Mengenal High Risk High Return Dalam Investasi

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 07 November 2022 | 19:09 WIB
Mengenal High Risk High Return Dalam Investasi
Ilustrasi investasi saham.(Pexels/Anna Nekrashevich)

Suara.com - Dalam dunia investasi, dikenal istilah high risk high return, yang artinya semakin tinggi risiko, maka semakin besar keuntungan yang akan didapat. Tapi, benarkah selalu demikian?

Mengutip laman Stockbit, istilah high risk high return adalah sebuah teori yang terkait dengan penanaman investasi dalam bentuk instrumen tertentu, seperti saham, forex, bisnis, properti, atau lainnya yang menjanjikan keuntungan besar namun diikuti risiko tertentu.

Apa saja risikonya? Risiko dalam investasi bisa berbentuk fluktuasi, di mana investasi tersebut bisa loss atau habis sama sekali sebagai risiko dari keuntungan besar yang dijanjikannya.

Lalu pertanyaannya, mengapa high risk dan high return disandingkan padahal mereka memiliki definisi yang bertolak belakang?

Hal ini terjadi di dunia investasi di mana jika kamu melihat sebuah investasi menawarkan keuntungan besar, misal 50%, maka kamu harus berhati-hati dan mencermati risiko yang melingkupi investasi tersebut.

Keuntungan investasi sendiri biasanya berada pada tingkat suku bunga (BI rates) sebagai acuan investasi yang aman. Jika jumlahnya berlipat-lipat dari tingkat suku bunga deposito, maka sudah sewajarnya untuk berhati-hati terhadap investasi tersebut.

Jadi, dilihat dari definisi di atas, sangat mungkin kita mendapat imbal besar saat berinvestasi, namun kehati-hatian untuk mengelola modal investasi tetap menjadi prioritas. Terutama menyikapi prinsip high risk high return.

Berikut tiga hal yang harus kamu perhatikan ketika akan memulai investasi berisiko tinggi:

1. Jangan Tergoda Dengan Keuntungan Besar Di Depan Mata

Dengan menerapkan prinsip kehati-hatian, ketika mendapat penawaran keuntungan besar, pastikan kamu tetap melakukan prinsip check and recheck sebelum berinvestasi.

Analisa fundamental, analisa teknikal, kondisi pasar dan fluktuasi harga tetap menjadi acuanmu dalam membeli saham sebuah emiten. Karena keuntungan besar akan diikuti dengan resiko besar baik yang terlihat maupun yang tidak.

2. Menghemat Modal

Jangan jor-joran mengeluarkan modal untuk satu jenis investasi. Kamu harus mengelola modal investasi agar bisa bertumbuh dengan mendapatkan keuntungan dan terhindar dari gerusan fluktuasi harga. Dengan memahami ini, kamu akan berhati-hati terhadap penawaran keuntungan tinggi dari kemungkinan loss akibat resiko dari return yang di luar kewajaran.

3. Jadikan Warning atau Rem

Jika kamu seorang investor pemula, warning akan high risk high return akan memberikanmu semacam rem untuk tidak begitu saja percaya pada penawaran keuntungan yang luar biasa dari sebuah investasi. Dengan demikian, kamu akan menggunakan pengetahuan sahammu untuk menilai harga dan profit yang wajar dari sebuah investasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Masa Depan Cerah? Ini 6 Pilihan Investasi Jangka Panjang yang Cocok Buatmu

Mau Masa Depan Cerah? Ini 6 Pilihan Investasi Jangka Panjang yang Cocok Buatmu

Bisnis | Senin, 07 November 2022 | 18:10 WIB

Tips Investasi Jangka Panjang Agar Dapat Untung Berlipat

Tips Investasi Jangka Panjang Agar Dapat Untung Berlipat

Bisnis | Senin, 07 November 2022 | 17:57 WIB

5 Alasan Orang Indonesia Mudah Tertipu Investasi Bodong

5 Alasan Orang Indonesia Mudah Tertipu Investasi Bodong

Bisnis | Senin, 07 November 2022 | 13:21 WIB

Terkini

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:27 WIB

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:20 WIB

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18 WIB

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:16 WIB

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:55 WIB

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:48 WIB

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:38 WIB

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:37 WIB

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:31 WIB

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:28 WIB