Kisah Sukses Chandra Putra Negara, Naik Kelas dari Pedagang Menjadi Pengusaha

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 15 November 2022 | 18:44 WIB
Kisah Sukses Chandra Putra Negara, Naik Kelas dari Pedagang Menjadi Pengusaha
Chandra Putra Negara bagikan kiat menjadi pengusaha sukses. (Dok. Lazada)

Suara.com - Buat kamu yang tengah menjalani bisnis sendiri, tentu berharap bisnis yang kamu geluti akan berkembang dan menjadikanmu sebagai pengusaha sukses.

Namun, menjadi seorang pengusaha tentu harus siap menghadapi berbagai tantangan dan juga proses yang panjang. Selain menginvestasikan waktunya untuk memikirkan bagaimana bisnis yang dimiliki dapat terus berkembang, kamu juga harus berkomitmen, memiliki strategi, serta pola pikir yang tangguh sebagai bekal utama agar bisa naik kelas menjadi pengusaha sukses.

Itulah yang disampaikan oleh Chandra Putra Negara, seorang pengusaha, motivator bisnis, sekaligus pemilik akun YouTube “Success Before 30” asal Surabaya, saat acara Lazada Seller Conference: Level Up 2022 beberapa waktu lalu.

Di hadapan puluhan ribu penjual yang hadir secara offline dan online, Chandra menjelaskan bahwa pandemi mendorong pengusaha untuk menjadi lebih kreatif.

Menurutnya, pandemi sewajarnya dijadikan kesempatan untuk mengembangkan bisnis asalkan pengusaha mampu untuk membentuk sistem yang efektif.

“Seorang pengusaha dapat terus menghasilkan uang bila sanggup menemukan solusi dalam menghadapi tantangan dan membentuk sistem guna meningkatkan omzet. Sistem lah yang akhirnya membantu uang mengalir dengan sendirinya. Mindset ini yang harus Anda tanamkan jika ingin menjadi pengusaha,” tutur Chandra.

Penasaran mau tahu lebih detail mengenai cara membangun mental dan mindset pengusaha sukses? Simak tips dari Chandra Putra Negara berikut ini!

1. Belajar dari kesalahan dan terus berusaha menjadi lebih baik

Melakukan kesalahan merupakan hal yang wajar dalam proses membangun sebuah usaha. Akan tetapi, jadikanlah sebagai pembelajaran agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Misal, jika kamu terlambat membalas pesan pelanggan, hindari mengulangi kesalahan dengan segera membalas pesan dari pelanggan. Karena jika kamu terus membuat pelanggan menunggu, ini bisa menjadi faktor pelanggan beralih ke toko lain.

2. Bentuk tim yang efektif dan bangun koneksi

Memulai dan menjalankan sebuah usaha akan terasa sulit jika dijalankan sendiri, sehingga diperlukan bantuan dan kerja sama tim. Seorang pengusaha harus bisa memberikan arahan dan membentuk sistem kerja yang efektif dan efisien bagi tim agar bisa memberikan layanan yang terbaik untuk pelanggan.

Selain itu, penting untuk memperluas koneksi dan berkolaborasi untuk pengembangan bisnis. Menurut Chandra, rezeki bisa datang dari mana saja, termasuk dari teman atau lingkungan di sekitar.

3. Optimalkan layanan dan penjualan

Dengan adanya kerja sama tim, langkah selanjutnya adalah mengoptimalkan layanan dan penjualan toko, mulai dari sistem respons pesan pelanggan, proses menyiapkan pesanan, pembuatan katalog produk yang menarik, hingga ke pemilihan ekspedisi yang tepat. Ketika kamu sudah meningkatkan layanan toko, pelanggan akan menjadi lebih loyal kepada tokomu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penasaran Profil Dito Mahendra, Kekasih Nindy Ayunda yang kirim Nikita Mirzani ke Penjara

Penasaran Profil Dito Mahendra, Kekasih Nindy Ayunda yang kirim Nikita Mirzani ke Penjara

| Selasa, 15 November 2022 | 17:27 WIB

Viral Pengusaha Siap Bayar Cash Lima Mobil Esemka Terbaru: Kalau Iya Ada Barangnya

Viral Pengusaha Siap Bayar Cash Lima Mobil Esemka Terbaru: Kalau Iya Ada Barangnya

Bisnis | Senin, 14 November 2022 | 14:57 WIB

10 Tahun Hidup di Khayalan, Pengusaha Mini Gold Ini Siap Beli 5 Unit Mobil Esemka

10 Tahun Hidup di Khayalan, Pengusaha Mini Gold Ini Siap Beli 5 Unit Mobil Esemka

News | Senin, 14 November 2022 | 15:04 WIB

Terkini

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:27 WIB

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:20 WIB

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18 WIB

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:16 WIB

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:55 WIB

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:48 WIB

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:38 WIB

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:37 WIB

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:31 WIB

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:28 WIB