Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Cegah Stunting, DPR Dukung Penuh Keinginan Jokowi Sediakan Alat USG di Puskesmas Seluruh Indonesia

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 26 Januari 2023 | 16:39 WIB
Cegah Stunting, DPR Dukung Penuh Keinginan Jokowi Sediakan Alat USG di Puskesmas Seluruh Indonesia
Ilustrasi stunting

Suara.com - Pelayanan kesehatan kepada masyarakat di pedesaan sejauh ini tampaknya belum maksimal, setelah peralatan kesehatan di Posyandu dan Puskesmas diketahui belum lengkap, seperti kurangnya alat USG, alat pengukur tinggi badan hingga penimbang berat badan.

Kekurangan alat kesehatan ini mendapat perhatian serius dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Presiden Jokowi ingin semua puskesmas yang disebutnya berjumlah sekitar 10.200, mempunyai alat USG hingga alat pengukur tinggi badan.

Keinginan Presiden ini mendapat dukungan penuh dari Komisi IX DPR RI. Anggota Komisi IX Rahmad Handoyo mengatakan, keinginan Presiden Jokowi ini sangat teoat dan patut didukung penuh demi pemerataan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia, termasuk dalam penanganan stunting.

“Saya kira setuju dan sependapat dengan apa yang disampaikan oleh Presiden bahwa itu adalah alat kebutuhan dasar dalam rangka untuk melawan stunting, menghindarkan dari antisipasi terhindar dari stunting. Itu adalah alat dasar kita untuk fasilitas-fasilitas kesehatan termasuk juga di posyandu, Puskesmas,” kata Rahmad Handoyo kepada wartawan.

Menurut Rahmad Handoyo, keinginan Presiden ini seirama dengan yang disampaikan Komisi IX, bahwa Penerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan terus melakukan sosialisasi intens ke masyarakat terkait pencegahan stunting yang didukung dengan alat-alat kesehatan yang memadai.

“Nah apa yang disampaikan oleh Presiden itu sebenarnya sudah seirama dengan yang disampaikan di Komisi IX. Kami mendesak kepada pemerintah dalam hal ini kementerian kesehatan lebih baik saat ini kita deteksi dini dan sosialisasi komunikasi dini terhadap pencegahan stunting,” ujarnya.

Pasalnya, kasus stunting yang masih menjadi ancaman diberbagai daerah harus diatasi dengan cara mencegah daripada diobati. Untuk itu, dengan memadainya alat-alat kesehatan di Puskesmas maka keinginan Presiden Jokowi akan terlaksana dengan baik.

“Stunting juga dicegah daripada mengobati, mencegah jauh lebih murah dibandingkan mengobati ketika sudah terjadi stunting, karena stunting itu akan semakin berat. Nah ketika alat-alat dasar seperti antropometri sebagai alat pengukur tubuh, berat, tinggi badan itu tidak ada yang ya Saya kira itu menjadi suatu hal yang harus kita pikirkan dan kita mendesak,” ucapnya.

“Jadi apa yang disampaikan oleh Presiden itu sependapat, dan memang itu sudah menjadi bahan diskusi komisi IX untuk diberikan pengadaan kepada posyandu kita, Puskesmas kita. Nah satu lagi, saya kira apa yang disampaikan oleh Presiden setuju ya, Komisi IX juga mendorong kepada pemerintah, kementerian kesehatan untuk menyiapkan dan menyediakan peralatan USG kepada Puskesmas kita,” tambahnya.

Dijelaskan politisi PDIP itu, Puskesmas harus diberdayakan sebagai fasilitas kesehatan primer sehingga pelayanan-pelayanan kesehatan yang dasar itu harus diberikan infrastruktur yang lengkap. “Baik alat-alat termasuk di dalamnya Puskesmas dan Posyandu, sedangkan harganya juga tidak terlalu mahal, termasuk antrometri juga tidak terlalu mahal,” ungkapnya.

Rahmad Handoyo pun berharap keinginan Presiden dan Komisi IX itu segera dieksekusi oleh Kementerian Kesehatan demi terealisasiny kesehatan yang merata di Indonesia.

“Harapan kita begitu, apa yang disampaikan oleh Presiden dan menjadi konsen Komisi IX itu saya kira akan lebih cepat lagi kita menanggulangi. Dengan adanya kita berikan satu penguatan Posyandu, Puskesmas dan pemerataan alat-alat kesehatan dasar itu akan membantu mempercepat penanggulangan stunting,” jelasnya.

“Jadi kesimpulan apa yang disampaikan oleh kegeraman oleh Presiden itu sependapat, dan sudah menjadi konsen Komisi IX seirama yang disampaikan oleh presiden,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ajak Cegah Stunting Pakai Foto Daging Steak, Warganet Berbondong-bondong Serang Kemensetneg: Mbok Merakyat!

Ajak Cegah Stunting Pakai Foto Daging Steak, Warganet Berbondong-bondong Serang Kemensetneg: Mbok Merakyat!

News | Kamis, 26 Januari 2023 | 16:36 WIB

Dear Pak Jokowi, Isu Stunting Bukan Cuma soal Infrastruktur Kesehatan Tapi Juga Mahalnya Harga Makanan Bergizi

Dear Pak Jokowi, Isu Stunting Bukan Cuma soal Infrastruktur Kesehatan Tapi Juga Mahalnya Harga Makanan Bergizi

News | Kamis, 26 Januari 2023 | 14:04 WIB

Begini Strategi GMC Tekan Kasus Stunting di Kaltim

Begini Strategi GMC Tekan Kasus Stunting di Kaltim

Bisnis | Kamis, 26 Januari 2023 | 09:26 WIB

Terkini

Detik-detik Evakuasi Tiga Korban Selamat Terjepit Gerbong KA di Bekasi Timur

Detik-detik Evakuasi Tiga Korban Selamat Terjepit Gerbong KA di Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:05 WIB

Emas Antam Naik Tipis Hari Ini, Harganya jadi Rp 2.815.000/Gram

Emas Antam Naik Tipis Hari Ini, Harganya jadi Rp 2.815.000/Gram

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:00 WIB

Buntut Debt Collector Bermasalah di Semarang, OJK Panggil Indosaku dan Ancam Sanksi Berat

Buntut Debt Collector Bermasalah di Semarang, OJK Panggil Indosaku dan Ancam Sanksi Berat

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:56 WIB

Riset UI: Pengguna Pindar AdaKami Melek Keuangan, Tapi Masih Rentan Terjebak Utang

Riset UI: Pengguna Pindar AdaKami Melek Keuangan, Tapi Masih Rentan Terjebak Utang

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:55 WIB

Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, Prabowo Intruksikan Ini

Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, Prabowo Intruksikan Ini

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:36 WIB

Imbas Tabrakan Kereta Api, Operasional KRL Blue Line Hanya Sampai Stasiun Bekasi

Imbas Tabrakan Kereta Api, Operasional KRL Blue Line Hanya Sampai Stasiun Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:29 WIB

Bos Danantara Buka Suara Soal Kecelakaan Kereta di Bekasi

Bos Danantara Buka Suara Soal Kecelakaan Kereta di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:23 WIB

SIG Kantongi 5 Sertifikat Platinum Green Label, Bukti Dominasi Semen Hijau Nasional

SIG Kantongi 5 Sertifikat Platinum Green Label, Bukti Dominasi Semen Hijau Nasional

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:10 WIB

Bos KAI: 3 Orang Masih Terperangkap di Dalam Gerbong KRL

Bos KAI: 3 Orang Masih Terperangkap di Dalam Gerbong KRL

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:08 WIB

Rupiah Sentuh Rp17.211, Laba Bersih Emiten Mark Dynamic Meningkat

Rupiah Sentuh Rp17.211, Laba Bersih Emiten Mark Dynamic Meningkat

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:02 WIB