Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Publik Kritik Sandiaga Uno Usai Dianggap Terlalu 'Manut' Turis: Budaya Lokal Dihilangkan?

M Nurhadi

Minggu, 15 Januari 2023 | 17:47 WIB
Publik Kritik Sandiaga Uno Usai Dianggap Terlalu 'Manut' Turis: Budaya Lokal Dihilangkan?
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/1/2023). (Suara.com/Ria)

Suara.com - Warganet kritik Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno karena dianggap memberikan pernyataan yang kontroversial terkait wisata di Yogyakarta.

"Kami kira, mereka (wisatawan) akan mencari keindahan alam. Mereka akan melihat budaya atau kuil. Namun, teknologi dan data menunjukkan, turis ingin water park. Jadi kita berinvestasi pada water park," kata Sandiaga menggunakan Bahasa Inggris dalam cuplikan video yang ia unggah melalui akun media sosial miliknya, Sabtu (14/1/2023) lalu.

"Di bidang kuliner, ketika Anda di Yogyakarta, kira-kira apa saja permintaan yang belum terpenuhi? Teknologi dan data menunjukkan bahwa turis menginginkan sushi, mereka ingin sushi terutama salmon mentai," sambungnya, membahas wisata kuliner.

Menurut dia, kehadiran wisata baru tersebut akan menambah potensi kedatangan wisatawan sehingga membuat roda ekonomi semakin kuat.

Sayangnya, hal itu justru menuai kritik dari masyarakat di berbagai media sosial. Mereka beranggapan, Sandiaga Uno hanya terlalu fokus pada data wisatawan yang tidak transparan.

"Ngangengong ngomong data tapi ga pernah ditunjukkan data nya dari mana dan metode pengambilan nya seperti apa. Coba buka data nya. Toh ini untuk kepentingan publik, bukan untuk private. Klo cuma omdo sih sekarang banyak yg omdo yah," kata salah satu warganet.

"Data dan teknologi dari mana, Pak? Siapa yang mengolah? Boleh dishare ke publik?" tanya Arga.

Netizen lainnya juga menyebut Pemerintah terlalu banyak mengikuti kemauan wisatawan tanpa memerhatikan potensi budaya yang semakin hilang.

"Industri wisata #Jogja diarahkan berbasis keinginan wisatawan dan investor. Warga sekadar jd obyek penderita, kecuali yg mau kecipratan uang mafia atau mau alih profesi jd preman," tulis akun lainnya.

baca juga

"Melayani apa saja kemauan investor dan wisatawan adalah cara cepat menghilangkan tradisi/budaya lokal," ujar Far***ban.

"Libur Nataru kemarin eksplore Jogja khusus kuliner: jejamuran, sate klathak, kopi klotok, mie godog, nasi gudeg, dan beberapa yang masih waiting list. Tapi ga ada sekalipun kepikiran pengen makan sushi di Jogja," pengakuan salah satu netizen.

Sebelumnya, Menparekraf memang memiliki target yang cukup tinggi pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tahun ini dengan total jumlah wisatawan mancanegara sebanyak 7,4 juta orang dan wisatawan lokal mencapai 1,4 miliar.

“Insyaallah target ini terealisasi. Mari kita jaga kesiapsiagaan kita, kewaspadaan kita apakah itu terkait cuaca yang ekstrem maupun jika ada peningkatan kasus COVID-19 di beberapa negara,” ujar Sandi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merapal Sejarah Cina Benteng di Vihara Boen San Bio Tangerang

Merapal Sejarah Cina Benteng di Vihara Boen San Bio Tangerang

Serang | Minggu, 15 Januari 2023 | 16:13 WIB

PPKM Dicabut, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Jadi Lebih dari 3.000 Orang per Hari?

PPKM Dicabut, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Jadi Lebih dari 3.000 Orang per Hari?

Bisnis | Minggu, 15 Januari 2023 | 14:08 WIB

Dimulai Jam 2 Siang! Ini Rute Karnaval Budaya Grebeg Sudiro 2023, Start dari Kawasan Pasar Gede

Dimulai Jam 2 Siang! Ini Rute Karnaval Budaya Grebeg Sudiro 2023, Start dari Kawasan Pasar Gede

Surakarta | Minggu, 15 Januari 2023 | 10:15 WIB

Perobohan Pendopo Dalem Tumenggungan, BPCB Jateng Buka Suara

Perobohan Pendopo Dalem Tumenggungan, BPCB Jateng Buka Suara

Surakarta | Sabtu, 14 Januari 2023 | 19:27 WIB

Gunung Api Dieng Level Waspada, Wisatawan Dilarang Mendekati Kawah

Gunung Api Dieng Level Waspada, Wisatawan Dilarang Mendekati Kawah

Purwokerto | Sabtu, 14 Januari 2023 | 17:26 WIB

Bersiap Powerful Indonesia 2023 Bakal di Gelar, Digadang Jadi Pameran Budaya Terbesar di Bali

Bersiap Powerful Indonesia 2023 Bakal di Gelar, Digadang Jadi Pameran Budaya Terbesar di Bali

Lifestyle | Sabtu, 14 Januari 2023 | 11:55 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×