Tak Puas Sebut Kemenkeu Iblis, Bupati Meranti Berencana Gugat Jokowi

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 12 Desember 2022 | 16:33 WIB
Tak Puas Sebut Kemenkeu Iblis, Bupati Meranti Berencana Gugat Jokowi
Bupati Meranti, M Adil. (Foto: Arjuna/Batamnews)

Suara.com - Bupati Meranti, Muhammad Adil berencana gugat Presiden Joko Widodo (Jokowi) lantaran adanya ketidaksesuaian pembagian dana bagi hasil (DBH). Dia pun telah menganggap Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berisi iblis atas perlakuan tidak sesuai atas pembagian DBH.

Menurut Adil, penduduk meranti tidak merasakan hasil dari kekayaaan setempat, karena jumlah penduduk miskin ekstrim di Riau mencapai 25,68%. Padahal, Meranti merupakan daerah penghasil minyak sejak 1973.

"Saya kemarin ketemu dengan Pak Tito (Mendagri) dan minta petunjuk selaku pembina saya, saya mau menggugat Pak Jokowi. Daerah miskin penghasil minyak," ujarnya seperti dikutip dalam Rakornas Pengelolaan Pendapatan dan Belanja Daerah se-Indonesia yang ditukis Senin (12/12/2022).

Adil mengungkapkan, Meranti memiliki 222 sumur minyak, di mana produksinya hampir 8.000 barel per hari. Angka ini berbanding terbalik dengan DBH yang hanya Rp114 miliar.

Dengan DBH itu, dia mengancam agar pemerintah pusat menghentikan kegiatan pengeboran minyak di Meranti. Karena, warga Meranti sama sekali tidak menikmati hasil eksplorasi mintak itu,.

"Jangan diambil lagi minyak di Meranti, tidak apa-apa kami juga masih bisa makan daripada uang kami dihisap sama pusat," kata Adil.

Bupati Meranti sebelumnya jadi sorotan usai menyebut kementerian keuangan berisi setan dan iblis di hadapan Direktur Perimbangan Keuangan Kemenkeu Lucky Alfirman dalam koordinasi Pengelolaan Pendapatan Belanja Daerah di Pekanbaru, Kamis (9/12/2022).

Ia mempertanyakan sikap Kemenkeu yang dianggap tidak adil terkait DBH. Menurutnya, wilayah yang ia pimpin berhak atas USD100 per barel.

Pasalnya, pada tahun 2022, DBH Meranti hanya dihitung dengan US$60/barel sehingga wilayahnyahanya menerima Rp114 miliar.

baca juga

"Sampai ke Bandung saya kejar Kemenkeu, juga tidak dihadiri oleh yang kompeten. Itu yang hadiri waktu itu entah staf atau apalah. Sampe pada waktu itu saya ngomong 'Ini orang keuangan isinya ini iblis atau setan'," kata Adil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Memanas! Staf Sri Mulyani Meradang Usai Bupati Meranti Sebut Kemenkeu Berisi Iblis

Memanas! Staf Sri Mulyani Meradang Usai Bupati Meranti Sebut Kemenkeu Berisi Iblis

Bisnis | Senin, 12 Desember 2022 | 13:42 WIB

Staf Sri Mulyani Tuduh Bupati Meranti Manipulatif Usai Sebut Kemenkeu Iblis

Staf Sri Mulyani Tuduh Bupati Meranti Manipulatif Usai Sebut Kemenkeu Iblis

Bisnis | Senin, 12 Desember 2022 | 13:16 WIB

Sri Mulyani: Jakarta Perlu Diubah Jadi Kota Tanpa Aktivitas Pemerintahan

Sri Mulyani: Jakarta Perlu Diubah Jadi Kota Tanpa Aktivitas Pemerintahan

Bisnis | Kamis, 08 Desember 2022 | 15:14 WIB

Terkini

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

×