Meta Berencana PHK 10.000 Pegawai

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 15 Maret 2023 | 14:35 WIB
Meta Berencana PHK 10.000 Pegawai
Mark Zuckerberg resmi mengenalkan Meta. (ist)

Suara.com - Meta, induk usaha Facebook berencana akan memangkas 10.000 pekerja lagi pada tahun 2023. Aksi ini melanjutkan langkah PHK pada tahun 2022 yang melibatkan 11.000 pekerja.

Dilansir dari Reuters, Rabu (15/3/2023), rencana PHK ini adalah bagian dari restrukturisasi. Perusahaan juga membatalkan rencananya untuk membuka 5.000 lowongan kerja.

PHK ini imbas dari kekhawatiran penurunan ekonomi, karena kenaikan suku bunga di Amerika Serikat. Sesuai situs Layoofs.fyi, perusahaan sektor teknologi telah melakukan PHK lebih dari 290.000 pekerja sejak awal tahun 2022.

CEO Meta, Mark Zuckerberg mengatakan dalam sebuah pesan kepada staf mengatakan, pekerja yang akan terkena PHK ini akan diumumkan dalam dua bulan ke depan.

"Untuk sebagian besar sejarah kami, kami melihat pertumbuhan pendapatan yang cepat dari tahun ke tahun dan memiliki sumber daya untuk berinvestasi di banyak produk baru," kata Zuckerberg.

"Saya pikir kita harus mempersiapkan diri untuk kemungkinan bahwa realitas ekonomi baru ini akan berlanjut selama bertahun-tahun," imbuh dia.

Sebelumnya, Meta dilaporkan berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) ke karyawan Facebook. Tak tanggung-tanggung, badai PHK ini bakal berdampak ke 12.000 pegawai.

Mengutip Insider Paper, Jumat (7/10/2022), eksekutif senior Meta saat ini tengah melakukan PHK diam-diam kepada karyawan yang memiliki kinerja buruk.

Sejumlah karyawan mengatakan kalau PHK ini berimbas ke 15 persen pegawai dalam beberapa minggu ke depan. Artinya, akan ada 12.000 karyawan Facebook yang bakal dipecat.

baca juga

"Ini mungkin terlihat seperti pindah, tetapi kenyataannya mereka dipaksa keluar," kata karyawan tersebut.

Karyawan di Facebook sendiri tengah bersiap untuk menghadapi PHK dalam beberapa bulan terakhir. Facebook pun telah menghentikan sementara lowongan pekerjaan.

Pendiri dan CEO Meta, Mark Zuckerberg menegaskan kalau perusahaan bakal membekukan semua perekrutan. Ia pun telah memperingatkan bahwa bakal ada lebih banyak PHK ke depannya.

"Selama tahun depan, kami berencana untuk secara bertahap mengurangi pertumbuhan jumlah karyawan. Banyak tim akan dikurangi sehingga kami dapat memfokuskan upaya kami di tempat lain," kata Zuckerberg dalam pertemuan internal bersama karyawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada, Fenonema Digital Bubble Meletus Seperti PHK di 2023

Waspada, Fenonema Digital Bubble Meletus Seperti PHK di 2023

Bisnis | Rabu, 15 Maret 2023 | 13:24 WIB

Lagi, GOTO PHK 600 Karyawan

Lagi, GOTO PHK 600 Karyawan

Bisnis | Jum'at, 10 Maret 2023 | 17:39 WIB

PHK Masih Menghantui, Ericsson Pangkas 1.400 Karyawan

PHK Masih Menghantui, Ericsson Pangkas 1.400 Karyawan

Bisnis | Selasa, 21 Februari 2023 | 13:59 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×