Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.206,349
LQ45 631,211
Srikehati 317,836
JII 386,032
USD/IDR 17.738

Meta Berencana PHK 10.000 Pegawai

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 15 Maret 2023 | 14:35 WIB
Meta Berencana PHK 10.000 Pegawai
Mark Zuckerberg resmi mengenalkan Meta. (ist)

Suara.com - Meta, induk usaha Facebook berencana akan memangkas 10.000 pekerja lagi pada tahun 2023. Aksi ini melanjutkan langkah PHK pada tahun 2022 yang melibatkan 11.000 pekerja.

Dilansir dari Reuters, Rabu (15/3/2023), rencana PHK ini adalah bagian dari restrukturisasi. Perusahaan juga membatalkan rencananya untuk membuka 5.000 lowongan kerja.

PHK ini imbas dari kekhawatiran penurunan ekonomi, karena kenaikan suku bunga di Amerika Serikat. Sesuai situs Layoofs.fyi, perusahaan sektor teknologi telah melakukan PHK lebih dari 290.000 pekerja sejak awal tahun 2022.

CEO Meta, Mark Zuckerberg mengatakan dalam sebuah pesan kepada staf mengatakan, pekerja yang akan terkena PHK ini akan diumumkan dalam dua bulan ke depan.

"Untuk sebagian besar sejarah kami, kami melihat pertumbuhan pendapatan yang cepat dari tahun ke tahun dan memiliki sumber daya untuk berinvestasi di banyak produk baru," kata Zuckerberg.

"Saya pikir kita harus mempersiapkan diri untuk kemungkinan bahwa realitas ekonomi baru ini akan berlanjut selama bertahun-tahun," imbuh dia.

Sebelumnya, Meta dilaporkan berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) ke karyawan Facebook. Tak tanggung-tanggung, badai PHK ini bakal berdampak ke 12.000 pegawai.

Mengutip Insider Paper, Jumat (7/10/2022), eksekutif senior Meta saat ini tengah melakukan PHK diam-diam kepada karyawan yang memiliki kinerja buruk.

Sejumlah karyawan mengatakan kalau PHK ini berimbas ke 15 persen pegawai dalam beberapa minggu ke depan. Artinya, akan ada 12.000 karyawan Facebook yang bakal dipecat.

"Ini mungkin terlihat seperti pindah, tetapi kenyataannya mereka dipaksa keluar," kata karyawan tersebut.

Karyawan di Facebook sendiri tengah bersiap untuk menghadapi PHK dalam beberapa bulan terakhir. Facebook pun telah menghentikan sementara lowongan pekerjaan.

Pendiri dan CEO Meta, Mark Zuckerberg menegaskan kalau perusahaan bakal membekukan semua perekrutan. Ia pun telah memperingatkan bahwa bakal ada lebih banyak PHK ke depannya.

"Selama tahun depan, kami berencana untuk secara bertahap mengurangi pertumbuhan jumlah karyawan. Banyak tim akan dikurangi sehingga kami dapat memfokuskan upaya kami di tempat lain," kata Zuckerberg dalam pertemuan internal bersama karyawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada, Fenonema Digital Bubble Meletus Seperti PHK di 2023

Waspada, Fenonema Digital Bubble Meletus Seperti PHK di 2023

Bisnis | Rabu, 15 Maret 2023 | 13:24 WIB

Lagi, GOTO PHK 600 Karyawan

Lagi, GOTO PHK 600 Karyawan

Bisnis | Jum'at, 10 Maret 2023 | 17:39 WIB

PHK Masih Menghantui, Ericsson Pangkas 1.400 Karyawan

PHK Masih Menghantui, Ericsson Pangkas 1.400 Karyawan

Bisnis | Selasa, 21 Februari 2023 | 13:59 WIB

Terkini

Mengapa Rupiah Melemah saat Mata Uang Lain Menguat? Investor Tak Percaya Pemerintah!

Mengapa Rupiah Melemah saat Mata Uang Lain Menguat? Investor Tak Percaya Pemerintah!

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 06:15 WIB

Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 20:42 WIB

Setelah Sah Jadi BUMN, Danantara Mulai Audisi Direksi DSI

Setelah Sah Jadi BUMN, Danantara Mulai Audisi Direksi DSI

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 20:16 WIB

Danantara Punya Yayasan Filantropi, Fokus Benahi Kesehatan dan Pendidikan

Danantara Punya Yayasan Filantropi, Fokus Benahi Kesehatan dan Pendidikan

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:43 WIB

BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM

BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:29 WIB

Viral Pantai Kartika di Konawe Selatan Hancur Digempur Tambang, Ini Perusahaan Pemilik Konsesinya

Viral Pantai Kartika di Konawe Selatan Hancur Digempur Tambang, Ini Perusahaan Pemilik Konsesinya

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 19:19 WIB

Qita by BRI Diluncurkan, Permudah Pengelolaan Finansial dan Gaya Hidup Digital

Qita by BRI Diluncurkan, Permudah Pengelolaan Finansial dan Gaya Hidup Digital

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:34 WIB

Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional

Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:28 WIB

Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini

Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:19 WIB

Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda

Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:18 WIB