesehatan menggunakan ambulance keliling gratis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Berpeluang Diusung Jadi Cawapres oleh KIB, Ini Analisis Pengamat

Erick Thohir Berpeluang Diusung Jadi Cawapres oleh KIB, Ini Analisis Pengamat

News | Rabu, 26 Oktober 2022 | 11:54 WIB

Erick Thohir Tegaskan Eks Koruptor dan Pejabat Bermasalah Tidak Bisa Jadi Direksi BUMN

Erick Thohir Tegaskan Eks Koruptor dan Pejabat Bermasalah Tidak Bisa Jadi Direksi BUMN

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2022 | 11:33 WIB

Senasib dengan Luhut, Erick Thohir Insekyur Tak Bisa Jadi Presiden karena Bukan Orang Jawa

Senasib dengan Luhut, Erick Thohir Insekyur Tak Bisa Jadi Presiden karena Bukan Orang Jawa

News | Rabu, 26 Oktober 2022 | 09:32 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×