Anak Usaha Pertamina Mau IPO, Incar Dana Hampir Rp10 Triliun

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 01 Februari 2023 | 10:51 WIB
Anak Usaha Pertamina Mau IPO, Incar Dana Hampir Rp10 Triliun
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/3).

Suara.com - Anak usaha PT Pertamina Persero, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk berencana untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan melepas sebanyak 10,35 miliar saham baru bernominal Rp500 per lembar saham.

Mengutip prospektus pada laman e-IPO Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu (1/2/2023) jumlah saham yang dilepas setara dengan 25 persen dari modal ditempatkan dan disetor.

Untuk itu, perseroan mulai melakukan penawaran awal mulai tanggal 1 - 9 Februari 2023 dengan kisaran harga Rp820 hingga Rp945 per lembar. Sehingga nilai IPO ini dalam rentang Rp8,487 triliun hingga Rp9,78 triliun.

Proses IPO akan berlanjut Jika OJK menerbitkan pernyataan efektif penerbitan saham baru pada tanggal 16 Februari 2023.

Jika sesuai jadwal, bersama penjamin pelaksana emisi efek yakni CLSA Sekuritas Indonesia, Credit Suisse Sekuritas Indonesia dan Mandiri Sekuritas melakukan penawaran umum pada tanggal 20-22 Februari 2023.

Rencananya, 85 persen dana hasil IPO untuk belanja modal yang akan digunakan sampai 2025.

Rincianya, 55 persen dari dana IPO untuk pengembangan kapasitas tambahan WKP Lahedong, Hululais, Mulut Balai, Margabayur, Gunung Way Panas, Sungai Penuh, dan Sinabung- Sibayak.

Lalu, 33 persennya untuk pengembangan kapasitas untuk permintaan tambahan pasar baru sebagian WKP tadi.

Berikutnya, 12 persen dana IPO untuk pengembangan digital, analitik, manajemen reservoir untuk mendukung produksi dan pemeliharaan.

Sisanya, 15 persen dana IPO atau hingga USD100 juta untuk membayar fasilitas pinjaman sindikasi perbankan yang akan jatuh tempo pada tanggal 23 Juni 2023.

Dalam laporan keuangan per 30 September 2022, anak usaha Pertamina ini juga tercatat memiliki pinjaman bank jangka pendek sebesar USD600 juta.

Ditambah pinjaman jangka panjang setelah dikurangi bagian jatuh tempo dalam satu tahun senilai USD311 juta.

Namun perseroan meraup laba tahun berjalan sebesar USD111,42 juta dari hasil pendapatan usaha yang tercatat sebesar USD287,39 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Sumut Batal Melantai Bursa, Ini Kata BEI

Bank Sumut Batal Melantai Bursa, Ini Kata BEI

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2023 | 09:50 WIB

Harga BBM Pertamina Ada yang Naik per Hari Ini, Coba Cek

Harga BBM Pertamina Ada yang Naik per Hari Ini, Coba Cek

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2023 | 09:03 WIB

Calon Emiten Teknologi Ini Antre IPO, Incar Dana Segar Rp153 Miliar

Calon Emiten Teknologi Ini Antre IPO, Incar Dana Segar Rp153 Miliar

Bisnis | Selasa, 31 Januari 2023 | 16:42 WIB

Terkini

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:21 WIB

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:39 WIB

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:35 WIB

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:12 WIB

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:43 WIB

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:36 WIB

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:31 WIB

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:26 WIB

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:59 WIB