Harga Minyak Dunia Anjlok 2 Persen Gara-gara China Pertahankan Kebijakan Nol-Covid

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 04 November 2022 | 07:42 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok 2 Persen Gara-gara China Pertahankan Kebijakan Nol-Covid
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia anjlok sekitar 2 persen pada perdagangan hari Kamis, karena China mempertahankan kebijakan nol-Covid, selain itu kenaikan suku bunga AS mendorong kekhawatiran resesi global yang akan menghambat permintaan bahan bakar.

Mengutip CNBC, Jumat (4/11/2022) harga minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melorot USD1,49, atau 1,5 persen menjadi USD94,67 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), anjlok USD1,83, atau 2,0 persen menjadi menetap di posisi USD88,17 per barel.

Kedua tolok ukur itu melonjak lebih dari USD1 pada Rabu, dibantu penurunan dalam persediaan minyak Amerika, bahkan ketika Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin.

Dolar lebih tinggi pada Kamis, dengan Powell menunjukkan bahwa suku bunga Amerika kemungkinan akan mencapai puncak di atas ekspektasi investor saat ini.

Dolar yang kuat mengurangi permintaan minyak dengan membuatnya lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

"Minyak berjuang melawan prospek ekonomi global yang melemah dan dolar yang melonjak. Tampaknya pendorong bearish ini tidak akan mereda dalam waktu dekat," kata Edward Moya, analis OANDA.

Jumlah warga Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran secara tak terduga turun minggu lalu, menunjukkan pasar tenaga kerja tetap kuat meski permintaan domestik melambat di tengah kenaikan suku bunga Fed yang besar dan kuat guna menjinakkan inflasi.

Amerika Serikat bukan satu-satunya negara yang menerapkan pengetatan kebijakan.

baca juga

Bank of England menaikkan suku bunga paling banyak sejak 1989 tetapi juga memperingatkan Inggris menghadapi resesi yang panjang.

"Meningkatnya kecemasan tentang perlambatan pertumbuhan pasti akan berdampak pada permintaan minyak global dan revisi penurunan lainnya dalam rangkaian perkiraan berikutnya bukanlah ide yang dibuat-buat," kata analis PVM Oil, Tamas Varga.

Sementara itu, kasus Covid-19 mencapai level tertinggi dalam dua setengah bulan setelah otoritas kesehatan terjebak oleh kebijakan penahanan yang ketat, meredam harapan investor untuk pelonggaran pembatasan yang menghantam ekonomi terbesar kedua di dunia itu.

Selain itu, konsumsi gas alam China mungkin mencatat penurunan pertama pada 2022 dalam dua dekade di tengah kesulitan ekonomi, dengan permintaan musim dingin ini akan meningkat lebih rendah ketimbang tahun-tahun sebelumnya, kata pejabat energi.

Penyusun kebijakan China berjanji, Rabu, bahwa pertumbuhan masih menjadi prioritas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

The Fed Kerek Suku Bunga, Harga Minyak Dunia Justru Melesat

The Fed Kerek Suku Bunga, Harga Minyak Dunia Justru Melesat

Bisnis | Kamis, 03 November 2022 | 07:49 WIB

China Berencana Buka Lockdown Covid-19, Harga Minyak Dunia Melesat

China Berencana Buka Lockdown Covid-19, Harga Minyak Dunia Melesat

Bisnis | Rabu, 02 November 2022 | 08:03 WIB

Harga Minyak Dunia Merosot, Tertekan Produksi AS yang Naik Serta Covid-19 di China

Harga Minyak Dunia Merosot, Tertekan Produksi AS yang Naik Serta Covid-19 di China

Bisnis | Selasa, 01 November 2022 | 08:55 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×