Gara-gara Kendaraan Listrik, Jeep Mau PHK Sampai Tutup Pabrik

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 12 Desember 2022 | 10:06 WIB
Gara-gara Kendaraan Listrik, Jeep Mau PHK Sampai Tutup Pabrik
Logo Jeep. [Shutterstock]

Suara.com - Produsen mobil terbesar keempat di dunia Stellantis NV, dikabarkan akan menutup pabriknya di Illinois pada bulan Februari 2023 yang mengakibatkan PHK untuk 1.350 karyawan.

Dalam pernyataan yang dilaporkan, perusahaan beralasan PHK ini terjadi karena kenaikan biaya produksi di pasar kendaraan listrik.

“Industri kami telah terpengaruh oleh banyak faktor seperti pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung dan kekurangan microchip global, tetapi tantangan yang paling berdampak adalah meningkatnya biaya terkait elektrifikasi pasar otomotif,” kata Stellantis dalam sebuah pernyataan dikutip CNN, Senin (12/12/2022).

Perusahaan mengatakan sedang mengambil langkah menstabilkan produksi dan meningkatkan efisiensi di fasilitas Amerika Utara.

Pembuat mobil Eropa itu mengatakan akan menganggurkan pabrik perakitan di Belvidere, Illinois pada 23 Februari dan mengatakan PHK diperkirakan akan melebihi enam bulan.

Stellantis, perusahaan induk Chrysler, Dodge dan Jeep, mengatakan akan melakukan segala upaya untuk menempatkan karyawan yang diberhentikan pada posisi terbuka dan sedang mencari peluang lain untuk menggunakan kembali pabrik Belvidere.

Sementara itu pekerja otomotif internasional United Auto Workers International Union mengatakan di Facebook bahwa mereka sangat marah dengan keputusan tersebut. Presiden grup Ray Curry mengatakan tidak dapat diterima.

Pabrik Illinois membuat kendaraan Jeep Cherokee dan akan terus memproduksi kendaraan sampai pabrik tutup, tetapi perusahaan tidak berkomentar tentang masa depan merek dan model tersebut.

“Ini adalah kendaraan penting dalam barisan, dan kami tetap berkomitmen jangka panjang untuk segmen SUV ukuran menengah ini,” Jodi Tinson, juru bicara Stellantis, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

baca juga

Usaha patungan Stellantis di China sedang mengajukan kebangkrutan

Pada bulan Oktober, perusahaan tersebut mengatakan usaha patungannya yang memproduksi kendaraan Jeep di China sedang mengajukan kebangkrutan .

Juli lalu, Stellantis membuat komitmen USD35,5 miliar untuk kendaraan listrik pada akhir tahun 2025 untuk memperluas portofolionya.

"Perusahaan merencanakan 70 persen dari penjualannya di Eropa dan 40 persen dari penjualannya di AS untuk sepenuhnya menjadi kendaraan listrik atau hibrida plug-in dalam waktu empat tahun," kata CEO Carlos Tavares. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukannya Bantu Orang Cari Kerja, Situs Loker Glints Justru PHK Ratusan Karyawannya

Bukannya Bantu Orang Cari Kerja, Situs Loker Glints Justru PHK Ratusan Karyawannya

Bisnis | Jum'at, 09 Desember 2022 | 09:04 WIB

Terbaru Glints, Daftar 15 Startup di Indonesia yang Lakukan PHK

Terbaru Glints, Daftar 15 Startup di Indonesia yang Lakukan PHK

Bisnis | Jum'at, 09 Desember 2022 | 11:06 WIB

Kader PKS Kritik Subsidi Kendaraan Listrik dari Pemerintah: Mending Buat Mobil Esemka!

Kader PKS Kritik Subsidi Kendaraan Listrik dari Pemerintah: Mending Buat Mobil Esemka!

Bisnis | Kamis, 08 Desember 2022 | 13:02 WIB

Terkini

Produksi Batu Bara Turun, Bahlil Klaim PNBP Justru Meningkat

Produksi Batu Bara Turun, Bahlil Klaim PNBP Justru Meningkat

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 18:51 WIB

Nekat Seberangi Rel, Pejalan Kaki Tertemper KRL di Dekat Stasiun Karet

Nekat Seberangi Rel, Pejalan Kaki Tertemper KRL di Dekat Stasiun Karet

News | Senin, 21 September 2026 | 18:50 WIB

Menkeu Suahasil Tegaskan Pelantikan Pejabat Era Purbaya Tetap Sah

Menkeu Suahasil Tegaskan Pelantikan Pejabat Era Purbaya Tetap Sah

Video | Senin, 21 September 2026 | 18:48 WIB

Dipimpin Dasco, DPR-Pemerintah Sepakati RUU Reforma Agraria Lanjut ke Paripurna

Dipimpin Dasco, DPR-Pemerintah Sepakati RUU Reforma Agraria Lanjut ke Paripurna

News | Senin, 21 September 2026 | 18:46 WIB

Tolak Gelar Pahlawan Soeharto, Korban Tragedi Tanjung Priok 1984 Bersaksi di PTUN

Tolak Gelar Pahlawan Soeharto, Korban Tragedi Tanjung Priok 1984 Bersaksi di PTUN

News | Senin, 21 September 2026 | 18:46 WIB

7 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation Harian

7 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation Harian

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 18:45 WIB

Ketika Estetika Membuat Barang Kehilangan Umur Pakainya

Ketika Estetika Membuat Barang Kehilangan Umur Pakainya

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:42 WIB

Tim Tenis Indonesia Tunduk 0-4 dari Rumania di Ajang Piala Davis 2026

Tim Tenis Indonesia Tunduk 0-4 dari Rumania di Ajang Piala Davis 2026

Video | Senin, 21 September 2026 | 18:40 WIB

Ulasan Your Lie in April: Tentang Belajar Hidup sebelum Semuanya Terlambat

Ulasan Your Lie in April: Tentang Belajar Hidup sebelum Semuanya Terlambat

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:40 WIB

Polda Metro Usut Kasus Mafia Tanah PTSL Bogor: Beda dengan KPK

Polda Metro Usut Kasus Mafia Tanah PTSL Bogor: Beda dengan KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 18:36 WIB

×