China Berencana Buka Lockdown Covid-19, Harga Minyak Dunia Melesat

Rabu, 02 November 2022 | 08:03 WIB
China Berencana Buka Lockdown Covid-19, Harga Minyak Dunia Melesat
Peta dan Bendera China (Unsplash.com/MarkRubens)

Suara.com - Harga minyak dunia naik pada perdagangan hari Selasa, menutupi kerugian dari sesi sebelumnya karena China dikabarkan akan kembali membuka pembatasan ketat atau lockdown dari Covid-19.

Mengutip CNBC, Rabu (2/11/2022) minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak pengiriman Januari, patokan internasional, ditutup melesat USD1,84, atau 2 persen, menjadi USD94,65 per barel. Kontrak Desember yang berakhir Senin bertengger di posisi USD94,83 per barel, merosot 1 persen.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), melambung USD1,84, atau 2,1 persen menjadi USD88,37 per barel setelah jatuh 1,6 persen di sesi sebelumnya.

Sebelumnya otoritas China dikabarkan bakal membuka pelonggaran pembatasan Covid-19 pada Maret 2023 mendatang yang bertajuk Reopening Committee. Saham Hong Kong dan China melejit karena rumor tersebut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China kemudian mengatakan dia tidak mengetahui situasi tersebut.

"Kita mendapatkan banyak sinyal ke arah itu dan pasar merespons dengan sangat positif," kata Phil Flynn, analis Price Futures Group.

Brent dan WTI mencatat kenaikan bulanan pada Oktober, yang pertama sejak Mei, setelah Organisasi Negara Eksportir Minyak (OPEC) dan sekutunya termasuk Rusia, kelompok yang dikenal sebagai OPEC Plus, memangkas produksi yang ditargetkan sebesar 2 juta barel per hari.

"Pemotongan OPEC Plus dan rekor ekspor minyak Amerika juga mendukung fundamental harga minyak," kata analis CMC Markets, Tina Teng.

Tamas Varga, analis PVM mengatakan pasokan minyak yang berkurang, kemungkinan penghentian program pelepasan minyak dari Strategic Petroleum Reserve (SPR) Amerika dan pertumbuhan kembali permintaan minyak juga dapat mengirim minyak mentah kembali di atas USD100 per barel.

Baca Juga: Produser Eksekutif Strange Tales of Tang Dynasty Konfirmasi Ada Season 2

"Terlambatnya investasi minyak menabur benih bagi krisis energi di masa mendatang, ungkap Sekretaris Jenderal OPEC," Haitham Al Ghais, Selasa.

OPEC menaikkan perkiraannya untuk permintaan minyak dunia dalam jangka menengah dan panjang, Senin, mengatakan diperlukan investasi USD12,1 triliun untuk memenuhi permintaan tersebut.

Sejumlah faktor bullish ini mengimbangi kekhawatiran permintaan yang ditimbulkan oleh pembatasan Covid-19 yang menurunkan aktivitas pabrik China pada Oktober serta memotong impornya dari Jepang dan Korea Selatan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI