Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Gara-gara Kendaraan Listrik, Jeep Mau PHK Sampai Tutup Pabrik

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 12 Desember 2022 | 10:06 WIB
Gara-gara Kendaraan Listrik, Jeep Mau PHK Sampai Tutup Pabrik
Logo Jeep. [Shutterstock]

Suara.com - Produsen mobil terbesar keempat di dunia Stellantis NV, dikabarkan akan menutup pabriknya di Illinois pada bulan Februari 2023 yang mengakibatkan PHK untuk 1.350 karyawan.

Dalam pernyataan yang dilaporkan, perusahaan beralasan PHK ini terjadi karena kenaikan biaya produksi di pasar kendaraan listrik.

“Industri kami telah terpengaruh oleh banyak faktor seperti pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung dan kekurangan microchip global, tetapi tantangan yang paling berdampak adalah meningkatnya biaya terkait elektrifikasi pasar otomotif,” kata Stellantis dalam sebuah pernyataan dikutip CNN, Senin (12/12/2022).

Perusahaan mengatakan sedang mengambil langkah menstabilkan produksi dan meningkatkan efisiensi di fasilitas Amerika Utara.

Pembuat mobil Eropa itu mengatakan akan menganggurkan pabrik perakitan di Belvidere, Illinois pada 23 Februari dan mengatakan PHK diperkirakan akan melebihi enam bulan.

Stellantis, perusahaan induk Chrysler, Dodge dan Jeep, mengatakan akan melakukan segala upaya untuk menempatkan karyawan yang diberhentikan pada posisi terbuka dan sedang mencari peluang lain untuk menggunakan kembali pabrik Belvidere.

Sementara itu pekerja otomotif internasional United Auto Workers International Union mengatakan di Facebook bahwa mereka sangat marah dengan keputusan tersebut. Presiden grup Ray Curry mengatakan tidak dapat diterima.

Pabrik Illinois membuat kendaraan Jeep Cherokee dan akan terus memproduksi kendaraan sampai pabrik tutup, tetapi perusahaan tidak berkomentar tentang masa depan merek dan model tersebut.

“Ini adalah kendaraan penting dalam barisan, dan kami tetap berkomitmen jangka panjang untuk segmen SUV ukuran menengah ini,” Jodi Tinson, juru bicara Stellantis, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

baca juga

Usaha patungan Stellantis di China sedang mengajukan kebangkrutan

Pada bulan Oktober, perusahaan tersebut mengatakan usaha patungannya yang memproduksi kendaraan Jeep di China sedang mengajukan kebangkrutan .

Juli lalu, Stellantis membuat komitmen USD35,5 miliar untuk kendaraan listrik pada akhir tahun 2025 untuk memperluas portofolionya.

"Perusahaan merencanakan 70 persen dari penjualannya di Eropa dan 40 persen dari penjualannya di AS untuk sepenuhnya menjadi kendaraan listrik atau hibrida plug-in dalam waktu empat tahun," kata CEO Carlos Tavares. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukannya Bantu Orang Cari Kerja, Situs Loker Glints Justru PHK Ratusan Karyawannya

Bukannya Bantu Orang Cari Kerja, Situs Loker Glints Justru PHK Ratusan Karyawannya

Bisnis | Jum'at, 09 Desember 2022 | 09:04 WIB

Terbaru Glints, Daftar 15 Startup di Indonesia yang Lakukan PHK

Terbaru Glints, Daftar 15 Startup di Indonesia yang Lakukan PHK

Bisnis | Jum'at, 09 Desember 2022 | 11:06 WIB

Kader PKS Kritik Subsidi Kendaraan Listrik dari Pemerintah: Mending Buat Mobil Esemka!

Kader PKS Kritik Subsidi Kendaraan Listrik dari Pemerintah: Mending Buat Mobil Esemka!

Bisnis | Kamis, 08 Desember 2022 | 13:02 WIB

Terkini

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:00 WIB

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Bogor | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:53 WIB

×