Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM

Fabiola Febrinastri

Rabu, 08 Juli 2026 | 12:56 WIB
Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM
Ilustrasi penyediaan fasilitas jasa pembelian barang terintegrasi. (Dok: Import Natindo Cargo)

Suara.com - Perkembangan ekosistem digital Indonesia melaju pesat seiring langkah strategis pemerintah dalam memacu interkoneksi bisnis global. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memproyeksikan kontribusi ekonomi digital nasional mampu menembus angka Rp15.557 triliun pada tahun 2026.

Transformasi digital yang masif ini secara langsung mendorong eskalasi pelaku usaha domestik, terutama sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terhadap pemenuhan pasokan bahan baku maupun produk jadi dari pasar internasional demi menjaga daya saing dan stabilitas stok lokal.

Namun dalam praktiknya, proses mendatangkan barang dari luar negeri sering kali menghadapi berbagai tantangan operasional. Pelaku usaha, khususnya skala kecil dan menengah, kerap terbentur kendala seperti hambatan bahasa saat bernegosiasi dengan supplier, kompleksitas metode pembayaran internasional, verifikasi keandalan mitra dagang, hingga pengurusan perizinan (customs clearance) yang rumit.

Merespons kebutuhan tersebut, perusahaan jasa logistik internasional dan freight forwarding Natindo Cargo menghadirkan solusi strategis melalui penyediaan fasilitas jasa pembelian barang terintegrasi. Layanan ini dirancang sebagai solusi satu pintu (one-stop solution) untuk menjembatani para pelaku bisnis di Indonesia dengan berbagai platform marketplace grosir global terkemuka, khususnya dari China.

Melalui integrasi layanan ini, Natindo Cargo memfasilitasi seluruh rangkaian penanganan logistik dan pembelian dari platform-platform global utama asal China, seperti Alibaba, 1688, Taobao, Made-in-China, JD.com, hingga AliExpress. Pelaku usaha domestik kini dapat melakukan pengadaan barang dengan lebih aman dan transparan tanpa harus mengurus administrasi impor dari China yang kompleks secara mandiri.

Head of Import Natindo Cargo, Samuel Andrew, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung efisiensi rantai pasok para pelaku usaha di Indonesia.

"Kami ingin memberikan infrastruktur pendukung yang inklusif bagi UMKM. Dengan menyerahkan seluruh proses pengadaan, pembayaran, verifikasi, hingga pengiriman barang kepada kami, para pelaku usaha dapat sepenuhnya fokus pada strategi penjualan dan pengembangan bisnis mereka," ujarnya.

Layanan procurement ini terkoneksi langsung dengan sistem pengiriman Door-to-Door (D2D) milik Natindo Cargo, baik melalui jalur laut (sea freight) maupun jalur udara (air freight). Perusahaan memastikan bahwa seluruh komoditas yang didatangkan dari pasar China diproses melalui jalur pengiriman yang cepat dan andal.

Sejalan dengan digitalisasi industri, sistem ini juga memungkinkan pelaku usaha memantau setiap tahapan pengadaan secara berkala. Dengan adanya fasilitas pengadaan terpadu ini, Natindo Cargo berharap dapat terus berkontribusi dalam memperkuat daya tahan ekosistem UMKM nasional melalui penyediaan rantai pasok global yang lebih sederhana, efisien, dan akuntabel.

baca juga

Melalui penyederhanaan jalur logistik ini, daya saing produk lokal diharapkan dapat meningkat seiring dengan kemudahan akses terhadap bahan baku berkualitas global. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59 Persen, Dukungan Pramono terhadap UMKM dan PKL Tuai Pujian

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59 Persen, Dukungan Pramono terhadap UMKM dan PKL Tuai Pujian

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 07:37 WIB

UMKM Indonesia Berpeluang Jadi Motor Baru Ekspor, Ini Syaratnya

UMKM Indonesia Berpeluang Jadi Motor Baru Ekspor, Ini Syaratnya

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:10 WIB

BUMN Ini Sulap Limbah Jadi Paving Block, Gandeng UMKM Dorong Ekonomi Sirkular

BUMN Ini Sulap Limbah Jadi Paving Block, Gandeng UMKM Dorong Ekonomi Sirkular

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:44 WIB

SIG Cetak 36 UMKM Baru di Tuban, Produk Lokal Tembus Toko Modern

SIG Cetak 36 UMKM Baru di Tuban, Produk Lokal Tembus Toko Modern

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:35 WIB

Transaksi Digital Makin Praktis, Cara Baru UMKM Kelola Pembayaran Bisnis

Transaksi Digital Makin Praktis, Cara Baru UMKM Kelola Pembayaran Bisnis

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:20 WIB

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Terkini

Polemik Revisi UU Hak Cipta, Google Respon Wacana Pemerintah

Polemik Revisi UU Hak Cipta, Google Respon Wacana Pemerintah

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:07 WIB

Setoran Freeport ke Negara Turun Menjadi USD 2,6 Miliar pada 2026

Setoran Freeport ke Negara Turun Menjadi USD 2,6 Miliar pada 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:52 WIB

Bahlil Diserang PDIP Soal Batu Bara PLN, Ade Ginanjar Pasang Badan: Jangan Politisasi Energi

Bahlil Diserang PDIP Soal Batu Bara PLN, Ade Ginanjar Pasang Badan: Jangan Politisasi Energi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:46 WIB

IHSG Bertahan di Atas 6.000, Tapi Dihantam Saham Perbankan

IHSG Bertahan di Atas 6.000, Tapi Dihantam Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:40 WIB

Tak Sekadar Chatbot, Investor Ritel Bisa Manfaatkan AI untuk Analisis Saham

Tak Sekadar Chatbot, Investor Ritel Bisa Manfaatkan AI untuk Analisis Saham

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:28 WIB

Rupiah Menguat Tipis Berkat Sentimen Positif S&P Global Ratings

Rupiah Menguat Tipis Berkat Sentimen Positif S&P Global Ratings

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:28 WIB

Aturan Kemasan Rokok Polos Dinilai Ancam 1,2 Juta Lapangan Kerja

Aturan Kemasan Rokok Polos Dinilai Ancam 1,2 Juta Lapangan Kerja

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:23 WIB

Pengangkatan Keponakan Menteri PU Jadi Komisaris PTPP Atas Usulan BP BUMN-Danantara

Pengangkatan Keponakan Menteri PU Jadi Komisaris PTPP Atas Usulan BP BUMN-Danantara

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:18 WIB

Ajinomoto Indonesia Jadi Pelopor PMR Proaktif, Raih PMR Award 2026 dari BPOM

Ajinomoto Indonesia Jadi Pelopor PMR Proaktif, Raih PMR Award 2026 dari BPOM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:59 WIB

Kas Seret, Pos Indonesia Tunda Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,11 Miliar

Kas Seret, Pos Indonesia Tunda Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,11 Miliar

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:42 WIB

×