Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Gara-gara Kendaraan Listrik, Jeep Mau PHK Sampai Tutup Pabrik

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 12 Desember 2022 | 10:06 WIB
Gara-gara Kendaraan Listrik, Jeep Mau PHK Sampai Tutup Pabrik
Logo Jeep. [Shutterstock]

Suara.com - Produsen mobil terbesar keempat di dunia Stellantis NV, dikabarkan akan menutup pabriknya di Illinois pada bulan Februari 2023 yang mengakibatkan PHK untuk 1.350 karyawan.

Dalam pernyataan yang dilaporkan, perusahaan beralasan PHK ini terjadi karena kenaikan biaya produksi di pasar kendaraan listrik.

“Industri kami telah terpengaruh oleh banyak faktor seperti pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung dan kekurangan microchip global, tetapi tantangan yang paling berdampak adalah meningkatnya biaya terkait elektrifikasi pasar otomotif,” kata Stellantis dalam sebuah pernyataan dikutip CNN, Senin (12/12/2022).

Perusahaan mengatakan sedang mengambil langkah menstabilkan produksi dan meningkatkan efisiensi di fasilitas Amerika Utara.

Pembuat mobil Eropa itu mengatakan akan menganggurkan pabrik perakitan di Belvidere, Illinois pada 23 Februari dan mengatakan PHK diperkirakan akan melebihi enam bulan.

Stellantis, perusahaan induk Chrysler, Dodge dan Jeep, mengatakan akan melakukan segala upaya untuk menempatkan karyawan yang diberhentikan pada posisi terbuka dan sedang mencari peluang lain untuk menggunakan kembali pabrik Belvidere.

Sementara itu pekerja otomotif internasional United Auto Workers International Union mengatakan di Facebook bahwa mereka sangat marah dengan keputusan tersebut. Presiden grup Ray Curry mengatakan tidak dapat diterima.

Pabrik Illinois membuat kendaraan Jeep Cherokee dan akan terus memproduksi kendaraan sampai pabrik tutup, tetapi perusahaan tidak berkomentar tentang masa depan merek dan model tersebut.

“Ini adalah kendaraan penting dalam barisan, dan kami tetap berkomitmen jangka panjang untuk segmen SUV ukuran menengah ini,” Jodi Tinson, juru bicara Stellantis, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

baca juga

Usaha patungan Stellantis di China sedang mengajukan kebangkrutan

Pada bulan Oktober, perusahaan tersebut mengatakan usaha patungannya yang memproduksi kendaraan Jeep di China sedang mengajukan kebangkrutan .

Juli lalu, Stellantis membuat komitmen USD35,5 miliar untuk kendaraan listrik pada akhir tahun 2025 untuk memperluas portofolionya.

"Perusahaan merencanakan 70 persen dari penjualannya di Eropa dan 40 persen dari penjualannya di AS untuk sepenuhnya menjadi kendaraan listrik atau hibrida plug-in dalam waktu empat tahun," kata CEO Carlos Tavares. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukannya Bantu Orang Cari Kerja, Situs Loker Glints Justru PHK Ratusan Karyawannya

Bukannya Bantu Orang Cari Kerja, Situs Loker Glints Justru PHK Ratusan Karyawannya

Bisnis | Jum'at, 09 Desember 2022 | 09:04 WIB

Terbaru Glints, Daftar 15 Startup di Indonesia yang Lakukan PHK

Terbaru Glints, Daftar 15 Startup di Indonesia yang Lakukan PHK

Bisnis | Jum'at, 09 Desember 2022 | 11:06 WIB

Kader PKS Kritik Subsidi Kendaraan Listrik dari Pemerintah: Mending Buat Mobil Esemka!

Kader PKS Kritik Subsidi Kendaraan Listrik dari Pemerintah: Mending Buat Mobil Esemka!

Bisnis | Kamis, 08 Desember 2022 | 13:02 WIB

Terkini

Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%

Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:59 WIB

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:05 WIB

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:58 WIB

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:53 WIB

Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN

Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:47 WIB

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22 WIB

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:16 WIB

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:57 WIB

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:53 WIB