Gelap, Ekonomi Global Pada Tahun Ini Hanya Tumbuh 1,7 Persen Terendah Sejak 32 Tahun

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 11 Januari 2023 | 10:50 WIB
Gelap, Ekonomi Global Pada Tahun Ini Hanya Tumbuh 1,7 Persen Terendah Sejak 32 Tahun
Deretan gedung bertingkat di Jakarta, Jumat (13/5/2022). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2023 ini bakal menghadapi tantangan yang cukup berat. Melansir CNN, Rabu (11/1/2023) Bank Dunia pun memprediksi bahwa ekonomi dunia hanya bakal tumbuh 1,7 persen.

Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan proyeksi awal yang sebesar 3 persen.

Sebelumnya pada Juni 2022, Bank Dunia masih memperkirakan pertumbuhan ekonomi global dapat mencapai 3 persen.

Kurang optimalnya pertumbuhan ekonomi global terutama disebabkan berlangsungnya pandemi COVID-19 dan berlarutnya perang di Ukraina.

Kondisi tersebut memicu inflasi tinggi yang membuat bank sentral-bank sentral utama dunia meningkatkan suku bunga.

Angka pertumbuhan 1,7 persen merupakan angka terendah sejak 1991.

Sebelumnya, angka terendah terjadi saat krisis finansial global 2009 dan puncak pandemi COVID-19 2020.

Organisasi tersebut memperkirakan ekonomi AS akan tumbuh hanya 0,5% pada tahun 2023. 20 negara yang menggunakan Euro, yang telah terpukul oleh perang di Ukraina, diperkirakan tidak akan mengalami ekspansi agregat sama sekali. Kedua prakiraan tersebut jauh lebih rendah dibandingkan pada Juni 2022.

Sementara pertumbuhan di Tiongkok diproyeksikan meningkat pada tahun 2023 setelah pencabutan pembatasan Covid-19 , naik menjadi 4,3%. Tetapi perkiraan itu juga turun dari enam bulan lalu, mencerminkan kegoyahan yang sedang berlangsung di pasar real estate negara itu, permintaan yang lebih lemah dari negara lain untuk produk buatan China, dan gangguan pandemi yang berkelanjutan.

baca juga

"Tiga mesin pertumbuhan utama dunia - Amerika Serikat, kawasan Eropa dan China - sedang mengalami periode kelemahan yang nyata," kata Bank Dunia dalam laporannya.

Kemunduran ini juga akan merugikan negara-negara miskin, yang telah merasakan dampak dari iklim ekonomi yang tidak pasti, investasi bisnis yang lebih rendah, dan kenaikan suku bunga. Meningkatnya biaya pinjaman dapat membuat lebih sulit untuk menangani tingkat utang yang tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Buruk dari Bank Dunia soal Resesi: Belum Pernah Terjadi Selama Lebih dari 80 Tahun

Kabar Buruk dari Bank Dunia soal Resesi: Belum Pernah Terjadi Selama Lebih dari 80 Tahun

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2023 | 06:32 WIB

Kondisi Ekonomi Makin Gelap, Produsen Sepatu Olahraga di Banten Minta 1.600 Karyawannya Resign

Kondisi Ekonomi Makin Gelap, Produsen Sepatu Olahraga di Banten Minta 1.600 Karyawannya Resign

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2023 | 06:15 WIB

Ekonomi Indonesia 2023 Sulit Tembus 5 Persen, Ekspor Masih Tertekan

Ekonomi Indonesia 2023 Sulit Tembus 5 Persen, Ekspor Masih Tertekan

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2023 | 14:00 WIB

Terkini

Mau Tukar Mata Uang Asing? BRI Money Changer Mudah Ditemukan

Mau Tukar Mata Uang Asing? BRI Money Changer Mudah Ditemukan

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 18:08 WIB

Gus Ipul Menjawab Isu Konspirasi Uang Muktamar NU Jombang: Bukan Kritik, Tapi Fitnah

Gus Ipul Menjawab Isu Konspirasi Uang Muktamar NU Jombang: Bukan Kritik, Tapi Fitnah

News | Senin, 28 September 2026 | 18:08 WIB

Butuh Tukar Valas? BRI Money Changer Hadir di Berbagai Lokasi

Butuh Tukar Valas? BRI Money Changer Hadir di Berbagai Lokasi

Malang | Senin, 28 September 2026 | 18:06 WIB

Bank Digital Tak Lagi Cuma Soal Transaksi, Jalan Kaki Kini Bisa Jadi Cara Menabung

Bank Digital Tak Lagi Cuma Soal Transaksi, Jalan Kaki Kini Bisa Jadi Cara Menabung

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:05 WIB

Mobil Damkar Hantam 6 Kendaraan Sekaligus di Cakung

Mobil Damkar Hantam 6 Kendaraan Sekaligus di Cakung

Bekaci | Senin, 28 September 2026 | 18:05 WIB

Penyebab Air Dispenser Galon Bawah Berbau, Ini Solusinya

Penyebab Air Dispenser Galon Bawah Berbau, Ini Solusinya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 18:05 WIB

BRI Money Changer, Tukar Valas Kini Lebih Mudah di Lokasi Terdekat

BRI Money Changer, Tukar Valas Kini Lebih Mudah di Lokasi Terdekat

Jatim | Senin, 28 September 2026 | 18:04 WIB

Short Selling BEI Mulai 1 Oktober, Modal Minimal Rp50 Juta

Short Selling BEI Mulai 1 Oktober, Modal Minimal Rp50 Juta

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:03 WIB

Api Biru Muncul di Gunung Papandayan, Pendakian Ditutup Sementara

Api Biru Muncul di Gunung Papandayan, Pendakian Ditutup Sementara

Foto | Senin, 28 September 2026 | 18:01 WIB

Antrean Solar Masih Mengular, Pemprov Riau Surati Pertamina Minta Tambah Kuota

Antrean Solar Masih Mengular, Pemprov Riau Surati Pertamina Minta Tambah Kuota

Riau | Senin, 28 September 2026 | 18:00 WIB

×