Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Terus Kembangkan Infrastruktur, Brantas Abipraya Bangun Jalan Nasional di Kalimantan Timur

Fabiola Febrinastri

Senin, 06 Maret 2023 | 14:33 WIB
Terus Kembangkan Infrastruktur, Brantas Abipraya Bangun Jalan Nasional di Kalimantan Timur
Brantas Abipraya membangun jalan nasional di Kalimantan Timur. (Dok: Brantas Abipraya)

Suara.com - Sebagai BUMN yang berkontribusi penuh membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, PT Brantas Abipraya (Persero) terus berupaya mendorong pengembangan infrastruktur jalan nasional. Hal ini dilakukan dengan telah melakukan penandatanganan kontrak atas Pembangunan Jalan Kerja Kawasan Sub BWP 1.B dan 1.C, di Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur,  Kamis (16/2/2023).

Penandatanganan kontrak diwakilkan Ince Suil Febryan Maula, General Manager Divisi Operasi 3, Brantas Abipraya.

“Kami optimistis, pembangunan ini dapat tuntas dikerjakan Desember tahun ini, ttanpa melupakan keunggulan mutu dan kualitas konstruksi, agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat di IKN,” ujar Purnomo, Direktur Operasi II Brantas Abipraya.

Selain menargetkan proyek rampung tepat waktu, Brantas Abipraya berkomitmen memberikan jaminan mutu dengan kualitas terbaik, dengan memperhatikan aspek kelestarian lingkungan serta kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di lapangan.

Sebagai tambahan informasi, selain pembangunan Jalan Kerja Kawasan Sub BWP 1B dan 1C IKN, BUMN karya ini juga sedang melakukan pembangunan Embung KIPP, Banjir Sungai Sepaku, pembangunan Jalan Tol IKN Segmen Karangjoang - KKT Kariangau dan Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Sepaku Paket 2 di IKN, serta dan Jaringan Perpipaan Transmisi Air Minum SPAM Sepaku Paket 1.

Brantas Abipraya berupaya mengakselerasi progress pembangunan berbagai proyek infrastruktur yang dibangun oleh BUMN di IKN, sehingga diharapkan dapat memenuhi target yang telah disampaikan oleh Presiden Jokowi, serta memenuhi kualitas yang telah ditentukan oleh Menteri PUPR, yakni fokus pada aspek lingkungan dalam seluruh tahapan proses pembangunan IKN.

Pekerjaan IKN ini bukan hanya pekerjaan teknik (civil works), tapi juga art works, sehingga Brantas Abipraya tidak sembarangan memotong pohon, karena waktu pekerjaannya pendek. Lahan yang terbuka dan tidak tersentuh konstruksi lagipun akan segera ditanami kembali.

“Untuk memastikan pembangunan proyek infrastruktur di IKN dapat tuntas tepat waktu dengan kualitas serta mutu yang unggul, kami telah mempersiapkan Insan Abipraya berkompeten dan piawai di bidangnya. Ini adalah bukti komitmen Brantas Abipraya untuk berperan aktif memenuhi target Presiden agar IKN telah dapat berfungsi di 2024," tutup Purnomo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ongkos ASN Pindah ke IKN Ditanggung Negara, Keluarga Boleh Diangkut Sampai Pembantu

Ongkos ASN Pindah ke IKN Ditanggung Negara, Keluarga Boleh Diangkut Sampai Pembantu

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2023 | 12:51 WIB

Brantas Abipraya Kantongi WTP dari BPK RI

Brantas Abipraya Kantongi WTP dari BPK RI

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2023 | 11:33 WIB

Rocky Gerung Sebut Jokowi Ngotot Bangun IKN Karena Alasan Fatwa Dukun

Rocky Gerung Sebut Jokowi Ngotot Bangun IKN Karena Alasan Fatwa Dukun

| Rabu, 01 Maret 2023 | 16:18 WIB

Brantas Abipraya Pastikan Tol Cisumdawu Tuntas dengan Kualitas dan Mutu Terbaik

Brantas Abipraya Pastikan Tol Cisumdawu Tuntas dengan Kualitas dan Mutu Terbaik

News | Rabu, 01 Maret 2023 | 15:38 WIB

Demotivasi Mutasi Ala ASN Medioker Menuju Ibu Kota Negara 'IKN'

Demotivasi Mutasi Ala ASN Medioker Menuju Ibu Kota Negara 'IKN'

Your Say | Rabu, 01 Maret 2023 | 08:11 WIB

IKN Dipastikan Dibangun Lewat 80% Investasi Murni, Ekonom Optimis Tidak Akan Mangkrak

IKN Dipastikan Dibangun Lewat 80% Investasi Murni, Ekonom Optimis Tidak Akan Mangkrak

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2023 | 16:19 WIB

Terkini

AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90

AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:00 WIB

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:17 WIB

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:48 WIB

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:38 WIB

Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai

Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:15 WIB

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:05 WIB

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:55 WIB

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:44 WIB

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:20 WIB

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:19 WIB