Alasan Klinik Pintar Ekspansi ke Spesialis: Kebutuhan Dokter di Indonesia di Bawah Standar WHO

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 25 November 2022 | 05:23 WIB
Alasan Klinik Pintar Ekspansi ke Spesialis: Kebutuhan Dokter di Indonesia di Bawah Standar WHO
Ilustrasi dokter. (Shuttterstock)

Suara.com - Salah satu tantangan pemerintah Indonesia di sektor kesehatan adalah pemerataan jumlah dokter agar sesuai dengan rasio jumlah penduduk. Saat ini, Indonesia menempati peringkat ketiga terendah di negara wilayah ASEAN dalam hal golden line ratio jumlah dokter, termasuk dokter umum, spesialis dan sub-spesialis.

Saat ini, Indonesia hanya memiliki sekitar 140 ribu dokter aktif. Angka tersebut masih jauh dari persentase jumlah dokter sesuai standar World Health Organization (WHO), yakni sebesar 270 ribu dokter aktif.

Perusahaan pengembang aplikasi klinik digital Klinik Pintar menilai pemenuhan standar rasio dokter di Indonesia terkendala setidaknya dua hal utama.

“Pertama, target pemenuhan dari 10 tahun molor sampai 12 tahun karena hampir 20 persen dokter bekerja di bidang manajerial di fasyankes masing-masing. Kedua, lulusan dokter umum dan spesialis notabene terkonsentrasi kota-kota tertentu yang akhirnya membuat upaya distribusi ke daerah terhambat,” tutur Chief of Medical Klinik Pintar dr. Eko S. Nugroho, MPH.

Tantangan kesehatan lainnya yang saat ini masih terjadi di Indonesia adalah keterbatasan akses dokter spesialis di primary care. Data dari Kementerian Kesehatan, per 1 April 2022 jumlah dokter umum dan dokter spesialis di rumah sakit seluruh Indonesia sebanyak 122.023 orang dan kekurangan sebesar 8.182 orang dokter.

Sementara itu berdasarkan data Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) per 1 November 2022 terdapat total 48.784 dokter spesialis di Indonesia dimana hanya 44.753 yang saat ini memiliki STR aktif.

Di sisi lain, fasilitas Kesehatan Spesialistik dalam bentuk Klinik Utama masih menangani kondisi medis pasien dengan fasilitas yang terbatas. Hal ini membuat pasien-pasien dengan kondisi medis tertentu yang sebenarnya bisa ditangani sampai tuntas di klinik tersebut harus dirujuk ke rumah sakit karena fasilitas yang kurang memadai.

Kondisi di atas mendorong Klinik Pintar untuk terus mencari solusi agar Klinik Utama bisa menjadi center of excellence yang mampu menangani kondisi medis pasien secara tuntas dan menyeluruh.

Salah satunya melalui kerja sama Clinic Management dengan Klinik Armedika di Kelapa Gading yang merupakan klinik spesialisasi anak dengan gangguan pertumbuhan tidak ideal sesuai usia, gangguan bicara, gangguan pergerakan, konsultasi anak umum, dan vaksinasi.

Ditemui saat soft launching Klinik Armedika by Klinik Pintar, dr. Arroyan Wardhana, SpTHT-KL selaku Pemilik Klinik Armedika mengatakan bahwa kehadiran Klinik Armedika by Klinik Pintar ini merupakan salah satu contoh implementasi kerja sama Clinic Management melalui peningkatan fasilitas Kesehatan Spesialistik yang lengkap dan menyeluruh di bidang tumbuh kembang anak, mulai dari konsultasi dokter spesialis anak hingga terapi okupasi dan terapi wicara.

“Klinik Armedika sangat terbantu dengan adanya kerja sama dengan Klinik Pintar karena kami tidak hanya didukung dari sisi digitalisasi klinik, namun juga transformasi infrastruktur klinik hingga kerja sama pengembangan dan pengelolaan klinik. Jadi, pasien yang datang ke klinik tidak hanya bisa berkonsultasi dengan dokter, tetapi bisa langsung mendapatkan perawatan lanjutan spesialistik dengan nyaman. Harapannya, ke depan Klinik Armedika dapat terus membantu optimalisasi perkembangan anak di sekitar Kelapa Gading pada khususnya dan Jakarta Utara pada umumnya,” tambah dr. Arroyan.

Perwakilan dari Seksi Pelayanan dan Kesehatan Masyarakat Dinkes Jakarta Utara Julyadi, AM.Kep mengapresiasi inisiatif Klinik Pintar dalam memperlebar akses masyarakat kepada klinik-klinik spesialis.

“Apa yang dilakukan Klinik Pintar bisa dibilang manifestasi atas promosi transformasi digital kesehatan di Indonesia oleh pihak swasta. Saat ini, terdapat 125 klinik pratama di Jakarta Utara, masih kurang dari jumlah ideal klinik pratama yang dianjurkan di daerah ini, yaitu 147 klinik. Di antaranya, lebih sedikit lagi klinik spesialis yang mengadopsi sistem digital. Harapannya, dengan kemudahan yang ditawarkan sistem Klinik Pintar, akan ada lebih banyak klinik kesehatan yang mulai beralih mengadopsi digitalisasi untuk perkembangan bisnisnya,” tuturnya.

Kerja sama ini ditujukan agar pasien dengan kondisi medis tertentu dapat terlayani di satu klinik sehingga meminimalisir kemungkinan perujukan ke fasilitas kesehatan lain untuk menangani kondisi yang sama. Pasien juga tidak perlu khawatir karena klinik sudah bekerja sama dengan asuransi swasta, sehingga memudahkan pasien untuk menghemat biaya kesehatan.

“Inisiatif ini kami lakukan untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia. Kami fokus meningkatkan akses dokter spesialis di primary care agar kondisi medis yang bisa ditangani sampai tuntas di klinik bisa terjadi, sehingga Rumah Sakit bisa lebih fokus untuk menangani pasien dengan kondisi berat yang memang lebih membutuhkan advance treatment,” kata dr. Eko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemulihan Gempa Cianjur, Tim Medis Pertamedika IHC Layani Keluhan Kesehatan Warga

Pemulihan Gempa Cianjur, Tim Medis Pertamedika IHC Layani Keluhan Kesehatan Warga

Bisnis | Kamis, 24 November 2022 | 12:48 WIB

Update Tarif BPJS Kesehatan Terbaru November 2022, Ada Kenaikan?

Update Tarif BPJS Kesehatan Terbaru November 2022, Ada Kenaikan?

News | Rabu, 23 November 2022 | 20:26 WIB

Pemulihan Gempa Cianjur, Pertamedika IHC Kirim Tim Medis dan Sarana Kesehatan

Pemulihan Gempa Cianjur, Pertamedika IHC Kirim Tim Medis dan Sarana Kesehatan

Bisnis | Rabu, 23 November 2022 | 17:42 WIB

Terkini

Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026

Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:28 WIB

Legislator: Negara Rogoh Kocek Rp 6,7 T Setiap Kenaikan Harga Minyak 1 Dolar AS

Legislator: Negara Rogoh Kocek Rp 6,7 T Setiap Kenaikan Harga Minyak 1 Dolar AS

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:59 WIB

Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid

Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:30 WIB

Aktivasi Coretax Meningkat, DJP Ingatkan Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan

Aktivasi Coretax Meningkat, DJP Ingatkan Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:07 WIB

Harga Pangan Nasional 25 Maret 2026: Cabai hingga Daging Sapi Masih Mahal

Harga Pangan Nasional 25 Maret 2026: Cabai hingga Daging Sapi Masih Mahal

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:01 WIB

Rupiah Konsisten Melemah usai Liburan Panjang ke Level Rp16.919 per Dolar AS

Rupiah Konsisten Melemah usai Liburan Panjang ke Level Rp16.919 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:51 WIB

Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:32 WIB

Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100

Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:16 WIB

Daftar Saham Lepas Gembok BEI, Bisa Diperdagangkan IHSG Hari Ini

Daftar Saham Lepas Gembok BEI, Bisa Diperdagangkan IHSG Hari Ini

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 08:52 WIB

Penghapusan KBMI 1 Masih Bertahap, OJK Pastikam Tidak Ada Unsur Paksa

Penghapusan KBMI 1 Masih Bertahap, OJK Pastikam Tidak Ada Unsur Paksa

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 08:10 WIB