Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

Kondisi Ekonomi Makin Gelap, Produsen Sepatu Olahraga di Banten Minta 1.600 Karyawannya Resign

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 11 Januari 2023 | 06:15 WIB
Kondisi Ekonomi Makin Gelap, Produsen Sepatu Olahraga di Banten Minta 1.600 Karyawannya Resign
Ilustrasi PHK Massal (Antara)

Suara.com - Kondisi ekonomi global dan domestik yang kian melambat dan gelap membuat PT Nikomas Gemilang makin tak sanggup lagi untuk menjalankan roda bisnis perusahaan.

Untuk itu, produsen sepatu merek terkenal dunia asal Serang, Banten ini menawarkan pengunduran diri atau resign sukarela kepada 1.600 karyawannya.

"PT Nikomas Gemilang telah menempuh berbagai cara untuk bertahan di tengah kondisi perekonomian global yang penuh tantangan," kata Danang Widi P Humas PT Nikolas Gemilang yang dikutip, Rabu (11/1/2023).

Maka dari itu lanjut dia perusahaan menawarkan kepada karyawannya untuk mengambil keputusan mengundurkan diri secara sukarela.

"Demi keberlangsungan perusahaan, dengan berat hati PT Nikomas Gemilang menawarkan pengunduran diri sukarela kepada karyawan dengan kuota 1600 orang," kata dia.

Ia mengatakan, tahun 2022 mestinya jadi tahun pemulihan industri sepatu olah raga. Namun, konflik dari Rusia-Ukraina, kenaikan harga bahan bakar global, inflasi, penurunan pesanan dan berbagai faktor internasional menjadi penyebab drastis turunnya pasar sepatu olah raga. Termasuk harga bahan baku yang terus meningkat.

Kondisi ini juga katanya berdampak ke perusahaan sepatu olah raga termasuk PT Nikomas Gemilang. Demi keberlangsungan perusahaan, tawaran ini katanya disampaikan dengan sangat berat hati.

"Berbagai hal telah kami lakukan seperti stop recruitment, tidak ada lembur, pengurangan jam kerja dan program cuti khusus namun tidak dapat kami hindari dan dengan dengan berat hati kami harus melaksanakan program pengunduran diri sukarela" paparnya.

Tapi, pihaknya menjelaskan bahwa semua hak karyawan yang ikut program ini dibayarkan berdasarkan Undang-undang Ketenagakerjaan dan Perjanjian Kerja Bersama. 

"Semoga PT Nikomas dapat mengatasi kesulitan ini dan bangkit kembali," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suku Bunga BI Diprediksi Naik 50 Poin, Ekonom Mandiri Sekuritas Ungkap Alasannya

Suku Bunga BI Diprediksi Naik 50 Poin, Ekonom Mandiri Sekuritas Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2023 | 14:41 WIB

Ekonomi Indonesia 2023 Sulit Tembus 5 Persen, Ekspor Masih Tertekan

Ekonomi Indonesia 2023 Sulit Tembus 5 Persen, Ekspor Masih Tertekan

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2023 | 14:00 WIB

Bank Raksasa Ini PHK Ribuan Karyawan Awal Tahun 2023, Resesi Beneran Terjadi?

Bank Raksasa Ini PHK Ribuan Karyawan Awal Tahun 2023, Resesi Beneran Terjadi?

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2023 | 10:38 WIB

Terkini

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:20 WIB

Nama Chatib Basri Muncul di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle

Nama Chatib Basri Muncul di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:09 WIB

Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen

Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:06 WIB

Gubernur BI Ungkap 2 Strategi yang Disiapkan untuk Stabilkan Rupiah

Gubernur BI Ungkap 2 Strategi yang Disiapkan untuk Stabilkan Rupiah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:54 WIB

Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu

Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:20 WIB

Pasar Sambut Positif Rumor Chatib Basri Jadi Menkeu, tapi Ada Catatannya

Pasar Sambut Positif Rumor Chatib Basri Jadi Menkeu, tapi Ada Catatannya

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:08 WIB

Kepercayaan Pasar Jadi Taruhan, Isu Pergantian Menkeu Bisa Guncang Rupiah

Kepercayaan Pasar Jadi Taruhan, Isu Pergantian Menkeu Bisa Guncang Rupiah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:52 WIB

Panas Bumi Indonesia Melesat, PGE Dapat Suntikan Dana Rp7,8 Triliun untuk 3 Proyek Strategis

Panas Bumi Indonesia Melesat, PGE Dapat Suntikan Dana Rp7,8 Triliun untuk 3 Proyek Strategis

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:14 WIB

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Tembus Rp2,88 Juta per Gram, Masih Jadi Investasi Incaran?

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Tembus Rp2,88 Juta per Gram, Masih Jadi Investasi Incaran?

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:42 WIB

Bekas Klinik Peninggalan Belanda Dimanfaatkan Jadi Kebun Lidah Buaya, Nyiramnya Bisa Lewat HP

Bekas Klinik Peninggalan Belanda Dimanfaatkan Jadi Kebun Lidah Buaya, Nyiramnya Bisa Lewat HP

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:24 WIB