Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Gempa Turki Panaskan Harga Minyak Global, Naik 2% Lebih

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 07 Februari 2023 | 16:24 WIB
Gempa Turki Panaskan Harga Minyak Global, Naik 2% Lebih
Tim penyelamat mencari korban selamat di puing-puing bangunan yang runtuh akibat gempa bumi di Sanliurfa, Turki, Senin (6/2/2023). [AFP]

Suara.com - Harga minyak mentah dunia melesat hampir 2 persen lebih, setelah gempa dahysat yang menimpa Turki dan Suriah, kekhawatiran akan kekurangan pasokan menjadi pemicunya menyusul penutupan terminal ekspor utama negara tersebut.

Mengutip CNBC, Selasa (7/2/2023) harga minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, melambung USD1,74, atau 2,15%, menjadi USD82,73 per barel pada Selasa sore.

Sementara, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, melesat USD1,70, atau 2,29%, menjadi USD75,81 per barel.

"Harga minyak mentah melonjak karena ekspektasi bahwa pemulihan China akan bertahan dan juga didorong gangguan pasokan akibat gempa bumi yang menghancurkan Turki," kata Edward Moya, analis OANDA.

Badan Energi Internasional (IEA) memperkirakan setengah dari pertumbuhan permintaan minyak global tahun ini berasal dari China, ungkap kepala badan tersebut, Minggu, menambahkan bahwa permintaan bahan bakar jet melesat.

Arab Saudi, eksportir minyak utama dunia, menaikkan harga minyak mentah andalannya bagi pembeli Asia untuk pertama kalinya dalam enam bulan di tengah ekspektasi pemulihan permintaan, terutama dari China.

Operasi di terminal ekspor minyak Ceyhan, Turki, berkapasitas 1 juta barel per hari (bph) dihentikan setelah gempa besar melanda wilayah tersebut. Terminal BTC, yang mengekspor minyak mentah Azeri ke pasar internasional, akan ditutup pada 6-8 Februari.

Daniel Hynes, analis ANZ di Sydney, juga menunjuk penutupan Phase 1 dari ladang minyak Johan Sverdrup berkapasitas 535.000 bph di wilayah Laut Utara Norwegia sebagai pendorong utama harga.

Pasar minyak akan mencermati pidato Chairman Federal Reserve Jerome Powell, Rabu, kata para analis. Kenaikan suku bunga biasanya memperkuat dolar, yang bisa membuat minyak mentah lebih mahal bagi pembeli non-Amerika.

"Rebound harga minyak lebih seperti pergerakan yang hati-hati menjelang pidato Powell besok, ketika Chairman Fed itu dapat memberikan lebih banyak petunjuk tentang jalur kenaikan suku bunga di masa mendatang," kata Tina Teng, analis CMC Markets.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesamaan Gempa Turki dan Banten yang Terjadi Pagi Ini

Kesamaan Gempa Turki dan Banten yang Terjadi Pagi Ini

News | Selasa, 07 Februari 2023 | 15:57 WIB

Profil Christian Atsu, Mantan Pemain Chelsea Tertimbun Runtuhan Gempa Turki

Profil Christian Atsu, Mantan Pemain Chelsea Tertimbun Runtuhan Gempa Turki

News | Selasa, 07 Februari 2023 | 14:26 WIB

Penyebab Gempa Turki 7, 8 Magnitudo Mematikan dan Sejarah Bencana di Sana

Penyebab Gempa Turki 7, 8 Magnitudo Mematikan dan Sejarah Bencana di Sana

News | Selasa, 07 Februari 2023 | 12:03 WIB

Terkini

Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?

Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 09:00 WIB

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB