Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

Polemik Impor Kereta Bekas, 2 Menteri Jokowi Rapat Hari Ini

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 03 Maret 2023 | 14:48 WIB
Polemik Impor Kereta Bekas, 2 Menteri Jokowi Rapat Hari Ini
Rencana PT KAI Commuter Indonesia (KCI) untuk impor kereta bekas Jepang masih terganjal, karena belum mendapat lampu hijau dari Kementerian Perindustrian maupun Kementerian Perdagangan.

Suara.com - Rencana PT KAI Commuter Indonesia (KCI) untuk impor kereta bekas Jepang masih terganjal, karena belum mendapat lampu hijau dari Kementerian Perindustrian maupun Kementerian Perdagangan.

Menurut Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang, pembahasan terkait masalah ini akan dibahas dalam rapat koordinasi (rakor) yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, hari ini Jumat (3/3/2023).

Dalam rapat tersebut, akan disampaikan aspirasi dari seluruh pihak termasuk pengamat dan pelaku industri.

Terganjalnya restu impor karena pemerintah ingin mendorong industri dalam negeri.

Perlu diketahui, PT KAI Commuter Indonesia (KCI) belum mendapatan restu untuk melakukan impor KRL atau Kereta Rel Listrik bekas dari Jepang.

Sementara ada 29 KRL yang akan dikonversikan atau dipensiunkan pada 2023 dan 2024.

KCI secara teknik sudah mendapatkan izin untuk impor KRL dari Kementerian Perhubungan.

Namun, pelaksanaan impor harus mendapatkan izin dari Kementerian Perdagangan.

Adapun izin Kementerian Perdagangan tersebut, baru dapat dikeluarkan jika sudah mengantongi rekomendasi dari Kementerian Perindustrian.

baca juga

Namun, hingga saat ini izin impor KRL belum dikeluarkan.

Sebelumnya, Vice President Corporate Secretary KCI, Anne Purba menuturkan, ada 10 rangkaian KRL Jabodetabek di tahun 2023 dan 19 rangkaian di tahun 2024 yang harus dipensiunkan.

Karenanya, kata dia, kebutuhan mendesak tahun ini adalah mendapatkan 10 KRL pengganti.

"Kereta ini akan dapat dioperasikan pada tahun 2025-2026," ujar Anne.

Menurut Anne, kesepakatan awal Memorandum of Understanding (MoU) tersebut sejak tahun 2022 sudah ditandatangani.

Kata dia, penambahan kereta tersebut mengingat saat ini pihaknya melayani lebih dari 800.000 pengguna per hari, dan diperkirakan akan terjadi penambahan seiring berjalannya waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Ikut Urusi Kisruh Impor Kereta Bekas

Luhut Ikut Urusi Kisruh Impor Kereta Bekas

Bisnis | Jum'at, 03 Maret 2023 | 05:59 WIB

Dibalik Impor Kereta Bekas yang Mendesak, KCI: Jadi Pilihan Utama

Dibalik Impor Kereta Bekas yang Mendesak, KCI: Jadi Pilihan Utama

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2023 | 12:11 WIB

Erick Thohir Ngeluh Impor BBM Makin Hari Makin Banyak

Erick Thohir Ngeluh Impor BBM Makin Hari Makin Banyak

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2023 | 06:24 WIB

Terkini

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

×