Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bio Farma Raih Penghargaan Proper Kategori Emas Ketujuh Kalinya dari KLHK

Iwan Supriyatna

Jum'at, 30 Desember 2022 | 07:56 WIB
Bio Farma Raih Penghargaan Proper Kategori Emas Ketujuh Kalinya dari KLHK
Bio Farma meraih Penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) kategori emas.

Suara.com - Induk "Holding" Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Bio Farma meraih Penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) kategori emas untuk ke tujuh kalinya dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar menyerahkan langsung penghargaan tersebut kepada Senior Executive Vice President (SEVP) Human Capital dan Compliance Bio Farma Disril Revolin Putra di Istana Wapres pada Kamis.

"Komitmen Bio Farma dalam menciptakan kemandirian masyarakat sangat tinggi, hal ini terbukti dari keseriusan Bio Farma yang mampu mengembangkan potensi peternak milennial di Cikalong Wetan untuk dijadikan sebagai 'agent of change' di wilayah Cikalong Wetan, khususnya dalam dunia peternakan" kata Disril.

Peringkat Emas merupakan peringkat tertinggi dalam penilaian PROPER.

Dari 3.200 perusahaan yang dinilai, sebanyak 51 perusahaan mendapatkan kategori "Emas", 170 perusahaan mendapat kategori "Hijau", 2.031 perusahaan mendapatkan kategori "Biru", 887 perusahaan mendapatkan kategori "Merah", dua perusahaan mendapat kategori "Hitam" dan sebanyak 59 tidak diumumkan karena dalam proses penegakan hukum dan tidak beroperasi.

PROPER Emas merupakan penghargaan tertinggi yang dianugerahkan kepada perusahaan yang terbukti melakukan pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan dan melakukan upaya-upaya pengembangan masyarakat secara berkesinambungan.

"Tidak hanya itu, keberhasilan Implementasi Program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) Bio Farma melalui skema CSV (Creating Share Value) ini, mampu mengembangkan potensi masyarakat peternak di wilayah Cikalong Wetan, serta dapat mendukung suplai rumput ke Bio Farma sebagai pakan kuda yang diperlukan oleh perusahaan sebanyak 4,5 ton per minggu," tambah Disril.

Dalam sambutannya, Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan bahwa 25 tahun, PROPER telah ditujukan untuk mendorong agar setiap aktivitas bisnis industri lebih dari sekedar pemenuhan ketaatan terhadap peraturan lingkungan hidup.

"Bagi dunia usaha, PROPER sekaligus menjadi 'platform' untuk melakukan praktik bisnis yang berkelanjutan dengan menerapkan prinsip ekonomi hijau. Kriteria penilaian proper setiap tahun semakin kompleks mengikuti kebutuhan dan tuntutan zaman," kata Wapres Ma'ruf.

baca juga

Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir menyampaikan bahwa apresiasi yang diberikan pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tersebut adalah bukti keseriusan Bio Farma dalam berkontribusi secara optimal dalam pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

"Selain itu menjadi suntikan motivasi bagi kami untuk terus berkomitmen memberikan yang terbaik dan memberikan manfaat yang seluas-luasnya kepada masyarakat," kata Honesti.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya saat menyampaikan sambutannya mengungkapkan PROPER dimaksudkan untuk mendorong dunia usaha dapat meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungannya terus berkembang dan mengalami proses perbaikan secara berkelanjutan sesuai dengan perkembangan ditengah masyarakat menurut kebutuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan.

"Penilaian PROPER dilakukan oleh dewan pertimbangan PROPER yang imparsial dan independen beranggotakan dari unsur akademisi dan tokoh masyarakat dengan variabal penilaian yang berkembang dari waktu ke waktu yang disusun secara konseptual," kata Siti Nurbaya.

Dalam rangkaian Penghargaan PROPER, Bio Farma mendapatkan juara ke-2 untuk penghargaan video pengembangan masyarakat terbaik PROPER 2022. Penghargaan PROPER 2022 turut dihadiri oleh Ketua Dewan PROPER, para Pimpinan Perusahaan dan BUMN. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamina Borong 20 PROPER Emas dan Raih Green Leadership

Pertamina Borong 20 PROPER Emas dan Raih Green Leadership

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2022 | 20:23 WIB

Antam Bersama KLHK Berkolaborasi Pulihkan Lingkungan Bekas Penambangan di Cisantana Kuningan

Antam Bersama KLHK Berkolaborasi Pulihkan Lingkungan Bekas Penambangan di Cisantana Kuningan

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2022 | 16:47 WIB

PLN Raih 15 Penghargaan Proper Emas dan CEO Green Leadership Utama

PLN Raih 15 Penghargaan Proper Emas dan CEO Green Leadership Utama

News | Kamis, 29 Desember 2022 | 16:36 WIB

Terkini

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:38 WIB

×