5 Waktu yang Tepat untuk Mengajukan KPR Agar Keuangan Tetap Stabil

M Nurhadi Suara.Com
Kamis, 17 November 2022 | 16:58 WIB
5 Waktu yang Tepat untuk Mengajukan KPR Agar Keuangan Tetap Stabil
Dokumentasi. Foto udara perumahan di kawasan Majalaya, Karawang, Jawa Barat, Rabu (9/2/2022). ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/wsj. (ANTARA FOTO/Muhamad Ibnu Chazar)

Suara.com - Bagi kalangan pekerja, membeli rumah mungkin sudah masuk dalam salah satu wishlist. Namun, banyak dari kita bingung menentukan waktu yang tepat untuk mengajukan KPR atau kredit pemilikan rumah. Banyak pertimbangan biasanya bakal membuat makin ragu-ragu seperti waktu cicilan yang panjang, kebutuhan hidup mencekik, hingga suku bunga bank yang bikin kita mikir dua kali untuk mengajukan KPR. 

Untuk itu, sekadar nekat tak bisa dijadikan landasan untuk membeli rumah. Beberapa hal berikut bisa dipertimbangkan untuk mengukur kesiapan mengajukan KPR ke bank. 

1. Sudah Mengumpulkan Uang untuk Membayar DP

Down Payment atau uang muka pembelian KPR akan menentukan lama mencicil atau besaran cicilan setiap bulan. Anggaplah jika kamu akan membeli rumah dengan harga Rp600 juta. Maka dengan DP yang lebih besar, bebean cicilan atau waktu untuk mencicil biasanya akan menjadi semakin pendek. Untuk itu, siapkan DP sebanyak mungkin selagi kamu mampu. DP biasanya berkisar sepuluh persen atau bahkan lebih. 

2. Tidak Punya Utang

Membayar cicilan rumah membutuhkan komitmen yang sangat tinggi. Apalagi jika KPR yang diambil memakan waktu 10 – 20 tahun. Pastikan kamu memiliki uang yang cukup untuk membayar cicilan. Salah satunya dengan tidak memiliki utang konsumtif, utang untuk gaya hidup, apalagi berbelanja dengan menggunakan sistem paylater. 

3. Alokasikan 30 Persen dari Gaji untuk Cicilan

Nominal ideal untuk membayar cicilan adalah 30 persen dari gaji. Pendapatan ini pula yang akan ditanyakan pihak bank jika kamu mengajukan KPR. Selain memenuhi kriteria dari bank, usahakan hanya 30 persen dari gaji yang kamu alokasikan untuk cicilan. Jika uangmu belum cukup kamu bisa mengusahakan penghasilan tambahan lewat side hustle. 

4. Menemukan Lokasi Rumah yang Strategis 

Baca Juga: Jessica Iskandar Pakai Duit Cicilan Rumah Buat Investasi dan Bisnis, Boleh Gak Sih Begitu?

Membeli rumah sama seperti menemukan jodoh. Ukuran strategisnys sebuah rumah juga sangat subjektif tergantung kebutuhan masing-masing individu. Ada yang memilih rumah dengan harga cukup tinggi namun dekat dengan tempat kerja atau pusat pendidikan anak. Ada pula yang rela membeli rumah di pinggiran asalkan mendapatkan tanah yang luas dengan harga terjangkau. 

5. Punya Perencanaan Keuangan Matang

Perencanaan keuangan tidak bisa lagi dianggap main-main jika kamu memutuskan membeli rumah. Kamu harus benar-benar mengatur budget untuk setiap keperluan dan tidak bisa lagi membeli barang secara impulsif. Namun, upaya ini sebenarnya juga sebanding dengan aset yang bisa didapatkan. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI