Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.500,187
LQ45 746,355
Srikehati 345,870
JII 522,139
USD/IDR 17.117

Jokowi Mampu Jaga Kondisi Ekonomi RI, Pengamat Amini Hasil Survei LSI

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 24 Januari 2023 | 15:02 WIB
Jokowi Mampu Jaga Kondisi Ekonomi RI, Pengamat Amini Hasil Survei LSI
Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam keterangan pers yang disampaikan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (18/1/2023). (YouTube Sekretariat Presiden)

Suara.com - Pengamat ekonomi dari Universitas Katolik (Unika) Atma Jaya Rosdiana Sijabat menanggapi hasil rilis survei dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang menyebut tingkat kepuasan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengalami peningkatan salahsatunya seiring dengan peningkatan persepsi pada aspek ekonomi.

Rosdiana mengatakan tingginya tingkat kepuasan itu karena Presiden Jokowi dan jajaran menterinya dinilai mampu mengelola ekonomi dengan baik, meski di tengah situasi krisis global.

"Pemerintah kita, tim ekonomi kementerian tentu ini semua di nahkodai oleh Pak Jokowi itu mampu membuat perekonomian kita ini tidak menakutkan seperti perekonomian negara maju yang terjadi di beberapa negara yang bisa dikatakan sekarang ada ketakutan ketakutan karena inflasi yang tinggi suku bunga yang tinggi kemudian pertumbuhan ekonomi yang menurun dan beberapa mungkin juga khawatirkan sampai ke negatif," ujar Rosdiana, Selasa, (24/1/2023).

"Di bawah kepemimpinan Pak Jokowi terutama memang mungkin di beberapa kuartal terakhir kita melihat bagaimana pemerintah terus berupaya, baru selesai covid di tengah-tengah ada banyak ketidakpastian ekonomi secara global. Saya kira (survei) sesuatu cerminan bagaimana publik mengapresiasi kinerja kementerian dan juga kinerja dari Pak Jokowi," imbuh Rosdiana.

Namun, Rosdiana meminta pemerintah tetap harus waspada, dia menerangkan situasi ekonomi global akan semakin penuh dengan tantangan yang perlu dikelola dengan baik seperti guncangan inflasi yang cenderung tinggi di negara-negara maju.

"Ada banyak tantangan juga mungkin yang bisa kita lihat bahwa ketika terjadi inflasi yang cenderung tinggi di negara maju kita tahu bahkan negara-negara seperti di Eropa Amerika serikat Inggris itu di atas 10%, kemudian di kawasan ASEAN juga banyak negara seperti Laos misalkan inflasinya 2 digit," terangnya.

Sementara situasi dalam negeri, kata Rosdiana pemerintah perlu mengantisipasi efek domino dan mencegah gelombang PHK dari beberapa sektor usaha imbas dari turunnya permintaan global.

"Apakah pemerintah akan bisa mempertahankan dan segera mengatasi supaya tidak terjadi efek domino dari PHK massal di sektor startup atau juga sektor manufaktur ini tidak mudah bagi pemerintah di tengah-tengah turunnya permintaan global terhadap produk-produk sektor manufaktur termasuk dari Indonesia," paparnya.

Selain itu kata Rosdiana, melihat hasil survei dari LSI tersebut menunjukkan bahwa publik masih menaruh harapan yang begitu tinggi terhadap kemampuan pemerintah untuk mengelola perekonomian kita dengan baik terutama di tahun 2023 ini.

"Meskipun kita tahu kita tidak bisa lari dari itu (krisis global) tetapi penting sekali untuk membangun trust yang positif terhadap kepemimpinan Pak Jokowi, saya kira itu momentum yang terus perlu dibangun di tengah-tengah ada beberapa masalah-masalah isu-isu ekonomi yang di dalam negeri yang kita lihat saat ini juga menjadi bagian dari dampak pelemahan kinerja global," ucap Rosdiana.

Sebelumnya Direktur LSI Djayadi Hanan menyampaikan dalam tiga bulan terakhir tingkat kepuasan mengalami peningkatan yang sebelumnya 62,6 persen pada September 2022, naik menjadi 76,2 persen pada Januari 2023.

"Sejak tiga bulan terakhir, kinerja Presiden mengalami peningkatan dalam persepsi positif masyarakat dari 62,6 persen pada September 2022 menjadi sekarang 76,2 persen. Kalau kita lihat tiga bulan terakhir, peningkatannya cukup signifikan," kata Djayadi.

Djayadi merinci hasil persentase yang diperoleh, dimana 76,2% tersebut terdiri atas 18,7% sangat puas, dan 57,5% cukup puas. Sementara itu, sebanyak 14,8% responden lainnya menyatakan kurang puas terhadap kinerja Jokowi, 5,7% tidak puas, dan 3,3% tidak tahu atau tidak menjawab.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Tertutup Kemungkinan KIB dan Gerindra-PKB Merger jadi Satu Koalisi Besar, Seperti Koalisi Pendukung Jokowi-Maruf

Tak Tertutup Kemungkinan KIB dan Gerindra-PKB Merger jadi Satu Koalisi Besar, Seperti Koalisi Pendukung Jokowi-Maruf

News | Selasa, 24 Januari 2023 | 14:53 WIB

Terkait Usulan Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa, Jokowi: Silakan Disampaikan kepada DPR RI

Terkait Usulan Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa, Jokowi: Silakan Disampaikan kepada DPR RI

| Selasa, 24 Januari 2023 | 13:53 WIB

Kaesang Pangarep Tertarik Ingin Terjun ke Politik, Sinyal Gabung PDIP?

Kaesang Pangarep Tertarik Ingin Terjun ke Politik, Sinyal Gabung PDIP?

Surakarta | Selasa, 24 Januari 2023 | 13:47 WIB

Terkini

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 22:15 WIB

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:45 WIB

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB