Ganjar Relokasi Rumah Warga Terdampak Longsor di Kebumen

Iwan Supriyatna

Rabu, 16 November 2022 | 14:27 WIB
Ganjar Relokasi Rumah Warga Terdampak Longsor di Kebumen
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mendatangi salah satu lokasi longsor yang berada di Desa Karangduwur.

Suara.com - Hujan lebat yang terjadi di Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen pada Kamis (3/11) dan Sabtu (5/11), mengakibatkan bencana tanah longsor di 4 desa, yakni Desa Argopeni, Desa Karangduwur, Desa Srati dan Desa Argosari.

Longsor juga menyebabkan dua korban meninggal dunia di Desa Argopeni dan 455 kepala keluarga di 4 desa terpaksa mengungsi. Selain itu 33 jalan desa juga terputus dan tertimbun material tanah longsor.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mendatangi salah satu lokasi longsor yang berada di Desa Karangduwur. Ganjar meninjau bekas-bekas longsoran dan menyebutkan masih banyak warga yang tinggal di daerah rawan bencana longsor.

"Memang banyak tempat-tempat yang berada di area rawan yang berpotensi longsor tinggi. Kita memang harus mengedukasi masyarakat karena ini sudah pemberian, mereka berada di posisi yang tidak mudah," kata Ganjar di lokasi longsor.

Saat hari kejadian tanah longsor, Ganjar telah menginstruksikan jajarannya untuk mengirimkan alat berat ekskavator sebanyak 3 unit untuk melakukan pengerukan material tanah longsor dan pohon yang tumbang di ruas jalan desa.

Sementara dalam tinjauannya pada Selasa sore, Ganjar meminta warga yang masih bertahan di sekitar daerah bekas longsor untuk segera dievakuasi. Namun Pak Pon dan istrinya, pasangan suami istri (pasutri) yang rumah dan harta bendanya lenyap akibat longsor, nekat ingin membangun rumah lagi di dekat rumah sebelumnya.

Ganjar pun menemui Pak Pon dan istrinya kemudian membujuk mereka untuk pindah dan mendirikan rumah di tempat yang lebih aman. Setelah dibujuk Ganjar, mereka pun luluh dan akhirnya memutuskan mendirikan rumah di tempat lain.

"Satu rumah ini hilang tertutup milik Pak Pon. Kalau kita lihat tempatnya seperti ini dan buat rumah di bawah sini lagi, kalau longsor ya bahaya. Alhamdulillah kita ajak bicara tadi kita rayu, mereka membuat rumah di tempat yang lebih aman. Kita membantu, ada dari Sedulur Kebumen dan kita ingin bangun baru, dari desa dan kabupaten juga bantu," ucap Ganjar.

Lebih lanjut, Ganjar menyampaikan kepada warga lainnya yang masih bertahan di daerah rawan longsor untuk pindah ke tempat yang lenih aman.

baca juga

"Ini sekaligus edukasi ke masyarakat bahwa mereka yang ada di area rawan mesti punya kesadaran, minimal mengantisipasi agar selamat kalau ada bencana," ujar Ganjar.

Sementara sebagai upaya penanganan, Ganjar menyebutkan akan segera mengirimkan bantuan sistem peringatan dini (early warning system) ke Kecamatan Ayah, seperti yang telah dilakukan di daerah lainnya.

Hal tersebut agar warga lebih waspada dan mampu mendeteksi bencana sejak dini untuk meminimalisir jatuhnya korban jiwa.

"Di beberapa tempat rawan bencana kemarin kita sudah pasang early warning system dan kemarin sudah berfungsi dan ada sirinenya jadi alhamdulillah itu sangat membantu antisipasi," sebut Ganjar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan Daerah, Ganjar Kenalkan Olahan Tepung Mocaf dari Singkong

Perkuat Ketahanan Pangan Daerah, Ganjar Kenalkan Olahan Tepung Mocaf dari Singkong

Bisnis | Rabu, 16 November 2022 | 09:18 WIB

Jaga Ketahanan Pangan dan Penghijauan, Mak Ganjar Bagikan Ratusan Pohon Cabai di Cilincing

Jaga Ketahanan Pangan dan Penghijauan, Mak Ganjar Bagikan Ratusan Pohon Cabai di Cilincing

Bisnis | Rabu, 16 November 2022 | 09:10 WIB

Kesatuan Serikat Pekerja Nasional Jateng Ramai-ramai Beri Dukungan untuk Ganjar Pranowo

Kesatuan Serikat Pekerja Nasional Jateng Ramai-ramai Beri Dukungan untuk Ganjar Pranowo

Bisnis | Rabu, 16 November 2022 | 09:04 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×