Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Pupuk Kaltim Jajaki Perluasan Agrosolution untuk Komoditas Pisang

Iwan Supriyatna

Jum'at, 16 Desember 2022 | 13:32 WIB
Pupuk Kaltim Jajaki Perluasan Agrosolution untuk Komoditas Pisang
ilustrasi pisang. (pixabay)

Suara.com - Tingkatkan dukungan dalam mendorong sektor pertanian nasional, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) turut meriahkan Festival Tani Loemadjang di Kabupaten Lumajang Jawa Timur selama dua hari, pada 2-3 Desember 2022.

Pada kesempatan itu, Pupuk Kaltim mengenalkan berbagai produk dan program unggulan perusahaan, sekaligus mengedukasi petani terkait peningkatan daya dukung lahan serta produktivitas hasil melalui pola pemupukan berimbang.

Dalam acara tersebut, Pupuk Kaltim membuka booth agar petani dan masyarakat umum bisa bertanya-tanya seputar pertanian dan pemupukan yang diwakili oleh tenaga pemasar Pupuk Kaltim wilayah Jawa Timur Bagian Timur, Achmad Muzakki, Anne Afriani, dan Imam.

VP Marketing Business Partner Korporasi Pupuk Kaltim, Indah Febrianty, mengungkapkan sebagai perusahaan BUMN yang bergerak di bidang agroindustri, Pupuk Kaltim terus berupaya meningkatkan kontribusi dalam mendorong kemajuan sektor pertanian tanah air secara siginifikan.

Hal ini mendasari keterlibatan perusahaan pada Festival Tani Loemadjang tahun ini, agar para petani setempat makin familiar akan berbagai produk unggulan Pupuk Kaltim disamping program pendampingan yang digagas untuk memberikan manfaat serta nilai tambah bagi petani.

"Terlebih Kabupaten Lumajang terkenal akan komoditas pisang sebagai salah satu sektor pertanian andalan. Maka dengan kegiatan ini, Pupuk Kaltim sekaligus menjajaki kerja sama program Agrosolution agar produktivitas pisang di Lumajang dapat semakin dikembangkan," ujar Indah.

Menurut Indah, Pupuk Kaltim memiliki berbagai produk unggulan yang cocok dengan kebutuhan tanaman pisang, salah satunya NPK Pelangi JOS sebagai produk terbaru yang menggabungkan fungsi pupuk kimia dan hayati dalam satu kemasan yang mampu menjaga daya dukung lahan secara berkesinambungan.

Selain itu Pupuk Kaltim juga memiliki produk Urea Daun Buah, NPK Pelangi, serta pupuk hayati Ecofert dan Biodex sebagai pupuk hayati yang juga telah teruji kualitasnya. Sehingga dengan program Agrosolution, Pupuk Kaltim dapat memberikan edukasi dan pendampingan langsung pola pemupukan berimbang, agar produktivitas hasil semakin tercapai serta memberikan dampak yang lebih signifikan terhadap kesejahteraan petani.

"Melalui pola pemupukan berimbang menggunakan produk Pupuk Kaltim pada program Agrosolution, diharap komoditas pisang Kabupaten Lumajang semakin signifikan dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani seiring tingginya produktivitas hasil yang didapatkan," tutur Indah.

Pupuk Kaltim meyakini dengan produk komprehensif serta dukungan kemitraan melalui program Agrosolution, akan mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di Lumajang. Sehingga komoditas andalan Kota Pisang ini semakin dikenal di pasar lokal dan nasional, dengan kualitas yang jauh lebih baik.

Hal ini sejalan dengan misi Pupuk Kaltim dalam menghadirkan produk sesuai standar SNI, dengan mengedepankan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan pertanian masa kini.

"Pupuk Kaltim berkomitmen untuk terus berinovasi melalui produk berkualitas, sekaligus meningkatkan kontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta peningkatan produktivitas pertanian di berbagai sektor di seluruh wilayah Indonesia," tambah Indah.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, menyampaikan pisang merupakan komoditas unggulan daerah yang mampu menghidupi dan menyejahterahkan para petani, dan diharap terus dikembangkan guna mendapatkan pasar secara optimal.

Pada kesempatan itu, Thoriqul Haq juga mengenalkan pisang Pasak Kresek sebagai salah satu unggulan selain Pisang Agung dan Pisang Mas Kirana yang banyak dikenal masyarakat.

Dijelaskannya, pisang pasak kresek memiliki beberapa keunggulan, yakni memiliki ketahanan terhadap virus. Selain itu pisang dengan cita rasa manis dan lembut ini juga memiliki harga bagus di pasaran, berkisar Rp500 - Rp700 ribu per tandan.

"Semoga pisang pasak kresek mampu mendapatkan pasar yang optimal, dan untuk menjaga kualitas produk, bibit pisang jenis ini dapat terus dijaga dengan baik," ucap Thoriqul Haq.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inovatif Hadapi Tantangan, Dirut Pupuk Kaltim Raih Penghargaan Tokoh Finansial Indonesia 2022

Inovatif Hadapi Tantangan, Dirut Pupuk Kaltim Raih Penghargaan Tokoh Finansial Indonesia 2022

Bisnis | Senin, 12 Desember 2022 | 16:31 WIB

Kontribusi Pertanian ke PDB Masih Dominan di Tengah Krisis

Kontribusi Pertanian ke PDB Masih Dominan di Tengah Krisis

Bisnis | Jum'at, 09 Desember 2022 | 09:38 WIB

Mendag Izinkan Impor Beras, Menteri Pertanian Beri Respon Dingin

Mendag Izinkan Impor Beras, Menteri Pertanian Beri Respon Dingin

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2022 | 14:37 WIB

Terkini

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:20 WIB

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:19 WIB

Segini Penyertaan Modal Awal BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia

Segini Penyertaan Modal Awal BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:45 WIB

MSCI Bekukan Rebalancing, Begini Nasib Saham GOTO

MSCI Bekukan Rebalancing, Begini Nasib Saham GOTO

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:42 WIB

Emiten BCIC Sulap Tabungan Nasabah Jadi Aksi Konservasi Mangrove dan Laut

Emiten BCIC Sulap Tabungan Nasabah Jadi Aksi Konservasi Mangrove dan Laut

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:35 WIB

Tak Cuma Pembangkit, Transmisi Disebut Kunci Cegah Blackout Sumatra

Tak Cuma Pembangkit, Transmisi Disebut Kunci Cegah Blackout Sumatra

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:30 WIB

Dua Kali Purbaya Kebobolan Soal APBN, Sapi Kurban Prabowo dan Motor Listrik MBG

Dua Kali Purbaya Kebobolan Soal APBN, Sapi Kurban Prabowo dan Motor Listrik MBG

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:23 WIB

Investor Jepang: Indonesia Hadapi Kemandekan Ekonomi yang Berbahaya

Investor Jepang: Indonesia Hadapi Kemandekan Ekonomi yang Berbahaya

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:14 WIB

Pertamina Drilling dan Halliburton Indonesia Sepakat Jalin Kerja Sama Strategis

Pertamina Drilling dan Halliburton Indonesia Sepakat Jalin Kerja Sama Strategis

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:22 WIB

Investor Bitcoin Mulai Tinggalkan FOMO, Fokus ke Riset dan Strategi

Investor Bitcoin Mulai Tinggalkan FOMO, Fokus ke Riset dan Strategi

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:17 WIB